Prabowo dan Modi Bahas Peningkatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). P

Jul 08, 2026 - 15:32
0 0
Prabowo dan Modi Bahas Peningkatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan bilateral ini menjadi tonggak penting penguatan hubungan Indonesia-India di tengah dinamika geopolitik kawasan dan komitmen memperdalam kerja sama konkret.

Kunjungan Kenegaraan di Istana Merdeka

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, PM Modi tiba di Istana Merdeka pada pukul 10.00 WIB dan disambut upacara kenegaraan lengkap dengan dentuman meriam 21 kali. Kedua pemimpin kemudian melakukan sesi foto bersama, dilanjutkan dengan pertemuan tatap muka terbatas (tête-à-tête) dan pertemuan bilateral yang melibatkan delegasi kedua negara. Turut mendampingi Presiden Prabowo antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, serta Menteri Pertahanan.

Fokus Utama: Ekonomi, Pertahanan, dan Konektivitas

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis meliputi:

  • Perdagangan dan Investasi: Peningkatan volume perdagangan bilateral yang pada 2025 tercatat sekitar USD 38 miliar. Indonesia mendorong akses pasar lebih luas untuk produk sawit, tekstil, dan komponen otomotif, sementara India tertarik memperluas investasi di sektor infrastruktur digital dan farmasi.
  • Kerja Sama Pertahanan: Pembahasan menyentuh rencana latihan militer bersama (Garuda Shakti) yang lebih kompleks, pengembangan industri pertahanan, dan patroli terkoordinasi di titik-titik strategis Samudra Hindia.
  • Konektivitas Maritim dan Digital: Penguatan konektivitas pelabuhan antara Sabang dan Kepulauan Andaman-Nikobar, serta kerja sama pembangunan pusat data dan kabel serat optik bawah laut yang menghubungkan kawasan ASEAN dengan Asia Selatan.
  • Kesehatan dan Farmasi: Indonesia meminta dukungan transfer teknologi vaksin dan pengembangan bahan baku obat (API) dari India sebagai salah satu produsen farmasi terbesar dunia.

Penandatanganan Dokumen Kerja Sama

Di akhir sesi bilateral, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan enam nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama, yang mencakup:

  • Kerja sama pembangunan infrastruktur digital di Ibu Kota Nusantara (IKN);
  • Peningkatan kerja sama pendidikan dan riset melalui program pertukaran ilmuwan;
  • Pengakuan sertifikasi halal secara timbal balik untuk mempermudah perdagangan produk farmasi dan pangan;
  • Kerangka kerja sama energi terbarukan, khususnya pengembangan energi surya dan hidrogen hijau.

Pernyataan Pers Kedua Pemimpin

Dalam konferensi pers bersama, Presiden Prabowo menekankan pentingnya momentum ini.

“Kita memasuki babak baru hubungan Indonesia-India. Kemitraan ini bukan hanya soal angka perdagangan, tetapi juga membangun arsitektur stabilitas dan kesejahteraan di kawasan Indo-Pasifik,” ujar Presiden Prabowo dikutip dari tayangan langsung Sekretariat Presiden.

Sementara itu, PM Modi menegaskan, “Indonesia adalah mitra utama India di ASEAN. Kami akan bekerja sama erat memastikan kawasan ini tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi global.”

Langkah ke Depan

Kedua pemimpin sepakat meningkatkan mekanisme dialog tingkat menteri menjadi Strategic Partnership Dialogue yang akan dilaksanakan setiap dua tahun. Kunjungan ini juga menjadi persiapan menuju KTT ASEAN-India yang dijadwalkan berlangsung di Bali pada kuartal keempat 2026.

Dengan kunjungan ini, hubungan diplomatik Indonesia-India yang telah berusia 77 tahun diharapkan semakin kokoh dan memberi manfaat nyata bagi kedua negara dan kawasan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User