Seorang siswi SMAN 6 Jakarta, Neisha Amalia Evrian Putri (16), meninggal dunia dalam kecelakaan tragis yang dipicu kabel
Kenneth, yang merupakan politisi dari Fraksi PDI Perjuangan, mendesak agar dilakukan audit total terhadap seluruh jaringan kabel udara di Ibu Kota tanpa terkecuali. Menurutnya, semrawutnya tata kelol
Kenneth, yang merupakan politisi dari Fraksi PDI Perjuangan, mendesak agar dilakukan audit total terhadap seluruh jaringan kabel udara di Ibu Kota tanpa terkecuali. Menurutnya, semrawutnya tata kelola kabel yang menjuntai, melintang, dan tidak tertata rapi di banyak titik Jakarta merupakan bom waktu yang setiap saat dapat memakan korban jiwa.
Alarm Keras bagi Jakarta
Dalam keterangannya yang diperoleh media kami, Selasa (23/6/2026), Kenneth menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban, namun ia menegaskan bahwa duka ini harus menjadi momentum untuk bertindak tegas.
"Saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Namun di balik duka ini, ada persoalan serius yang harus dibenahi. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, melainkan indikasi adanya kelalaian dalam pengelolaan infrastruktur utilitas yang berpotensi membahayakan masyarakat," tegas Kenneth.
Ia menambahkan bahwa peristiwa yang menimpa Neisha adalah alarm keras bagi Jakarta atas gagalnya pengawasan dan buruknya tata kelola utilitas yang semrawut. Kenneth menyoroti bahwa masalah kabel udara ini sejatinya sudah menjadi keluhan warga sejak lama, namun penanganannya kerap kali setengah hati dan tidak tuntas.
Sebelumnya, laporan mengungkapkan bahwa kecelakaan yang menimpa siswi berprestasi itu terjadi saat ia melintas di kawasan Jalan Leuser. Diduga, kabel yang menjuntai rendah mengenai bagian tubuh atau kendaraannya sehingga menyebabkan korban kehilangan kendali. Tragedi ini pun menjadi viral dan menuai kemarahan warganet yang mempertanyakan kinerja Pemprov DKI dan instansi terkait dalam menertibkan kabel-kabel liar di Jakarta.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemprov DKI Jakarta maupun operator utilitas yang kabelnya diduga menjadi penyebab kecelakaan. Namun, desakan publik dan DPRD kian menguat agar pihak berwenang segera turun tangan melakukan penertiban dan memberikan sanksi tegas kepada operator yang lalai dalam mengamankan kabelnya.
Kenneth juga berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga ada perubahan nyata demi keselamatan warga Jakarta di masa mendatang.
Comments (0)