Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, perbatasan antara Provinsi Lampung dan Banten, kini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Badan Geologi Kementerian Energi dan

Jul 08, 2026 - 04:35
0 0
Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Kapal Lewat Selat Sunda Diminta Waspada

Gunung Anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda, perbatasan antara Provinsi Lampung dan Banten, kini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik yang signifikan. Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi menaikkan status aktivitas gunung berapi tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Kenaikan status ini menjadi perhatian serius bagi sektor kelautan dan pelayaran yang menggunakan jalur tersebut sebagai salah satu ruas perlintasan tersibuk di Indonesia.

Mengantisipasi potensi bahaya yang mungkin timbul akibat aktivitas vulkanik tersebut, pihak berwenang mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna perairan Selat Sunda. Kapal-kapal niaga, kapal penumpang, maupun jenis kapal lainnya yang akan melintas di wilayah tersebut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan informasi terkini sebelum serta selama melakukan pelayaran.

"Sehubungan dengan peningkatan status aktivitas Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda menjadi Level III (Siaga) berdasarkan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dengan ini disampaikan kepada seluruh nakhoda, pemilik atau pengusaha kapal, perusahaan pelayaran, agen kapal, serta seluruh pengguna jasa angkutan laut yang melaksanakan pelayaran di perairan Selat Sunda agar meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan pelayaran," ujar Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Raden Yogie Nugraha, dalam keterangan resminya, Sabtu (4/7/2026).

Menurut laporan yang dihimpun media kami, kenaikan status menjadi Siaga mengindikasikan adanya peningkatan kegempaan, deformasi, maupun aktivitas gas yang terdeteksi oleh jaringan monitoring PVMBG. Meskipun belum ada larangan resmi bagi kapal untuk melintas, namun para nakhoda disarankan untuk selalu memperbarui data cuaca dan kondisi laut, menjaga jarak aman dari pusat aktivitas vulkanik, serta memastikan seluruh peralatan keselamatan kapal dalam kondisi siap pakai.

Selat Sunda merupakan jalur vital yang menghubungkan Samudra Hindia dengan Laut Jawa, sehingga keamanan dan keselamatan pelayaran di kawasan ini menjadi prioritas utama. Pihak otoritas pelabuhan juga berkoordinasi dengan Basarnas, TNI AL, dan instansi terkait lainnya untuk memantau perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau secara real time. Masyarakat dan pelaku industri pelayaran dihimbau untuk terus mengakses informasi resmi dari lembaga yang berwenang agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat dan meminimalisir risiko bencana di laut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User