Verifikasi Klaim Ahli Gizi IPB Promosikan Obat Pelangsing

Berdasarkan verifikasi tim Lurusin, konten yang menyatakan bahwa seorang ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mempromosikan obat pelangsing telah beredar melalui iklan media sosial dan sejuml...

Verifikasi Klaim Ahli Gizi IPB Promosikan Obat Pelangsing

Berdasarkan verifikasi tim Lurusin, konten yang menyatakan bahwa seorang ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mempromosikan obat pelangsing telah beredar melalui iklan media sosial dan sejumlah situs penjualan daring. Pemeriksaan forensik terhadap bukti digital, penelusuran sumber resmi, serta konfirmasi institusional menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak akurat. Rating akhir pemeriksaan: HOAX.

Klaim yang Beredar

Konten yang diperiksa berupa unggahan iklan yang menampilkan foto seorang akademisi IPB bergelar guru besar di bidang ilmu gizi. Foto tersebut disertai narasi bahwa yang bersangkutan merekomendasikan sebuah produk pelangsing berbentuk kapsul yang diklaim mampu menurunkan berat badan secara signifikan dalam waktu singkat tanpa perubahan pola makan. Narasi iklan turut mencantumkan logo institusi dan gelar akademik untuk membangun kredibilitas semu di mata konsumen.

Klaim: seorang guru besar ilmu gizi IPB merekomendasikan dan mempromosikan obat pelangsing tertentu. Fakta: tidak ditemukan satu pun pernyataan resmi, publikasi ilmiah, atau dokumentasi kredibel yang mendukung klaim tersebut.

Metodologi Verifikasi

Tim Lurusin menempuh empat tahap pemeriksaan. Pertama, penelusuran citra menggunakan teknik pencarian gambar terbalik untuk mengidentifikasi sumber asli foto yang digunakan. Kedua, penelusuran kanal resmi institusi, meliputi situs resmi IPB, laman departemen terkait, serta akun media sosial terverifikasi milik universitas dan akademisi yang namanya dicatut. Ketiga, pemeriksaan basis data registrasi produk pada laman resmi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Keempat, peninjauan literatur ilmiah mengenai klaim khasiat yang dicantumkan dalam materi iklan.

Temuan Fakta

Hasil pencarian gambar terbalik menunjukkan bahwa foto yang digunakan dalam iklan identik dengan foto profil resmi yang dipublikasikan di laman kepegawaian universitas. Bukti ini mengindikasikan bahwa gambar diambil tanpa izin dan dikontekstualisasikan ulang untuk keperluan komersial — pola yang konsisten dengan praktik pencatutan identitas akademisi.

Penelusuran kanal resmi tidak menemukan satu pun pernyataan, wawancara, maupun publikasi di mana akademisi tersebut mempromosikan produk pelangsing mana pun. Sebaliknya, klarifikasi yang diterbitkan melalui kanal resmi universitas menegaskan bahwa pihak kampus tidak pernah memberikan endorsement komersial terhadap produk penurun berat badan, dan penggunaan nama serta foto sivitas akademika dalam iklan tersebut dilakukan tanpa persetujuan.

Pemeriksaan terhadap basis data BPOM menemukan bahwa produk yang diiklankan tidak memiliki nomor registrasi yang valid pada kategori obat. Data menunjukkan produk sejenis yang beredar dengan merek berganti-ganti umumnya terdaftar sebagai suplemen, bukan obat, sehingga klaim khasiat terapeutik dalam iklan bertentangan dengan ketentuan regulasi. Klaim penurunan berat badan drastis tanpa intervensi diet juga bertentangan dengan konsensus ilmiah: literatur kedokteran menegaskan bahwa penurunan berat badan yang aman memerlukan defisit kalori melalui pengaturan pola makan dan aktivitas fisik, bukan konsumsi kapsul semata.

Analisis Pola Penyebaran

Pencatutan nama akademisi untuk promosi produk kesehatan bukan fenomena baru. Modus yang sama berulang kali ditemukan: foto resmi diambil dari laman institusi, gelar akademik ditampilkan untuk membangun otoritas palsu, dan testimoni fiktif ditambahkan untuk memperkuat ilusi kredibilitas. Data penyebaran menunjukkan praktik ini menargetkan konsumen yang mencari solusi cepat dan cenderung mempercayai afiliasi institusi pendidikan tinggi. Pola ini menyesatkan secara struktural dan terindikasi dilakukan secara terorganisir.

Kesimpulan

Berdasarkan keseluruhan bukti yang terkumpul, klaim bahwa ahli gizi IPB mempromosikan obat pelangsing adalah HOAX. Faktanya adalah: foto digunakan tanpa izin, tidak ada pernyataan endorsement yang dapat diverifikasi, institusi telah membantah keterlibatan apa pun, dan produk yang diiklankan tidak memiliki legitimasi registrasi sebagai obat. Lurusin mengimbau publik untuk tidak membeli produk kesehatan berdasarkan iklan yang mencatut nama akademisi, serta memverifikasi status registrasi produk melalui kanal resmi BPOM sebelum melakukan pembelian. Konten semacam ini layak dilaporkan agar tidak terus menyesatkan konsumen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Editor Investigasi. Pemenang penghargaan jurnalisme investigasi. Spesialisasi: korupsi, kolusi, dan maladministrasi.

Comments (0)

User