Spanyol Kalahkan Belgia 2-1 di 16 Besar Piala Dunia 2026
Tim nasional Spanyol berhasil memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Sabtu (11/7) d...
Tim nasional Spanyol berhasil memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Belgia dengan skor 2-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Sabtu (11/7) dini hari WIB. Dua gol La Roja dicetak oleh Lamine Yamal dan Pedri, sementara Belgia sempat menyamakan kedudukan lewat Romelu Lukaku. Pertandingan berjalan sengit sejak menit pertama dengan kedua tim menampilkan permainan menyerang.
Jalannya Babak Pertama: Spanyol Dominan, Belgia Mengejutkan
Pelatih Luis de la Fuente menurunkan skuad terbaik dengan formasi 4-3-3 yang mengandalkan kecepatan Nico Williams dan Lamine Yamal di sayap. Sementara itu, Belgia di bawah asuhan Domenico Tedesco memilih pendekatan lebih hati-hati dengan 3-4-2-1, mengandalkan Lukaku sebagai ujung tombak. Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi Spanyol memaksa Belgia bermain di area pertahanan sendiri pada 15 menit pertama.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-23. Berawal dari umpan terobosan akurat Pedri, Lamine Yamal yang menusuk dari sisi kanan berhasil melepaskan tembakan keras ke sudut kiri gawang yang dikawal Koen Casteels. Skor berubah menjadi 1-0. Tertinggal, Belgia perlahan keluar dari tekanan. Mereka mulai membangun serangan melalui Kevin De Bruyne yang menjadi motor kreativitas di lini tengah. Hasilnya, pada menit ke-38, Romelu Lukaku berhasil menyamakan skor setelah memanfaatkan umpan silang De Bruyne dengan sundulan akurat yang tak mampu dijangkau Unai Simón. Kedudukan 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.
Babak Kedua: Gol Kemenangan dan Pertahanan Disiplin
Memasuki babak kedua, Spanyol langsung meningkatkan intensitas serangan. Pelatih De la Fuente memasukkan Gavi menggantikan Fabián Ruiz untuk menambah energi di lini tengah. Dominasi penguasaan bola Spanyol yang mencapai 62% sepanjang laga membuat Belgia semakin tertekan. Pertahanan rapat Belgia yang dikomandoi Wout Faes dan Zeno Debast beberapa kali mampu meredam peluang emas dari Alvaro Morata dan Dani Olmo.
Titik balik terjadi pada menit ke-71. Kerja sama apik antara Pedri dan Williams di sisi kiri berhasil membongkar pertahanan Belgia. Williams memberikan umpan tarik ke kotak penalti, dan Pedri yang datang dari lini kedua melepaskan tembakan first-time yang menghujam pojok gawang. Gol ini menjadi gol kemenangan Spanyol. Tertinggal 1-2, Belgia mencoba meningkatkan daya dobrak dengan memasukkan Lois Openda dan Dodi Lukebakio. Namun, pertahanan disiplin Spanyol yang digalang Aymeric Laporte dan Pau Cubarsí mampu mementahkan setiap upaya serangan, termasuk peluang emas De Bruyne pada menit ke-85 yang masih melambung tipis di atas mistar.
Statistik dan Reaksi Pasca Pertandingan
Data statistik mencatat Spanyol unggul dalam penguasaan bola (62% berbanding 38%), total tembakan (14 berbanding 8), dan umpan sukses (587 berbanding 346). Namun, Belgia justru memiliki empat tembakan tepat sasaran, sementara Spanyol hanya tiga. Kevin De Bruyne menjadi pemain Belgia dengan kreasi peluang terbanyak (4 key passes), namun lini belakang Spanyol tampil solid dengan total 21 sapuan dan 12 intersepsi.
Usai pertandingan, De la Fuente memuji karakter bertarung para pemainnya. "Mereka menunjukkan mentalitas juara. Belgia tim kuat, tapi kami berhasil mengendalikan pertandingan. Pedri dan Yamal luar biasa malam ini," ujarnya dalam konferensi pers. Sementara itu, Domenico Tedesco mengakui keunggulan lawan. "Kami sudah berusaha maksimal, tapi Spanyol lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Selamat untuk mereka," katanya singkat.
Kemenangan ini membawa Spanyol lolos ke perempat final menanti pemenang antara Portugal dan Jepang yang baru akan bertanding hari yang sama. Sementara Belgia harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen yang diharapkan bisa membawa mereka berbicara banyak. Dengan hasil ini, Spanyol semakin menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Comments (0)