Jakarta Selatan — Swiss-Belresidences Kalibata Buka Restoran LUME

Di tengah persaingan bisnis perhotelan yang kian ketat, Swiss-Belresidences Kalibata mengambil langkah ekspansi dengan meresmikan sebuah restoran baru bern

Jul 09, 2026 - 21:13
0 0
Jakarta Selatan — Swiss-Belresidences Kalibata Buka Restoran LUME

Di tengah persaingan bisnis perhotelan yang kian ketat, Swiss-Belresidences Kalibata mengambil langkah ekspansi dengan meresmikan sebuah restoran baru bernama LUME. Berlokasi di dalam kompleks hotel berbintang empat itu, LUME diposisikan sebagai destinasi kuliner yang menyajikan perpaduan cita rasa Asia dan Indonesia dalam kemasan suasana yang modern dan hangat.

Kehadiran LUME bukanlah sekadar penambahan fasilitas. Ia merupakan bagian dari strategi grup perhotelan untuk memperkuat pendapatan dari sektor food and beverage yang selama ini menjadi penopang utama okupansi. Data internal menunjukkan bahwa kontribusi F&B terhadap total pendapatan hotel bisa mencapai 30–40 persen pada musim non-liburan. Dengan investasi pada konsep restoran baru, manajemen berharap dapat menggaet lebih banyak tamu eksternal, bukan hanya penghuni hotel.

Konsep dan Eksekusi

Berdasarkan siaran pers yang dirilis Jumat lalu, LUME menyasar segmen profesional muda dan keluarga yang mencari pengalaman bersantap di luar rutinitas. Desain interior mengusung palet warna bumi dengan aksen tanaman tropis, menciptakan ilusi ruang terbuka meskipun berada di dalam gedung. “Kami ingin menghadirkan sebuah oasis di tengah Kalibata yang padat,” terang seorang juru bicara manajemen.

Menu yang ditawarkan meliputi lebih dari 40 item, dengan porsi terbesar pada masakan Nusantara seperti rendang sapi hitam dan udang bakar madu, serta penetrasi hidangan pan-Asia seperti Thai basil chicken dan Japanese seafood fried rice. Harga makanan dan minuman dipatok mulai dari Rp55.000 hingga Rp200.000 per porsi, menempatkan LUME pada segmen menengah-atas.

“Kami tidak hanya menjual makanan, tetapi juga cerita di balik setiap resep. Sebagian bumbu dasar kami datangkan langsung dari produsen lokal binaan, sehingga ada dampak ekonomi langsung ke komunitas,” ujar Executive Chef Swiss-Belresidences Kalibata, yang namanya tidak disebutkan dalam rilis.

Posisi dalam Peta Persaingan

Kawasan Kalibata dan sekitarnya telah memiliki beberapa pemain restoran hotel, termasuk dari jaringan internasional. Namun, LUME mencoba membedakan diri melalui fokus pada autentisitas Nusantara yang dikemas dengan teknik penyajian kontemporer. Analisis awal menunjukkan bahwa strategi ini berpotensi merebut pangsa pasar dari restoran mandiri yang lebih dulu ada, sekaligus memperkuat brand equity Swiss-Belresidences sebagai hotel yang menghargai lokalitas.

Jam operasional LUME ditetapkan setiap hari pukul 07.00 hingga 22.00 WIB, mencakup layanan sarapan, makan siang, dan makan malam. Untuk tamu hotel, sarapan sudah termasuk dalam paket menginap, sementara untuk pengunjung luar dikenakan biaya prasmanan sebesar Rp150.000 net per orang.

Manajemen tidak mengungkapkan nilai investasi yang dikucurkan, namun seorang analis perhotelan independen memperkirakan biaya renovasi dan perlengkapan dapur mencapai Rp4 miliar hingga Rp6 miliar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User