Aug 27, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Carney: AS Serang Kanada dengan Tarif, Jennings Menepis Kabar Jubir

OTTAWA — Perdana Menteri Kanada Mark Carney melontarkan pernyataan paling keras sejak memimpin pemerintahan: Amerika Serikat, menurut dia, telah "menyerang

Carney: AS Serang Kanada dengan Tarif, Jennings Menepis Kabar Jubir

OTTAWA — Perdana Menteri Kanada Mark Carney melontarkan pernyataan paling keras sejak memimpin pemerintahan: Amerika Serikat, menurut dia, telah "menyerang" Ottawa lewat kebijakan tarif. Serangan verbal itu disampaikan Carney pada Minggu (23/8/2026), menandai babak baru dalam perang dagang yang dinilai para ekonom kian tidak terduga dan akan menekan warga di kedua sisi perbatasan. Ia menegaskan bahwa Washington tidak lagi bisa dianggap sebagai mitra dagang yang dapat diandalkan.

Dalam keterangan resminya, Carney menuding Amerika Serikat mengajukan syarat-syarat yang menurutnya tidak masuk akal secara ekonomi. "Syarat baru itu tidak ekonomis, tidak adil, dan menggerus manfaat bersih bagi Kanada," ujarnya. Pernyataan ini sekaligus mengisyaratkan bahwa Ottawa tidak akan menerima begitu saja tekanan dagang yang datang dari Gedung Putih.

"Dalam beberapa hari terakhir, Amerika Serikat mengajukan syarat baru yang tidak ekonomis, tidak adil, dan merusak manfaat neto bagi Kanada, sekaligus mempertanyakan keandalan hubungan dagang bilateral." — Mark Carney, Perdana Menteri Kanada

Perang Tarif yang Menguji Ekonomi Dua Negara

Pernyataan Carney bukan sekadar retorika politik. Kebijakan tarif Washington selama ini telah memicu respons berlapis dari Ottawa, mulai dari bea balasan hingga ancaman pembatasan ekspor energi. Dampaknya menjalar ke harga barang di supermarket, biaya produksi pabrik, hingga keputusan investasi perusahaan multinasional yang berbasis di kedua negara.

Para analis memperkirakan tekanan terbesar akan dirasakan sektor-sektor yang paling terintegrasi lintas perbatasan:

  • Otomotif: rantai pasok komponen yang bolak-balik melintasi perbatasan membuat tarif langsung mendongkrak biaya produksi;
  • Pertanian dan pangan: bea masuk memicu kenaikan harga di ritel kedua negara;
  • Energi: Kanada sebagai pemasok utama minyak dan listrik bagi AS menghadapi tarif yang berisiko mengerek biaya listrik warga Amerika.

Konsumen Kanada, yang selama ini menjadi garda terdepan perlawanan terhadap produk AS, kembali diimbau memprioritaskan barang lokal. Di sisi lain, dunia usaha Amerika mulai merasakan getahnya: biaya impor yang lebih mahal pada akhirnya dibayar oleh konsumen sendiri, kata sejumlah ekonom.

Jennings Menepis Kabar Pengganti Karoline Leavitt

Di tengah ketegangan dagang itu, Washington juga diramaikan kabar pergantian pejabat. Kontributor CNN Scott Jennings disebut-sebut sebagai kandidat terkuat pengganti Karoline Leavitt sebagai jubir Gedung Putih. Namun, Jennings justru memilih bungkam dan meredam spekulasi yang berkembang.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi," ujar Jennings dalam acara "State of the Union" di CNN pada hari yang sama. Ia menambahkan, "Saya tidak punya komentar apa pun soal ini pagi ini," sebelum melontarkan pujian terhadap Leavitt — meski kalimat lengkapnya tidak dirilis utuh dalam laporan awal.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Saya tidak punya komentar apa pun soal ini pagi ini." — Scott Jennings, kontributor CNN

Dua Kabar, Satu Narasi: Ketidakpastian di Washington

Dua kabar ini tampak berbeda, tetapi berbagi benang merah yang sama: ketidakpastian politik di Washington. Di satu sisi, kebijakan tarif yang agresif menciptakan gejolak di pasar dan hubungan bilateral; di sisi lain, perombakan personel di lingkaran dalam pemerintahan menimbulkan tanda tanya soal arah komunikasi Gedung Putih ke depan.

Jennings bukan nama asing di politik Amerika. Ia pernah bekerja di Gedung Putih era George W. Bush dan kini dikenal sebagai pembela setia kubu Republik di CNN. Leavitt sendiri tercatat sebagai jubir Gedung Putih termuda dalam sejarah, dan gaya penyampaiannya yang blak-blakan membuat posisinya sulit digantikan.

Ekonom senior yang dimintai pendapat menilai, "perang tarif seperti ini tidak akan menghasilkan pemenang; yang terjadi hanyalah perpindahan beban biaya dari pemerintah ke rumah tangga." Pandangan itu sejalan dengan peringatan Carney bahwa syarat baru Washington tidak sekadar merugikan Ottawa, tetapi juga mengikis kepercayaan dunia terhadap AS sebagai mitra dagang.

Bagi pasar, isyarat dari kedua kisah ini sama: kebijakan dagang AS yang tidak menentu bisa terus menekan nilai tukar dolar Kanada dan menguji kesabaran investor. Sementara itu, perombakan di tim komunikasi Gedung Putih berpotensi mengubah gaya penyampaian kebijakan yang selama ini agresif.

Yang pasti, pernyataan Carney pada akhir pekan itu menegaskan bahwa Ottawa tidak akan tinggal diam. Pilihan kata "serangan" yang ia gunakan menunjukkan nada hubungan kedua negara yang kian getir — dan warga di kedua sisi perbatasan, kata para pengamat, adalah pihak yang paling merasakan dampaknya.

[SOCIAL_TWEET]: "Carney: 'AS serang Kanada dengan tarif' — PM Kanada mengecam syarat dagang baru Washington yang disebut tak adil. Perang dagang kian panas. #PerangDagang #Kanada #AS"[SOCIAL_TG]: 🔴 BREAKING — Carney sebut AS 'serang' Kanada dengan tarif; Jennings bungkam soal kabar jubir Gedung Putih. Simak ulasan lengkap dan analisis dampaknya hanya di Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User