Buru Pembuang Bayi di Toilet KA Sancaka, Polisi Periksa Saksi dan Cek CCTV

Polisi terus mengintensifkan penyelidikan terkait penemuan seorang bayi di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B yang melayani rute Jogja-Surabaya. Hingga kini, aparat masih memburu pelaku yang te

Jul 06, 2026 - 12:57
0 0
Buru Pembuang Bayi di Toilet KA Sancaka, Polisi Periksa Saksi dan Cek CCTV

Polisi terus mengintensifkan penyelidikan terkait penemuan seorang bayi di dalam toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B yang melayani rute Jogja-Surabaya. Hingga kini, aparat masih memburu pelaku yang tega meninggalkan bayi mungil tersebut di dalam kereta yang sedang melaju. Langkah cepat diambil begitu laporan diterima, dengan menggandeng PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengusut tuntas kasus ini.

Bayi Diturunkan di Stasiun Solo Balapan

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, peristiwa memilukan ini terungkap saat perjalanan KA Sancaka 84B. Bayi yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan oleh petugas kebersihan atau penumpang di toilet kereta. Tidak ada informasi pasti mengenai waktu tepatnya, namun setelah penemuan, bayi segera mendapat pertolongan dan akhirnya diturunkan di Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, mengonfirmasi bahwa jajarannya bersama Satreskrim Polresta Solo sedang bekerja keras mengungkap siapa orang tua atau pihak yang membuang bayi tersebut. Dalam keterangannya, ia menjelaskan sejumlah langkah yang sudah diambil.

"Personel Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan barang bukti, penelusuran rekaman CCTV, hingga berkoordinasi dengan pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," jelas Harno dalam siaran pers yang diterima Lurusin.com.

Pernyataan itu menegaskan bahwa polisi tidak main-main dalam menangani kasus pembuangan bayi ini. Tim penyidik telah mendatangi gerbong kereta tempat kejadian untuk mengumpulkan petunjuk forensik, sekaligus memeriksa sejumlah saksi potensial termasuk penumpang, kru kereta, serta petugas stasiun. Rekaman CCTV dari stasiun keberangkatan, selama perjalanan (jika tersedia dalam kereta), hingga stasiun tujuan menjadi kunci penting yang tengah dianalisis. Koordinasi dengan PT KAI juga dilakukan untuk memetakan manifes penumpang dan mempersempit daftar orang yang diduga terlibat.

Pihak PT KAI Daop 6 Yogyakarta belum memberikan pernyataan resmi, namun diyakini akan mendukung penuh proses hukum. KA Sancaka sendiri merupakan layanan kereta api kelas eksekutif yang cukup padat, sehingga mengidentifikasi pelaku bukan perkara sederhana. Polisi berharap rekaman kamera pengawas dan kesaksian penumpang bisa memberikan titik terang.

Kasus pembuangan bayi di fasilitas publik seperti kereta api ini menyita perhatian masyarakat. Selain menyoroti aspek kriminal, banyak pihak mendorong agar bayi yang selamat tersebut segera mendapatkan perlindungan dan masa depan yang layak. Polisi mengimbau warga yang mungkin mengetahui atau mencurigai seseorang untuk segera melapor. Penyelidikan terus berlanjut dan Lurusin.com akan memantau perkembangan selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User