Belasan Wanita Tertipu Sembako Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Sejumlah wanita di Kota Madiun, Jawa Timur menjadi korban penipuan berkedok penjualan sembako murah. Mereka mengaku kehilangan uang hingga total lebih dari

Jul 13, 2026 - 13:14
0 0
Belasan Wanita Tertipu Sembako Murah, Kerugian Capai Ratusan Juta

Sejumlah wanita di Kota Madiun, Jawa Timur menjadi korban penipuan berkedok penjualan sembako murah. Mereka mengaku kehilangan uang hingga total lebih dari Rp 210 juta setelah mentransfer sejumlah dana ke pelaku yang tidak pernah mengirimkan barang pesanan. Kasus ini kini ditangani oleh Satreskrim Polres Madiun Kota.

Korban yang didominasi ibu rumah tangga ini awalnya tertarik dengan penawaran di media sosial. Akun bernama @sembakomurah_madiun mengunggah foto-foto paket sembako dengan harga setengah dari harga pasar. Dalam unggahannya, pelaku mengklaim sebagai distributor yang mendapatkan stok langsung dari pabrik.

Kronologi Penipuan Berawal dari WhatsApp

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa berawal sekitar pertengahan Maret 2025. Seorang wanita berinisial D (35) menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal. Pengirim pesan menawarkan paket sembako lengkap: beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir 1 kg, dan kebutuhan lainnya seharga hanya Rp 75.000 — jauh di bawah harga normal yang mencapai lebih dari Rp 150.000.

"Saya kira ini rezeki anak-anak. Dia bilang barangnya sisa dari program CSR perusahaan, jadi dijual murah untuk membersihkan gudang," ujar D saat ditemui di Mapolres, Selasa (8/4).

Tanpa curiga, D mentransfer Rp 5 juta untuk 70 paket yang rencananya akan dijual kembali di warung miliknya. Pelaku menjanjikan pengiriman dalam 3 hari. Namun setelah seminggu, status pengiriman tidak kunjung berubah, dan kontak pelaku mulai sulit dihubungi.

Jejaring Korban Terbongkar lewat Media Sosial

Merasa curiga, D mencoba mencari informasi di grup Facebook komunitas ibu-ibu wirausaha. Di sana ia terkejut menemukan puluhan curhat serupa dari wanita lain. Ternyata pelaku menggunakan modus yang sama dengan berganti-ganti nama akun dan nomor telepon.

Saat dikumpulkan, korban yang sudah terdata berjumlah 23 orang, dengan nominal transfer bervariasi. Beberapa korban, seperti R (40), mentransfer hingga Rp 20 juta karena berencana membuka usaha sembako murah. Total kerugian dari data sementara mencapai Rp 210 juta.

"Saya sampai pinjam uang di bank karena yakin bisa untung besar. Sekarang saya bingung harus bayar cicilan," kata R sambil menangis.

Polisi Bergerak Cepat, Tangkap Pelaku

Pada awal April 2025, para korban sepakat melapor ke Polres Madiun Kota. Laporan nomor LP/B/45/IV/2025/SPKT segera ditindaklanjuti. Tim Resmob Satreskrim Polres melakukan penyelidikan dan dalam tiga hari berhasil mengidentifikasi pelaku.

Seorang pria berinisial AY (42), warga Kecamatan Taman, diamankan di kediamannya pada Senin (7/4) dini hari. Dari tangan pelaku, polisi menyita dua unit ponsel, empat buku rekening bank berbeda, dan beberapa kartu ATM.

Kasat Reskrim AKP Darmaji dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pelaku menggunakan uang hasil penipuan untuk kepentingan pribadi.

"Uang tersebut digunakan tersangka untuk bermain judi online dan membeli sejumlah barang mewah. Kami mendalami apakah ada pelaku lain yang terlibat," jelas Darmaji.

Ancaman Hukuman dan Harapan Korban

Atas perbuatannya, AY dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45A ayat (1) UU ITE dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp 1 miliar.

Namun, meski pelaku sudah ditangkap, para korban masih cemas. Mereka menuntut pengembalian uang yang telah ditransfer. Pihak kepolisian mengakui bahwa pengembalian aset akan sulit, karena sebagian besar uang sudah digunakan.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap penawaran online yang tidak masuk akal. Beberapa tips aman bertransaksi online: verifikasi identitas penjual, jangan transfer ke rekening pribadi yang tidak jelas, dan waspadai harga yang terlalu murah.

[SOCIAL_TWEET]: Belasan wanita di Madiun jadi korban penipuan sembako murah, total kerugian Rp 210 juta. Pelaku gunakan uang untuk judi online. Polisi sudah tangkap tersangka. Jangan mudah percaya harga miring di medsos! #PenipuanOnline #SembakoMurah #Madiun[SOCIAL_TG]: 😱 Penipuan sembako murah di Madiun, 23 wanita lapor polisi, kerugian lebih dari Rp 210 juta! Pelaku ditangkap, uang sudah habis buat judi. Hati-hati tawaran menggiurkan di medsos! 🚔📦

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User