Sutanto: Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1986–1991) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional
Sutanto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1986–1991), ia memimpin salah satu institusi vital negara
Sutanto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1986–1991), ia memimpin salah satu institusi vital negara yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Sutanto menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai pada akhir 1980-an di bawah Menteri Keuangan Radius Prawiro dan J.B. Sumarlin. Ia memimpin DJBC pada periode deregulasi besar-besaran yang mencakup reformasi sistem kepabeanan melalui Paket Kebijakan 1985 dan 1988. Di era kepemimpinannya, DJBC mulai mengadopsi teknologi komputer untuk sistem manifest dan administrasi kepabeanan. Ia juga memperkuat fungsi intelijen Bea Cukai untuk memberantas penyelundupan tekstil dan elektronik yang marak pada periode tersebut.
Perjalanan Karir
Meniti karir di lingkungan DJBC, Sutanto mengawali pengabdiannya dari jabatan pelaksana hingga mencapai puncak kepemimpinan. Pengalaman lapangan yang panjang dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan memberinya perspektif komprehensif tentang tantangan di sektor ini.
Program dan Inovasi
Di era kepemimpinan Sutanto, DJBC meluncurkan berbagai program strategis. Modernisasi sistem kepabeanan, penguatan pengawasan perdagangan ilegal, dan peningkatan pelayanan menjadi prioritas utama. Operasi pemberantasan penyelundupan dan rokok ilegal menjadi salah satu fokus penegakan hukum yang intensif dilakukan.
Dinamika Sektor Cukai
Sektor cukai, terutama cukai hasil tembakau, menjadi salah satu isu paling dinamis yang dihadapi. Sutanto terlibat dalam perumusan kebijakan tarif cukai yang menyeimbangkan antara penerimaan negara, pengendalian konsumsi, dan keberlanjutan industri.
Warisan dan Pengaruh
Kontribusi Sutanto bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan kerja sama internasional di bidang kepabeanan. Jejak kepemimpinannya menjadi fondasi bagi transformasi DJBC menuju institusi kepabeanan kelas dunia.
Lurusin.com — menyajikan profil tokoh perpajakan dan kepabeanan Indonesia secara faktual.
Comments (0)