Salamoen Soemarto: Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1967–1973) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional

Salamoen Soemarto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1967–1973), ia memimpin salah satu institusi vi

Jul 16, 2026 - 06:57
0 0
Salamoen Soemarto: Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1967–1973) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional

Salamoen Soemarto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1967–1973), ia memimpin salah satu institusi vital negara yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Salamoen Soemarto menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai pada masa awal Orde Baru selama enam tahun. Lulusan akademi kepabeanan ini memimpin DJBC ketika Indonesia mulai membuka diri terhadap investasi asing dan membutuhkan sistem kepabeanan yang efisien. Di bawah kepemimpinannya, DJBC memperkuat unit patroli laut dan modernisasi pergudangan di pelabuhan-pelabuhan utama. Ia juga mengawal implementasi kebijakan fasilitas fiskal untuk menarik modal asing sesuai Undang-Undang Penanaman Modal Asing 1967.

Perjalanan Karir

Meniti karir di lingkungan DJBC, Salamoen Soemarto mengawali pengabdiannya dari jabatan pelaksana hingga mencapai puncak kepemimpinan. Pengalaman lapangan yang panjang dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan memberinya perspektif komprehensif tentang tantangan di sektor ini.

Program dan Inovasi

Di era kepemimpinan Salamoen Soemarto, DJBC meluncurkan berbagai program strategis. Modernisasi sistem kepabeanan, penguatan pengawasan perdagangan ilegal, dan peningkatan pelayanan menjadi prioritas utama. Operasi pemberantasan penyelundupan dan rokok ilegal menjadi salah satu fokus penegakan hukum yang intensif dilakukan.

Dinamika Sektor Cukai

Sektor cukai, terutama cukai hasil tembakau, menjadi salah satu isu paling dinamis yang dihadapi. Salamoen Soemarto terlibat dalam perumusan kebijakan tarif cukai yang menyeimbangkan antara penerimaan negara, pengendalian konsumsi, dan keberlanjutan industri.

Warisan dan Pengaruh

Kontribusi Salamoen Soemarto bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan kerja sama internasional di bidang kepabeanan. Jejak kepemimpinannya menjadi fondasi bagi transformasi DJBC menuju institusi kepabeanan kelas dunia.

Lurusin.com — menyajikan profil tokoh perpajakan dan kepabeanan Indonesia secara faktual.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User