Bahlil Kaget Stok Batu Bara PLN Nyaris Habis di Bulan Juni

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku terkejut saat mengevaluasi kinerja PT PLN (Persero) akibat pemadaman listrik bergilir yang sempat melanda Pulau Jawa

Jul 08, 2026 - 06:12
0 0
Bahlil Kaget Stok Batu Bara PLN Nyaris Habis di Bulan Juni

Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku terkejut saat mengevaluasi kinerja PT PLN (Persero) akibat pemadaman listrik bergilir yang sempat melanda Pulau Jawa. Evaluasi mendadak ini dilakukan untuk menelusuri faktor-faktor yang mengganggu stabilitas pasokan listrik nasional, dan hasilnya cukup mengejutkan: stok batu bara untuk pembangkit listrik PLN hampir habis di bulan Juni lalu.

Dalam pemaparannya, Bahlil mengungkapkan data yang selama ini mungkin kurang mendapat perhatian serius. Total kebutuhan batu bara di seluruh pembangkit milik PLN dalam setahun mencapai sekitar 154 juta metrik ton. Angka ini sangat besar dan harus dipenuhi secara kontinyu, mengingat PLTU masih menjadi tulang punggung kelistrikan di Indonesia.

Berdasarkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan para eksportir batu bara memasok kebutuhan dalam negeri, PLN sejatinya bisa mengamankan pasokan hingga 180–190 juta metrik ton per tahun. Artinya, ada potensi kelebihan pasokan sekitar 26–36 juta metrik ton di atas kebutuhan normal. Namun, realisasi di lapangan tidak seindah hitungan di atas kertas.

“Total kebutuhan batu bara di pembangkit PLN selama setahun kurang lebih 154 juta metrik ton. Dari aturan DMO kepada para eksportir, PLN sebenarnya bisa mendapatkan pasokan hingga 180–190 juta metrik ton. Tapi kenyataannya, baru 141 juta metrik ton yang sudah kami terima,” papar Bahlil kepada awak media.

Artinya, masih ada kekurangan sekitar 13 juta metrik ton dari total kebutuhan tahunan yang belum terpenuhi. Sisa pasokan ini diharapkan bisa segera masuk seiring dengan kelanjutan proses ekspor batu bara yang juga harus memenuhi kuota DMO. Meski begitu, celah kekurangan ini dinilai cukup riskan di tengah lonjakan konsumsi listrik masyarakat dan industri.

Bahlil menegaskan bahwa kenyataan ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak terkait. Ia meminta manajemen PLN lebih transparan dan proaktif melaporkan stok batu bara secara real-time. Menurutnya, deteksi dini sangat penting agar langkah antisipasi bisa diambil tanpa harus menunggu terjadinya pemadaman bergilir yang merugikan publik.

Dari hasil evaluasi ini, Kementerian ESDM akan memperketat pengawasan terhadap realisasi DMO dan memastikan rantai pasok batu bara ke pembangkit listrik tidak lagi tersendat. Koordinasi antara PLN, pemasok, dan pemerintah pun akan diperkuat untuk mencegah terulangnya krisis pasokan serupa di masa mendatang.

Laporan terbaru dari internal kementerian menunjukkan, meskipun secara hitungan DMO surplus, distribusi dan waktu kedatangan batu bara ke lokasi pembangkit seringkali tidak sesuai jadwal. Hal inilah yang menyebabkan kondisi kritis di lapangan tanpa terpantau secara memadai, sehingga Menko Kemaritiman dan Investasi pun turut menyoroti lemahnya sistem manajemen stok di tubuh PLN.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User