Profil I Kadek Andre Nuaba: Akademisi Muda di Hubungan Internasional Unsri

Palembang – Dunia akademik di Sumatera Selatan kembali mendapat suntikan semangat dari sosok muda yang kini aktif sebagai tenaga pengajar di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu ...

Jul 12, 2026 - 10:37
0 0
Profil I Kadek Andre Nuaba: Akademisi Muda di Hubungan Internasional Unsri

Palembang – Dunia akademik di Sumatera Selatan kembali mendapat suntikan semangat dari sosok muda yang kini aktif sebagai tenaga pengajar di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya. Ia adalah I Kadek Andre Nuaba. Meski belum banyak diketahui publik luas, perjalanan intelektual dan kontribusinya dalam kajian hubungan internasional mulai mencuri perhatian di kalangan internal kampus.

Latar Belakang Pendidikan dan Awal Ketertarikan pada Dunia Global

I Kadek Andre Nuaba menamatkan pendidikan sarjananya di bidang Hubungan Internasional dari salah satu universitas negeri ternama di Indonesia. Kecintaannya pada isu-isu lintas batas sudah tumbuh sejak masa remaja, ketika ia gemar mengikuti berita tentang diplomasi dan geopolitik kawasan. Setelah meraih gelar sarjana, ia melanjutkan studi magister dengan konsentrasi studi keamanan dan politik internasional. Minatnya mengerucut pada dinamika kawasan Indo-Pasifik, terutama menyangkut peran negara menengah dalam arsitektur keamanan regional.

Sejumlah kolega menyebut Andre sebagai pribadi yang tekun dan analitis. “Dia tidak sekadar membaca realitas internasional, tetapi selalu mencari benang merah antara teori dan praktik di lapangan,” ungkap seorang rekan dosen yang enggan disebutkan namanya. Bekal akademik itu kini ia tularkan kepada mahasiswa Unsri melalui metode pengajaran yang mengedepankan diskusi kritis dan studi kasus mutakhir.

Karier Akademik dan Riset Terkini

Bergabung dengan Universitas Sriwijaya sejak beberapa tahun terakhir, I Kadek Andre Nuaba aktif mengampu mata kuliah seperti Teori Hubungan Internasional, Politik Luar Negeri, dan Keamanan Internasional. Selain mengajar, ia juga terlibat dalam sejumlah proyek penelitian yang didanai oleh internal kampus maupun hibah kompetitif. Salah satu risetnya yang tengah berjalan mengkaji dampak rivalitas kekuatan besar terhadap stabilitas maritim di Asia Tenggara, sebuah topik yang krusial mengingat posisi strategis Indonesia.

Ia juga rajin mempublikasikan pemikirannya di jurnal nasional terakreditasi. Publikasi terbarunya mengupas strategi Indonesia dalam menghadapi persaingan investasi di era perang dagang. Dengan pendekatan kualitatif dan wawancara mendalam, ia memotret bagaimana aktor non-negara turut membentuk kebijakan luar negeri. Hasil riset itu kini menjadi bahan bacaan tambahan bagi mahasiswa yang tertarik pada diplomasi ekonomi.

Metode Pengajaran yang Interaktif dan Kontekstual

Di ruang kelas, I Kadek Andre Nuaba dikenal sebagai dosen yang tidak monoton. Ia kerap menggabungkan perkuliahan konvensional dengan simulasi sidang PBB, debat kebijakan, serta analisis kasus terkini. Menurutnya, mahasiswa hubungan internasional harus mampu memahami teori sekaligus mengasah keterampilan negosiasi dan penyusunan argumen. “Era digital menuntut lulusan HI yang adaptif dan melek data, bukan sekadar hafal nama perjanjian,” ujarnya dalam sebuah forum diskusi mahasiswa.

Dalam satu sesi kuliah tentang organisasi internasional, Andre menantang mahasiswanya untuk merancang proposal reformasi Dewan Keamanan PBB. Aktivitas ini mendapat respons positif karena memaksa peserta didik berpikir seperti diplomat sungguhan. Pendekatan semacam ini sejalan dengan visi Unsri untuk melahirkan sarjana yang siap bersaing di level global.

Pandangan tentang Hubungan Internasional Kontemporer

Ketika dimintai pandangannya mengenai isu terkini, I Kadek Andre Nuaba menyoroti pentingnya multilateralisme inklusif. Ia menilai tatanan global pasca-pandemi semakin rapuh karena menguatnya unilateralisme dan proteksionisme. Indonesia, katanya, harus cerdik memanfaatkan forum G20, ASEAN, dan KTT bilateral untuk memperjuangkan kepentingan nasional tanpa terjebak dalam blok kekuatan tertentu.

Ia juga mengamati fenomena digital diplomacy sebagai arena baru yang belum dimaksimalkan oleh banyak negara. Konsep diplomasi algoritmik, di mana big data digunakan untuk memprediksi respons internasional, menjadi salah satu fokus perhatiannya. Meski terkesan teknis, Andre percaya bahwa pemahaman atas teknologi akan menentukan masa depan hubungan antarnegara.

Komitmen pada Pengembangan Mahasiswa

Di luar jam mengajar, I Kadek Andre Nuaba kerap meluangkan waktu membimbing mahasiswa yang hendak mengikuti kompetisi debat atau lomba karya tulis ilmiah. Beberapa anak bimbingannya berhasil menembus kompetisi tingkat nasional, sebuah prestasi yang membanggakan Program Studi Hubungan Internasional Unsri. Bagi Andre, kampus bukan sekadar tempat transfer pengetahuan, melainkan laboratorium untuk mencetak agen perubahan.

Ia juga membuka ruang konsultasi bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan akademik maupun non-akademik. Sifat rendah hati dan komunikatif membuatnya mudah didekati. “Pak Andre itu asik, tapi tetap tegas kalau soal deadline dan kualitas paper,” ujar salah satu mahasiswi semester lima yang pernah mengambil mata kuliahnya.

Harapan dan Rencana ke Depan

Ke depan, I Kadek Andre Nuaba bertekad melanjutkan studi doktoral untuk memperdalam kajian keamanan maritim. Ia juga berencana memperluas jejaring riset dengan universitas luar negeri, khususnya di kawasan Pasifik. Dengan rekam jejak yang mulai terbangun, banyak pihak berharap ia mampu membawa program studi Hubungan Internasional Unsri semakin dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Secara personal, ia mengaku ingin terus berkontribusi bagi almamater dan negara melalui jalur intelektual. “Ilmu hubungan internasional itu bukan hanya tentang memahami perang atau perjanjian, tetapi tentang bagaimana kita bisa menciptakan perdamaian yang berkelanjutan,” tutupnya. Sosok tenang dan penuh kalkulasi ini tampaknya akan menjadi salah satu aset berharga Universitas Sriwijaya dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User