4 Rumah Warga di Ciampea Bogor Rusak Diterjang Angin Kencang

Bogor, Lurusin.com — Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu menyebabkan empat u

Jul 08, 2026 - 04:26
0 1
4 Rumah Warga di Ciampea Bogor Rusak Diterjang Angin Kencang

Bogor, Lurusin.com — Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem itu menyebabkan empat unit rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan beragam.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, kerusakan rumah terjadi akibat dua faktor utama, yakni kekuatan angin yang cukup besar serta kondisi bangunan yang memang sudah lapuk dimakan usia. Material atap yang sudah rapuh tidak mampu menahan terpaan angin, sehingga beberapa bagian rumah ambrol atau rusak parah.

"Disebabkan hujan disertai angin kencang serta kondisi rumah yang sudah lapuk, sehingga mengakibatkan empat unit rumah terdampak kerusakan," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, Selasa (7/7/2026).

Kendati demikian, Adam Hamdani memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah yang terdampak berhasil menyelamatkan diri saat angin kencang mulai menerpa. Kerugian yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan lebih lanjut oleh petugas di lapangan.

Ia menjelaskan, tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Bogor langsung diterjunkan ke lokasi begitu laporan diterima. Mereka melakukan asesmen kerusakan, membantu evakuasi barang-barang warga yang masih bisa diselamatkan, serta mendistribusikan bantuan logistik darurat seperti terpal, makanan siap saji, dan air bersih kepada keluarga yang terdampak. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat terdekat sementara menunggu perbaikan rumah.

Kondisi Desa Cibuntu sendiri dikenal sebagai wilayah yang cukup rawan terhadap bencana alam ketika musim hujan tiba. Banyak rumah warga yang sudah berusia puluhan tahun dengan struktur kayu dan atap genteng tua, sehingga sangat rentan terhadap terpaan angin kencang. BPBD pun mengimbau warga untuk rutin memeriksa kekokohan struktur atap dan segera melaporkan jika ada rumah yang dianggap tidak layak huni agar bisa mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

Adam menambahkan, pihaknya bersama dengan pemerintah desa sedang mengupayakan program rehabilitasi rumah rusak tersebut dengan melibatkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Penanganan saat ini masih bersifat darurat, namun perbaikan permanen diharapkan dapat segera dilaksanakan begitu proses administrasi selesai.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor, selama musim hujan tahun ini. Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi perkembangan cuaca agar dapat mengambil langkah antisipatif. Dengan kondisi tersebut, diharapkan kejadian serupa dapat diminimalisir dan warga lebih siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User