Sep 17, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Viral Akun Media Sosial Diduga Tawarkan Jasa Aborsi Ilegal Terbuka

Jagat maya kembali digegerkan oleh temuan akun media sosial yang secara terang-terangan mempromosikan layanan dugaan penghentian kehamilan tanpa izin medis

Viral Akun Media Sosial Diduga Tawarkan Jasa Aborsi Ilegal Terbuka

Jagat maya kembali digegerkan oleh temuan akun media sosial yang secara terang-terangan mempromosikan layanan dugaan penghentian kehamilan tanpa izin medis resmi. Fenomena ini mencuat ke publik setelah tangkapan layar aktivitas akun bernama @dontpanic.co.id diunggah ulang oleh warganet di platform Threads, memicu gelombang kecaman serta kekhawatiran massal terkait keamanan kesehatan reproduksi perempuan.

Investigasi digital mendalam menunjukkan bahwa penyedia jasa ilegal kian agresif memanfaatkan celah algoritma media sosial untuk menjangkau target rentan, mulai dari remaja hingga perempuan yang menghadapi kehamilan tidak direncanakan. Praktik promosi terselubung ini dikemas rapi dengan narasi "solusi cepat dan aman", padahal menyimpan risiko medis fatal bagi para korbannya.

Jejak Digital dan Modus Operasi Pemasaran Gelap

Akun yang menjadi sorotan publik tersebut disinyalir memanfaatkan platform Threads dan Instagram sebagai etalase awal guna menarik atensi korban. Modus operandi sindikat ini tergolong rapi dan terstruktur dalam menyembunyikan identitas asli operasional mereka:

  • Kamuflase Konsultasi: Menggunakan istilah medis terselubung seperti "bantuan telat bulan" atau "pemulihan siklus hormon" untuk menghindari sensor kata kunci otomatis platform.
  • Pengalihan Jalur Komunikasi: Mengarahkan calon pengguna jasa dari kolom komentar publik menuju aplikasi pesan instan terenkripsi seperti WhatsApp atau Telegram.
  • Distribusi Obat Ilegal Tanpa Resep: Menjual paket obat keras golongan misoprostol secara daring tanpa pengawasan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG).
  • Klinik Bayangan: Beberapa jaringan bahkan menawarkan tindakan invasif di lokasi rahasia yang tidak memenuhi standar higienis fasilitas kesehatan.
"Pemberian obat aborsi tanpa indikasi medis resmi dan tanpa pengawasan dokter berisiko memicu pendarahan hebat, perforasi rahim, infeksi sistemik berat atau sepsis, hingga berujung pada kematian."

Kronologi Sorotan Publik terhadap Sindikat Digital

Eskalasi isu ini bergulir cepat di linimasa setelah publik menyadari pola pemasaran yang semakin vulgar di ruang terbuka:

  1. Temuan Awal Warganet: Seorang pengguna media sosial Threads membagikan tangkapan layar unggahan akun @dontpanic.co.id yang mempromosikan jasa terminasi kehamilan secara implisit namun jelas mengarah pada tindakan ilegal.
  2. Viralitas dan Audit Publik: Unggahan tersebut direspons ribuan pengguna lain yang turut membongkar akun-akun sejenis dengan tautan kontak yang mencurigakan.
  3. Pelaporan Massal ke Penegak Hukum: Netizen ramai-ramai menandai akun resmi Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) agar segera memblokir akun bersangkutan.
  4. Penutupan Akun Sementara: Pasca-viral, akun yang dilaporkan terpantau mengubah status privasi atau menghapus postingan kontroversial guna menghilangkan jejak digital.

Jerat Pidana Berlapis bagi Pelaku dan Fasilitator

Praktik aborsi ilegal di Indonesia merupakan tindak pidana berat yang diatur secara tegas dalam perundang-undangan nasional. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, aborsi hanya dapat dilakukan atas indikasi kedaruratan medis yang mengancam nyawa ibu/janin atau terhadap korban tindak pidana perkosaan dengan batas usia kehamilan tertentu.

Pihak yang memfasilitasi, mempromosikan, serta memperjualbelikan obat keras ilegal di ruang siber dapat dijerat pasal berlapis, termasuk pelanggaran UU ITE terkait distribusi informasi terlarang serta pasal pembunuhan berencana apabila tindakan malapraktik tersebut menyebabkan hilangnya nyawa korban. Penegakan hukum yang tegas terhadap rantai pasok obat dan sindikat daring menjadi tuntutan mendesak guna memutus siklus eksploitasi di dunia maya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS sinta-pradana

Fact-Check Editor. Verifikator bersertifikasi IFCN. Memeriksa klaim viral dan disinformasi.

Comments (0)

User