Sandiaga Uno Dukung Pengembangan Keterampilan di Mula Learning Center
Jakarta, 6 September 2025 – Sabtu lalu, kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi saksi kehadiran Sandiaga Uno, pendiri Sandination, di Mula Learning Center, Jalan Baru, Kebayoran Lama Utara....
Jakarta, 6 September 2025 – Sabtu lalu, kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi saksi kehadiran Sandiaga Uno, pendiri Sandination, di Mula Learning Center, Jalan Baru, Kebayoran Lama Utara. Kedatangannya bukan untuk urusan bisnis semata, melainkan sebagai wujud komitmen terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat jalur pendidikan nonformal.
Menjawab Tantangan Zaman
Sandination, yang selama ini dikenal sebagai entitas yang fokus pada inovasi dan pemberdayaan, melihat Mula Learning Center sebagai mitra strategis. Lembaga pelatihan ini menawarkan berbagai program keterampilan, mulai dari penguasaan perangkat lunak kreatif, pengembangan aplikasi, hingga literasi digital tingkat lanjut. Dalam pertemuan tersebut, Sandiaga Uno menekankan bahwa penguasaan teknologi harus dibarengi dengan mentalitas tangguh dan daya cipta. “Kita tidak bisa hanya menjadi konsumen teknologi. Anak-anak muda harus didorong menjadi pencipta solusi,” ujarnya di hadapan puluhan peserta pelatihan yang hadir.
Ia juga menyampaikan bahwa transformasi digital membuka peluang baru, tetapi juga menuntut kecepatan adaptasi. Oleh karena itu, pusat-pusat pelatihan seperti Mula Learning Center dinilai krusial dalam menjembatani kesenjangan antara kurikulum formal dan kebutuhan industri yang terus berubah.
Sesi Berbagi dan Inspirasi
Kunjungan berlangsung dalam suasana interaktif. Sandiaga Uno tak hanya memberikan sambutan, tetapi juga terlibat dalam diskusi santai bersama para instruktur dan peserta. Beberapa peserta berbagi cerita tentang perjalanan mereka mengasah kemampuan desain grafis dan pemrograman. Mendengar hal itu, Sandiaga mengaku optimistis bahwa masa depan Indonesia berada di tangan yang tepat, asalkan mereka tidak berhenti belajar dan beradaptasi.
Dalam sesi tanya jawab, ia menekankan pentingnya membangun jejaring dan portofolio sejak dini. “Jangan ragu untuk memulai dari hal kecil. Setiap karya yang kalian hasilkan adalah aset. Dari sinilah nanti jalan menuju kemandirian ekonomi akan terbuka,” tambahnya. Pesan tersebut disambut antusias, terlihat dari banyaknya peserta yang mencatat dan mengajukan pertanyaan lanjutan.
Kolaborasi untuk Masa Depan
Pihak pengelola Mula Learning Center, yang diwakili oleh Direktur Program, menyambut baik kehadiran Sandiaga Uno. Mereka berharap kunjungan ini dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, terutama dalam penyediaan beasiswa pelatihan dan akses ke mentor dari kalangan profesional. “Kami memiliki visi yang sejalan, yaitu mencetak talenta-talenta yang siap berkontribusi di era digital. Dukungan dari tokoh seperti Pak Sandiaga tentu akan mempercepat misi kami,” ujar sang direktur dalam keterangan terpisah.
Sandination sendiri memang telah lama aktif dalam program tanggung jawab sosial perusahaan yang berfokus pada pendidikan. Beberapa waktu lalu, Sandination meluncurkan inisiatif dana hibah untuk pelatihan coding bagi kaum muda di daerah-daerah dengan akses teknologi terbatas. Kunjungan ke Mula Learning Center disebut-sebut sebagai bagian dari perluasan program serupa di Jabodetabek.
Dampak dan Harapan
Para peserta mengaku mendapatkan suntikan motivasi yang besar. “Biasanya kami hanya belajar mandiri lewat tutorial daring. Tapi mendengar langsung pengalaman Pak Sandiaga membuat saya semakin yakin bahwa apa yang saya pelajari akan berguna nanti,” kata salah satu peserta yang tengah mendalami pengembangan web. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran figur publik dengan pengalaman nyata di dunia usaha mampu memberikan daya dorong yang tidak bisa diberikan oleh modul pelatihan semata.
Kunjungan tersebut juga menegaskan kembali bahwa sinergi antara swasta, lembaga pelatihan, dan individu merupakan kunci untuk membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan. Sandiaga Uno menutup kegiatan dengan berkeliling ke setiap ruang kelas dan menyaksikan langsung hasil karya peserta, mulai dari poster digital hingga prototipe aplikasi sederhana. Ia pun berjanji akan menjajaki kemungkinan magang di perusahaan rintisan binaan Sandination bagi para lulusan terbaik Mula Learning Center.
Dengan berakhirnya kunjungan tersebut pada Sabtu (6/9/2025), publik kini menantikan realisasi dari rencana kolaborasi yang telah dibahas. Apakah akan ada program beasiswa baru? Atau mungkin kompetisi inovasi yang disponsori Sandination? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti: perhatian terhadap pendidikan keterampilan telah mendapatkan momentum yang lebih kuat berkat langkah nyata para pemimpin yang tidak hanya bicara, tetapi juga bertindak di lapangan.
Comments (0)