Jakbar Nomor 2 Tertinggi Pemain Judol, Pramono: Berantas Sekeras-kerasnya

Laporan dari Lurusin.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan keprihatinannya atas temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menempatkan Jakarta Barat sebagai w

Jul 07, 2026 - 23:14
0 0
Jakbar Nomor 2 Tertinggi Pemain Judol, Pramono: Berantas Sekeras-kerasnya

Laporan dari Lurusin.com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan keprihatinannya atas temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menempatkan Jakarta Barat sebagai wilayah dengan jumlah pemain judi online (judol) tertinggi kedua di Indonesia. Pramono menegaskan bahwa praktik perjudian daring harus diberantas dengan tindakan tegas dari seluruh pemangku kepentingan.

Dalam keterangannya kepada awak media di kawasan Latumenten, Jakarta Barat, pada Kamis (2/7/2026), Pramono menyoroti bahwa tingginya angka pemain judol di Jakarta tidak terlepas dari besarnya jumlah penduduk serta kemampuan daya beli warga yang cukup tinggi.

"Yang pertama, yang berkaitan dengan judi online. Karena memang Jakarta ini kan dengan penduduk yang cukup besar dan rata-rata warganya secara purchasing power itu punya kemampuan, walaupun kemudian orang berspekulasi dengan judi online,"

Pramono mengungkapkan bahwa fenomena judi online telah menjadi persoalan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap mendukung penuh upaya pemberantasan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum dan pemerintah pusat.

Langkah Tegas dan Dukungan Pemprov DKI

Menurut laporan yang dihimpun media kami, PPATK mencatat bahwa transaksi mencurigakan terkait judi online di wilayah DKI Jakarta mencapai nilai yang signifikan, dengan Jakarta Barat berada di posisi kedua setelah wilayah lainnya yang belum dirinci. Pramono menegaskan bahwa tanpa penindakan yang serius, dampak negatif judol terhadap ekonomi keluarga dan stabilitas sosial akan semakin meluas.

“Kami berharap pemerintah bersama aparat penegak hukum mengambil langkah tegas untuk memberantas praktik judi online di Jakarta. Pemprov DKI siap memberikan dukungan penuh,” ujar Pramono menambahkan.

Gubernur juga menyoroti bahwa judi online tidak hanya merugikan individu yang terlibat langsung, tetapi juga berpotensi memicu masalah sosial lain seperti utang, kekerasan dalam rumah tangga, dan penurunan produktivitas kerja. Oleh karena itu, kolaborasi antara satuan pendidikan, tokoh masyarakat, dan platform digital juga diperlukan untuk mencegah penyebaran konten dan akses judi online di kalangan warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian lebih lanjut mengenai peringkat pertama wilayah dengan pemain judol tertinggi, namun laporan PPATK terus diproses untuk penindakan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
khrisna-pertiwi

Reporter Investigasi. Reporter menelusuri klaim publik secara mendalam.

Comments (0)

User