Bentrokan di Ciledug, 3 Pedagang Dibacok gegara Tolak Jatah Preman

TANGERANG — Aksi kekerasan yang melibatkan kelompok preman dan pedagang buah pecah di kawasan Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Rabu malam, 1 Juli

Jul 08, 2026 - 04:59
0 0
Bentrokan di Ciledug, 3 Pedagang Dibacok gegara Tolak Jatah Preman

TANGERANG — Aksi kekerasan yang melibatkan kelompok preman dan pedagang buah pecah di kawasan Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Rabu malam, 1 Juli 2026. Insiden berdarah ini menyebabkan tiga orang pedagang mengalami luka serius akibat senjata tajam, sementara dua orang dari pihak penyerang juga harus menjalani perawatan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lurusin.com dari kepolisian setempat, peristiwa nahas itu bermula dari aksi pemalakan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial ZI alias Udin. Pelaku diketahui mendatangi lapak pedagang buah semangka dan melon yang berada di lokasi kejadian, kemudian meminta uang sebesar Rp10 ribu per hari sebagai bentuk jatah preman.

"Akibat kejadian itu, tiga pedagang buah mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Selain itu, dua orang dari kelompok penyerang juga mengalami luka dan menjalani perawatan medis," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Parikhesit kepada media kami, Jumat (3/7/2026).

Penolakan para pedagang untuk memenuhi permintaan tersebut rupanya memicu kemarahan ZI alias Udin. Tak terima ditolak, pelaku kembali bersama sejumlah rekannya yang diduga merupakan bagian dari kelompok preman yang kerap beroperasi di wilayah Ciledug. Pada malam nahas itu, mereka mendatangi lapak pedagang buah dengan membawa senjata tajam dan langsung melancarkan serangan brutal.

Bentrokan tak terelakkan. Para pedagang yang merasa terancam berusaha mempertahankan diri, namun kalah jumlah dan persenjataan. Akibatnya, tiga pedagang harus dilarikan ke rumah sakit terdekat dengan luka bacok di beberapa bagian tubuh. Sementara itu, dua orang dari kelompok penyerang juga tercatat mengalami luka-luka dan saat ini masih dalam pengawasan pihak kepolisian saat menjalani perawatan medis.

Hingga berita ini diturunkan, jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota masih melakukan pendalaman terkait identitas dan peran masing-masing pelaku. Polisi juga tengah memburu sejumlah terduga lain yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat praktik premanisme yang meresahkan para pelaku usaha kecil di wilayah Tangerang kian marak terjadi.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pedagang, untuk segera melapor apabila mengalami ancaman atau pemalakan serupa. Langkah ini penting agar tindakan premanisme dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar seperti yang terjadi di Ciledug.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User