Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Profesor: Beasiswa dan Dana Riset dari Laba BUMN

Presiden Prabowo Subianto menerima daftar usulan dan pertanyaan dari kalangan profesor serta rektor berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri penutupan Sarasehan

Jul 07, 2026 - 23:33
0 0
Presiden Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Profesor: Beasiswa dan Dana Riset dari Laba BUMN

Presiden Prabowo Subianto menerima daftar usulan dan pertanyaan dari kalangan profesor serta rektor berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, pada Minggu (28/6/2026).

Menurut laporan yang dihimpun media kami, sejumlah usulan penting tertuang dalam dokumen yang diterima Kepala Negara. Dua di antaranya menjadi sorotan: pemberian beasiswa doktor bagi dosen serta alokasi dana riset yang bersumber dari laba Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Usulan Strategis untuk Kemajuan Akademik

Para akademisi meminta pemerintah mendorong program beasiswa S3 bagi para pengajar di perguruan tinggi. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia, khususnya di bidang sains dan teknologi. Selain itu, pemanfaatan keuntungan BUMN sebagai pundi dana riset dinilai sebagai terobosan untuk mengatasi keterbatasan anggaran penelitian di tanah air.

"Saudara-saudara, saya sangat berterima kasih. Sepintas saya baca tadi, saya dengar banyak usul yang sangat baik, sangat masuk akal, dan akan segera kita tindak lanjuti," ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya, seraya memegang kertas daftar usulan.

Pemerintah Siapkan Tindak Lanjut

Presiden menegaskan bahwa sejumlah usulan tersebut akan menjadi perhatian serius pemerintah. Meski belum memerinci langkah konkretnya, ia mengisyaratkan komunikasi intensif dengan kementerian terkait akan segera dilakukan. Dukungan terhadap dunia pendidikan dan riset menjadi salah satu pilar visi Presiden untuk mendorong Indonesia menjadi negara berdaulat secara teknologi.

Sarasehan KSTI 2026 sendiri menjadi wadah pertemuan antara pemangku kebijakan, akademisi, dan pelaku industri. Ajang ini diharapkan mampu menjembatani dunia sains dengan kebutuhan industri nasional. Dengan adanya respons cepat dari Presiden, para akademisi menyambut optimistis potensi perubahan kebijakan di sektor pendidikan tinggi dan inovasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Verifikator. Memverifikasi klaim viral via sumber terbuka.

Comments (0)

User