Sep 14, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

JAKARTA — Leo/Daniel Genjot Evaluasi Taktik Hadapi Asian Games 2026

Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung kembali mengintensifkan porsi latihan teknis dan mental bagi sektor ganda putra. Pasangan Leo Rolly Car

JAKARTA — Leo/Daniel Genjot Evaluasi Taktik Hadapi Asian Games 2026

Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI Cipayung kembali mengintensifkan porsi latihan teknis dan mental bagi sektor ganda putra. Pasangan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin menegaskan komitmen mereka untuk tidak mengulang kesalahan masa lalu dalam misi merebut prestasi tertinggi pada ajang multicabang bergengsi Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Langkah evaluasi menyeluruh ini diambil setelah tim pelatih mengidentifikasi sejumlah titik lemah performa di berbagai turnamen sirkuit dunia sepanjang musim sebelumnya. Kerapuhan konsistensi pada poin-poin kritis dan tingginya angka kesalahan sendiri (unforced errors) menjadi catatan merah utama yang kini dibedah secara mendalam lewat analisis video dan simulasi pertandingan bertekanan tinggi.

Kronologi dan Fase Pembenahan Teknis di Pelatnas

Proses rekonstruksi performa ganda putra berjuluk The Babies ini dilakukan secara berjenjang melalui sejumlah tahapan terukur:

  1. Fase Audit Data dan Rekaman Pertandingan: Tim analis performa PBSI membedah rasio eror pada interval gim kedua dan penentuan. Data menunjukkan penurunan akurasi servis dan pengembalian bola pertama menjadi pemicu hilangnya momentum di laga krusial.
  2. Fase Rekondisi Fisik dan Daya Tahan: Peningkatan intensitas latihan beban serta simulasi reli panjang tanpa henti guna menjaga ketahanan kardiovaskular saat menghadapi pertarungan sengit tiga gim.
  3. Fase Sinkronisasi Rotasi dan Transisi: Penajaman kecepatan transisi bertahan ke menyerang, memastikan Daniel leluasa melepaskan smes keras dari area belakang sementara Leo sigap memotong bola di depan net.

Ambisi Memutus Tren Negatif di Panggung Internasional

Persaingan ganda putra di kancah Asia kian ketat dengan dominasi pasangan kuat asal Tiongkok, Korea Selatan, Malaysia, hingga India. Berdasarkan catatan performa, kelemahan mendasar sektor ganda putra kerap muncul saat lawan mengubah tempo permainan secara mendadak. Hal tersebut membuat pola permainan menjadi terburu-buru dan berujung pada hilangnya fokus bertanding.

"Kami terus mengevaluasi setiap detail kesalahan di turnamen sebelumnya. Menghadapi ajang besar seperti Asian Games 2026, konsistensi di poin-poin kritis adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Kami tidak ingin mengulang pola kesalahan yang sama," tegas pasangan ganda putra tersebut di sela-sela latihan di Cipayung.

Guna memastikan kesiapan optimal menuju ajang multievent empat tahunan tersebut, tim pelatih menetapkan beberapa pilar utama program pemusatan latihan:

  • Reduksi Eror Sendiri: Membatasi kesalahan servis serta pengembalian bola tanggung yang kerap memberi keuntungan mudah bagi lawan.
  • Pematangan Variasi Serangan: Memadukan kekuatan smes Daniel dengan kecerdikan penempatan bola netting tipis dari Leo.
  • Ketahanan Mental di Poin Kritis: Menjalani program simulasi psikologis tanding untuk membangun ketenangan saat tertinggal poin atau berada dalam situasi deuce.

Dengan persiapan jangka panjang yang lebih terstruktur dan pendekatan berbasis data analitik, Leo/Daniel diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan utama kontingen bulu tangkis Indonesia dalam perburuan medali emas di Asian Games 2026 mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User