Safari di Lampung, Jokowi Dianugerahi Gelar Adat "Baginda Pemuka Bangsa"
Hari kedua safari politik di Provinsi Lampung membawa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kota Bandar Lampung. Kunjungan tersebut menjadi istimewa karena Jokowi menerima gelar
Hari kedua safari politik di Provinsi Lampung membawa Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), ke Kota Bandar Lampung. Kunjungan tersebut menjadi istimewa karena Jokowi menerima gelar adat dari masyarakat Lampung Pepadun.
Berdasarkan pantauan media kami di lapangan, prosesi pemberian gelar adat tersebut berlangsung di Rumah Adat Kedatun Keagungan, Bandar Lampung, pada Sabtu pagi. Gelar adat yang disematkan kepada Jokowi adalah "Baginda Pemuka Bangsa"—sebuah penghargaan tertinggi yang merepresentasikan pengakuan atas kepemimpinan dan dedikasi untuk persatuan bangsa.
Rangkaian Prosesi Sakral
Pemberian gelar adat ini tidak dilakukan secara seremonial singkat, melainkan melalui beberapa tahapan ritual yang sarat makna. Rangkaian dimulai dengan Musyawarah Keluarga yang dalam bahasa setempat disebut Nuwang. Ini merupakan forum pertemuan para tetua adat untuk membahas dan menyepakati pemberian gelar.
Selanjutnya, digelar prosesi Nguruk Di Way, sebuah ritual sakral pengambilan air suci dari sumber mata air yang dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Air suci ini digunakan dalam berbagai bagian upacara adat, melambangkan penyucian dan pemberkatan. Puncaknya adalah ritual Cakak Pepadun, yaitu prosesi menaiki singgasana adat yang menjadi simbol pengangkatan status seseorang dalam tatanan adat Lampung.
“Gelar Baginda Pemuka Bangsa ini adalah gelar tertinggi yang diberikan kepada pemimpin yang dianggap telah membawa Indonesia ke arah yang lebih baik, menjunjung tinggi persatuan, dan memajukan kesejahteraan rakyat,” ujar seorang tetua adat dalam sambutannya seperti disampaikan dalam laporan media kami.
Masyarakat yang hadir tampak antusias menyaksikan prosesi tersebut. Jokowi, yang mengenakan pakaian adat Lampung lengkap dengan aksesori keemasan, mengikuti setiap tahapan dengan khidmat. Kehadirannya di tengah masyarakat adat Lampung Pepadun ini juga merupakan bagian dari rangkaian safari yang dilakukannya pasca-masa jabatan presiden, yang semakin menegaskan kedekatannya dengan berbagai komunitas tradisional di Indonesia.
Gelar adat ini menambah panjang daftar penghargaan adat yang diterima Jokowi dari berbagai suku dan daerah di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa meski tidak lagi menjabat sebagai presiden, pengaruh dan kepercayaan masyarakat terhadapnya tetap kuat, terutama di kalangan akar rumput dan komunitas adat yang melihatnya sebagai pemersatu bangsa.
Comments (0)