Supercar Premium Terbelah Dua Akibat Kecelakaan Tunggal di Sukoharjo

Dunia otomotif Tanah Air kembali diguncang insiden mengerikan. Sebuah mobil sport premium dengan model Lamborghini Huracán mengalami kecelakaan tunggal dah

Jul 13, 2026 - 14:47
0 0
Supercar Premium Terbelah Dua Akibat Kecelakaan Tunggal di Sukoharjo

Dunia otomotif Tanah Air kembali diguncang insiden mengerikan. Sebuah mobil sport premium dengan model Lamborghini Huracán mengalami kecelakaan tunggal dahsyat di ruas Jalan Raya Sukoharjo–Wonogiri, tepatnya di Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Jawa Tengah, pada Minggu dini hari (14/5). Benturan hebat membuat bodi mobil terbelah dua dan langsung menyulut kepanikan warga sekitar. Insiden ini sontak viral di media sosial setelah sejumlah saksi mengunggah video kondisi mobil yang nyaris tak berbentuk.

Detik-Detik Kecelakaan yang Menghentak Warga

Menurut keterangan saksi mata, Bayu Setiawan (34), mobil berwarna merah menyala itu melaju dengan kecepatan sangat tinggi dari arah Kota Sukoharjo menuju Wonogiri. Sesampainya di tikungan landai tak jauh dari SPBU Pabelan, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam tiang listrik beton yang kokoh.

“Suaranya luar biasa keras, seperti bom. Saya yang sedang merokok di teras rumah langsung lari ke jalan. Begitu sampai, pemandangannya mengerikan. Mobil terbelah jadi dua, bagian depannya tersangkut di tiang, belakangnya terpental ke selokan,” ujar Bayu dengan nada masih tercekat.

Benturan frontal itu menyebabkan bagian depan Lamborghini Huracán hancur total, sementara ruang mesin dan kokpit terpisah dari sasis belakang. Serpihan bodi serat karbon dan kaca berhamburan hingga radius 30 meter. Beruntung tidak ada warga sipil yang menjadi korban, meskipun beberapa rumah di sekitar lokasi mengalami kerusakan ringan akibat terkena bagian kendaraan yang terlempar.

Evakuasi Dramatis Pengemudi Muda

Personel Satlantas Polres Sukoharjo yang tiba 15 menit setelah kejadian langsung mengevakuasi pengemudi yang masih terperangkap di kursi kemudi. Pengemudi diketahui berinisial RAP (28), warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Ia mengalami luka berat pada bagian dada, patah tulang kaki kanan, serta cedera kepala serius. Tim medis harus memotong kerangka mobil yang ringsek menggunakan alat ekstraksi hidrolik untuk mengeluarkan korban.

“Korban masih sadar saat kami evakuasi, tapi kondisinya sangat kritis. Kami langsung membawanya ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Moewardi Solo. Sampai saat ini, ia masih menjalani operasi intensif,” jelas Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Andi Prasetyo.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga pengemudi kehilangan kendali akibat kecepatan tinggi dan kondisi jalan yang sedikit licin karena embun dini hari. Namun, pihak berwenang belum bisa memastikan apakah pengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba sebelum melakukan tes laboratorium.

Spesifikasi Supercar yang Terlibat

Lamborghini Huracán yang terlibat kecelakaan merupakan salah satu varian supercar paling agresif dari pabrikan asal Sant’Agata Bolognese, Italia. Ditenagai mesin V10 5.2 liter naturally aspirated, mobil ini mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam hanya dalam 2,5 detik, dengan kecepatan puncak di atas 325 km/jam. Dengan harga pasar yang menyentuh angka Rp 8–9 miliar dan bodi berbasis serat karbon serta aluminium, wajar jika publik kerap menganggap mobil semacam ini sebagai “senjata” yang memerlukan keterampilan tinggi dalam mengendalikannya.

Kejadian ini membuka kembali perdebatan mengenai keselamatan berkendara supercar di jalan umum. Praktisi keselamatan jalan dari Universitas Sebelas Maret, Dr. Agung Purnomo, menekankan bahwa mobil dengan tenaga besar tidak dirancang untuk jalan sekunder seperti rute Sukoharjo–Wonogiri.

“Supercar dirancang untuk sirkuit atau autobahn dengan kondisi permukaan rata sempurna. Di jalan kita yang banyak sambungan dan tikungan tajam, karakter akselerasi liarnya justru menjadi bumerang. Pengemudi butuh pelatihan khusus dan kontrol diri, bukan sekadar mengandalkan fitur elektronik canggih,” katanya saat dihubungi via telepon.

Olah TKP dan Potensi Tuntutan Hukum

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar tiang listrik yang rusak dan mengamankan sisa-sisa kendaraan untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) lebih lanjut. Kotak hitam (EDR — Event Data Recorder) yang terdapat di mobil tersebut akan dianalisis untuk mengungkap data kecepatan, putaran mesin, serta input pedal gas dan rem sesaat sebelum tabrakan. Hasil analisis ini bisa menjadi bukti krusial dalam penyelidikan.

Di sisi lain, pihak PLN mengonfirmasi bahwa tiang listrik yang tertabrak merupakan aset strategis yang menyebabkan pemadaman listrik di tiga desa selama hampir enam jam. Mereka akan mengajukan klaim ganti rugi kepada pemilik kendaraan atau pihak asuransi. Selain itu, pengemudi berpotensi dikenai pasal Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kerusakan berat pada fasilitas umum, serta UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan jika terbukti melanggar batas kecepatan maksimum.

Kecelakaan Supercar Ketiga Tahun Ini

Insiden di Sukoharjo ini menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan mobil sport premium di Indonesia sepanjang 2025:

  • Januari 2025: Ferrari 488 GTB terbakar usai tabrak pembatas tol di Tol Cipali, pengemudi tewas.
  • Maret 2025: Porsche 911 Carrera oleng dan masuk parit di Puncak, Bogor, pengemudi dan penumpang luka ringan.
  • Mei 2025: Lamborghini Huracán terbelah dua di Sukoharjo, pengemudi kritis.

Para pengamat menilai perlu adanya regulasi yang lebih ketat terhadap penjualan dan penggunaan mobil berperforma tinggi di Indonesia. Beberapa usulan mulai dari penerapan safety driving course wajib bagi pemilik supercar hingga pembatasan ruas jalan tertentu bagi kendaraan dengan daya di atas 500 hp.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga pengemudi telah tiba di Solo untuk mendampingi proses perawatan. Sementara itu, bangkai Lamborghini Huracán yang terbelah dua masih menjadi objek wisata mengerikan bagi pengendara yang melintas di Jalan Raya Sukoharjo–Wonogiri dalam dua hari terakhir, sekaligus menjadi pengingat betapa mahalnya harga sebuah kebut-kebutan di jalan umum.

[SOCIAL_TWEET]: Kecelakaan tunggal Lamborghini Huracán di Sukoharjo bikin bodi mobil terbelah dua setelah tabrak tiang listrik. Pengemudi kritis. Jadi peringatan, supercar bukan untuk jalan umum tanpa skill. #KecelakaanSupercar #Sukoharjo #Lamborghini[SOCIAL_TG]: 🚗💥 Kecelakaan gila: Lamborghini Huracán terbelah dua habis hantam tiang listrik di Sukoharjo. Pengemudi masuk IGD, tiang PLN roboh, listrik desa padam. Baca detailnya, ngeri!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User