Aug 28, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

factcheck

Indonesia Bullion Market Association Terbentuk, Direktur Pegadaian Pimpin

Jakarta — Industri perdagangan emas batangan nasional resmi memiliki organisasi baru. Indonesia Bullion Market Association (IBMA) terbentuk sebagai wadah bagi para pelaku usaha di sektor bullion, de...

Indonesia Bullion Market Association Terbentuk, Direktur Pegadaian Pimpin

Jakarta — Industri perdagangan emas batangan nasional resmi memiliki organisasi baru. Indonesia Bullion Market Association (IBMA) terbentuk sebagai wadah bagi para pelaku usaha di sektor bullion, dengan posisi ketua dipercayakan kepada Selfie Dewiyanti, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero).

Kiprah Panjang Pegadaian di Layanan Emas

Penunjukan Selfie Dewiyanti menempatkan Pegadaian di garis depan pengorganisasian industri bullion. Perusahaan pelat merah ini memang bukan nama baru dalam perdagangan logam mulia. Melalui layanan penjualan emas batangan yang berjalan sejak bertahun-tahun, Pegadaian telah menjadi salah satu kanal utama masyarakat Indonesia untuk membeli emas, baik untuk kebutuhan perhiasan maupun instrumen investasi jangka panjang.

Sebagai ketua IBMA, Selfie membawa pengalaman operasional yang panjang dalam memasarkan produk-produk pegadaian, termasuk produk emas. Jabatannya sebagai direktur yang membawahi pemasaran, penjualan, dan pengembangan produk menempatkannya pada posisi yang relevan untuk memimpin asosiasi yang kelak banyak berurusan dengan strategi distribusi dan pengembangan produk emas batangan.

Mengapa Asosiasi Bullion Diperlukan

Kehadiran IBMA tidak terlepas dari dinamika pasar emas Indonesia yang terus tumbuh. Emas selama ini menjadi salah satu instrumen investasi yang paling digemari masyarakat karena dianggap relatif aman dan mudah dicairkan. Faktanya, permintaan domestik terhadap emas batangan terus meningkat seiring bertambahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya diversifikasi aset.

Di sisi lain, ekosistem industri bullion melibatkan banyak pihak, mulai dari penambang, pemurni atau refinery, pedagang, penyedia tempat penyimpanan, hingga lembaga keuangan. Tanpa organisasi yang mempersatukan kepentingan mereka, koordinasi antar-pemangku kepentingan menjadi sulit. Berdasarkan verifikasi atas informasi yang tersedia, pembentukan IBMA merupakan langkah untuk menjembatani kebutuhan tersebut, sekaligus menciptakan satu suara bagi industri dalam berkomunikasi dengan regulator dan pemerintah.

Peran Strategis Asosiasi ke Depan

Dalam operasionalnya, IBMA diharapkan mampu mendorong standardisasi praktik perdagangan emas batangan di dalam negeri. Standar yang seragam penting untuk menjaga kepercayaan konsumen, mulai dari kualitas kadar emas, sertifikasi, hingga mekanisme transaksi. Asosiasi juga berpotensi menjadi mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pengembangan ekosistem emas nasional, sejalan dengan langkah-langkah pemerintah mendorong hilirisasi dan penguatan sektor logam mulia dalam negeri.

Edukasi publik menjadi agenda yang tidak kalah penting. Masih banyak masyarakat yang belum memahami seluk-beluk investasi emas, termasuk cara membedakan produk bersertifikat dengan produk yang tidak jelas asal-usulnya. Melalui kanal asosiasi, pelaku industri dapat menyampaikan informasi yang akurat dan terverifikasi kepada konsumen, sehingga praktik-praktik yang merugikan dapat ditekan.

Prospek Industri Emas Batangan Indonesia

Dengan hadirnya IBMA, industri bullion nasional memiliki peluang untuk tumbuh lebih terstruktur. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil emas, sehingga potensi pengembangan rantai nilai dari hulu ke hilir cukup besar. Data menunjukkan bahwa penguatan ekosistem logam mulia menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam beberapa tahun terakhir, dan keberadaan asosiasi industri dapat mempercepat realisasi agenda tersebut.

Tantangan tetap ada. Persaingan dari produk impor, fluktuasi harga emas global, serta kebutuhan akan infrastruktur penyimpanan dan kliring yang memadai adalah sejumlah pekerjaan rumah yang menanti. Namun dengan kepemimpinan yang berasal dari praktisi industri, IBMA diharapkan mampu merespons tantangan tersebut secara lebih terkoordinasi.

Kepemimpinan Selfie Dewiyanti di IBMA menjadi penanda bahwa Pegadaian tidak hanya berperan sebagai pelaku pasar, tetapi juga sebagai motor penggerak tata kelola industri. Dengan struktur organisasi yang semakin jelas, langkah selanjutnya adalah membuktikan bahwa asosiasi ini mampu memberi manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan, dari pelaku usaha hingga masyarakat konsumen emas batangan di Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User