Jakarta — IHSG Ditutup Menguat di Zona Hijau pada 4 Juli 2024
Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan akhir sesi yang positif pada Kamis, 4 Juli 2024. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau set
Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan akhir sesi yang positif pada Kamis, 4 Juli 2024. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau setelah melalui serangkaian fluktuasi sepanjang perdagangan. Data resmi dari BEI menunjukkan bahwa indeks acuan utama pasar modal Indonesia ini berhasil mengamankan penguatan di tengah volume transaksi yang solid, didorong oleh optimisme pasar terhadap data ekonomi domestik yang baru dirilis. Laporan ini menyajikan kronologi pergerakan IHSG, rincian data penutupan, serta analisis sektoral pendorong penguatan.
Sesi Pembukaan
Perdagangan dibuka pada pukul 09:00 WIB dengan IHSG berada di level 7.158,09, naik tipis dari posisi penutupan sehari sebelumnya di 7.158,06. Pada menit awal, indeks langsung bergerak naik ke zona hijau, mencetak level tertinggi intraday di 7.192,31 pada pukul 09:15 WIB. Dorongan pembelian terjadi merata di seluruh sektor, dengan investor merespons rilis data inflasi Indonesia Juni 2024 yang berada pada level 2,51% year-on-year, sesuai ekspektasi dan masih dalam rentang target Bank Indonesia. Pembukaan positif ini juga sejalan dengan penguatan bursa regional Asia-Pasifik yang mengawali sesi dengan optimisme serupa.
Pergerakan Intraday
Setelah lonjakan awal, IHSG mengalami konsolidasi pada pukul 09:30 hingga 10:30 WIB, bergerak di kisaran 7.180–7.190. Berikut urutan kronologis pergerakan signifikan sepanjang sesi pertama:
- 09:45 WIB – IHSG mencapai level 7.188, didorong oleh akumulasi pada saham perbankan besar seperti BBCA dan BBRI.
- 10:30 WIB – Indeks mundur ke 7.175 akibat aksi ambil untung sesaat di sektor teknologi yang sebelumnya menjadi motor penguatan.
- 11:45 WIB – Sesi siang ditutup pada 7.185, mempertahankan penguatan 0,37%.
Pada sesi kedua, pukul 13:30 WIB, IHSG kembali terkerek naik setelah data penjualan ritel Indonesia Mei 2024 menunjukkan pertumbuhan 4,7% year-on-year, melampaui perkiraan. Sektor barang konsumsi dan infrastruktur memimpin penguatan. IHSG sempat mencapai puncak harian kedua di 7.196,45 sebelum kemudian terkonsolidasi kembali.
Penutupan dan Data Statistik
Menjelang penutupan, indeks bergerak stabil di area positif. Pada pukul 16:00 WIB, IHSG resmi ditutup di level 7.187,63, menguat 29,57 poin atau 0,41% dibandingkan penutupan sebelumnya. Berikut data statistik penutupan berdasarkan data BEI:
- Level penutupan: 7.187,63
- Perubahan poin: +29,57
- Persentase perubahan: +0,41%
- Nilai transaksi: Rp11,8 triliun
- Volume transaksi: 21,4 miliar lembar saham
- Frekuensi transaksi: 1.203.540 kali
- Saham menguat: 281 saham
- Saham melemah: 226 saham
- Saham stagnan: 193 saham
Analisis Sektoral
Berdasarkan data sektoral BEI, seluruh 11 indeks sektoral ditutup di zona hijau. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan kenaikan 1,12%, disusul barang konsumsi non-primer (+0,89%) dan perbankan (+0,76%). Penguatan sektor infrastruktur terutama ditopang oleh saham-saham konstruksi BUMN yang merespons percepatan proyek infrastruktur pemerintah. Saham TLKM, PGAS, dan WIKA tercatat sebagai kontributor utama penguatan sektor tersebut. Sektor teknologi yang sempat memimpin di awal sesi hanya berakhir menguat 0,27% setelah aksi jual di saham-saham digital. Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp452 miliar di pasar reguler, menunjukkan kepercayaan terhadap prospek ekonomi domestik.
Data ini menegaskan bahwa IHSG tetap resilien di tengah ketidakpastian eksternal, didukung oleh fundamental domestik yang solid dan arus modal asing yang terus mengalir. Penutupan di zona hijau pada hari ini memperpanjang tren positif indeks yang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
Comments (0)