Wawalkot Curhat Tak Diajak Urus Bandung oleh Walkot Farhan

Bandung, Lurusin.com — Wakil Wali Kota Bandung Erwin melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai minimnya peran yang ia jalani sebagai orang nomor dua di Pemerintah Kota Bandung. Erwin secara ter

Jul 08, 2026 - 04:25
0 0
Wawalkot Curhat Tak Diajak Urus Bandung oleh Walkot Farhan

Bandung, Lurusin.com — Wakil Wali Kota Bandung Erwin melontarkan pernyataan mengejutkan mengenai minimnya peran yang ia jalani sebagai orang nomor dua di Pemerintah Kota Bandung. Erwin secara terbuka mengaku tidak pernah dilibatkan dalam urusan pemerintahan oleh Wali Kota Muhammad Farhan.

Pernyataan itu disampaikan Erwin saat ditemui awak media di Balai Kota Bandung, Senin (6/7/2026). Awalnya, Erwin memberikan komentar panjang lebar terkait putusan praperadilan yang menolak permohonannya atas penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dalam kasus dugaan korupsi yang membelitnya. Namun, sesi tanya jawab kemudian bergeser ke isu lain yang tak kalah penting: penanganan potensi kekeringan di Kota Bandung.

Saat wartawan menanyakan sejauh mana keterlibatannya dalam mengantisipasi ancaman kekeringan yang mulai mengintai sejumlah wilayah Bandung, Erwin justru melontarkan curahan hati yang tak terduga.

"Selama ini saya tidak pernah diajak atau dilibatkan oleh Wali Kota Farhan dalam urusan pemerintahan. Saya tidak tahu-menahu soal penanganan kekeringan karena memang tidak pernah dimintai pendapat atau diberi tugas," ujar Erwin dengan nada kecewa.

Pengakuan ini sontak membuka tabir hubungan kerja yang renggang antara dua pemimpin tertinggi di Kota Kembang. Erwin secara blak-blakan menyampaikan bahwa dirinya selama ini hanya menjadi penonton dalam jalannya roda pemerintahan, meski secara konstitusional memiliki tanggung jawab membantu kepala daerah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun Lurusin.com, ketidakharmonisan ini sudah tercium sejak beberapa bulan terakhir. Erwin jarang terlihat mendampingi Wali Kota Farhan dalam acara-acara resmi pemerintahan maupun pengambilan keputusan strategis. Situasi ini diperparah dengan adanya kasus hukum yang menjerat Erwin, yang disebut-sebut semakin menjauhkan posisinya dari lingkaran inti pengambil kebijakan di Pemkot Bandung.

Pengamat pemerintahan menilai kondisi ini bisa berdampak serius terhadap efektivitas tata kelola kota. "Wakil wali kota adalah bagian integral dari kepemimpinan daerah. Jika komunikasi dan kolaborasi tidak berjalan, masyarakat yang akan menjadi korban," ujar sumber yang enggan disebutkan namanya kepada media kami.

Sebelumnya, praperadilan yang diajukan Erwin terkait SP3 kasus korupsinya ditolak oleh Pengadilan Negeri Bandung. Putusan itu memastikan bahwa penyidikan terhadap Erwin tetap berjalan. Dalam pernyataannya usai putusan, Erwin mengeklaim dirinya tidak bersalah dan akan terus melawan melalui jalur hukum yang tersedia.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Wali Kota Muhammad Farhan belum memberikan tanggapan resmi atas curahan hati sang wakil. Publik Bandung kini menunggu klarifikasi dari Farhan mengenai tuduhan tidak pernah melibatkan wakilnya dalam urusan pemerintahan, yang berpotensi menimbulkan krisis kepemimpinan di tubuh eksekutif Kota Bandung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User