Sep 11, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Polres Buleleng Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong Berbekal Rekaman CCTV

Suasana tenang di kawasan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa siang (8/9/2026). Seorang korban yang baru saja

Polres Buleleng Tangkap Pencuri Spesialis Rumah Kosong Berbekal Rekaman CCTV

Suasana tenang di kawasan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, mendadak berubah menjadi kepanikan pada Selasa siang (8/9/2026). Seorang korban yang baru saja menyelesaikan tugasnya di SMA Negeri 1 Kubutambahan mendapati kediamannya telah dirambah maling sekitar pukul 13.00 WITA. Pintu rumah yang semula terkunci rapi tak lagi mampu melindungi harta benda di dalamnya. Saat melangkah ke dalam kamar utama, korban terkejut melihat lemari pakaian sudah dalam kondisi terbuka paksa dan tempat penyimpanan perhiasan rusak parah.

Dalam aksinya yang tergolong cepat, pelaku berhasil menggasak jajaran perhiasan emas bernilai tinggi. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta dengan berat barang bukti sekitar 25 gram. Rincian barang yang raib meliputi tiga buah kalung emas, empat cincin, dua liontin, satu kancing emas, satu gelang, hingga satu sumpel emas. Peristiwa ini menjadi tamparan keras bagi warga setempat akan bahaya laten pencurian spesialis rumah kosong yang mengintai di siang hari.

Jejak Matang dan Alibi Berpura-pura Mencari Anak

Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh aparat kepolisian mengindikasikan bahwa aksi ini telah dirancang dengan memanfaatkan kelengahan korban. Petunjuk awal terkuak berkat kecurigaan saksi mata di sekitar lokasi kejadian yang melihat sebuah sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah terparkir mencurigakan di depan rumah korban sekitar pukul 09.30 WITA. Tak jauh dari kendaraan tersebut, terlihat seorang pria berbadan agak gemuk yang mengenakan kaus putih tengah berada di area halaman rumah korban.

Fakta menarik terungkap ketika pria dengan ciri-ciri serupa ternyata sempat tepergok masuk ke pekarangan rumah warga lain di Banjar Dinas Tangkid, Desa Tamblang. Ketika ditegur warga yang merasa curiga, pria tersebut dengan tenang menyusun alibi spontan dengan mengaku sedang mencari anaknya yang sering bolos sekolah. Namun, alibi tersebut justru memicu kecurigaan yang lebih besar. Modus berpura-pura menjadi orang tua yang mencari anak diduga kuat hanyalah trik untuk memetakan situasi dan memastikan target rumah dalam keadaan benar-benar kosong.

Pelacakan Rekaman CCTV dan Penangkapan Pelaku

Tim gabungan yang terdiri dari Unit 1 Satreskrim Polres Buleleng bersama Unit Reskrim Polsek Kubutambahan langsung menyisir lintasan yang kemungkinan dilalui pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV). Berdasarkan analisis rekaman digital, kendaraan Honda Scoopy merah milik terduga pelaku terpantau melintas di wilayah Desa Bila pada pukul 09.36 WITA. Hanya dalam rentang waktu lima menit kemudian, kendaraan yang sama kembali terekam melintas di Banjar Dinas Bila Kanginan.

Waktu (WITA) Lokasi Terpantau Aktivitas Terdeteksi
09.30 Rumah Korban (Kubutambahan) Scoopy merah terparkir; pria berkaus putih berada di halaman.
09.36 Wilayah Desa Bila Pelaku melaju mengendarai sepeda motor terekam CCTV.
09.41 Banjar Dinas Bila Kanginan Pelaku terekam kembali melintas meninggalkan area sasaran.
13.00 TKP (Rumah Korban) Korban tiba di rumah dan menemukan perhiasan senilai Rp60 juta raib.

Berbekal bukti visual yang solid dan keterangan para saksi, perburuan terhadap pelaku berbuah hasil dalam waktu singkat. Kurang dari 24 jam setelah laporan resmi dibuat, tim buser berhasil mengendus lokasi keberadaan pelaku dan melakukan penyergapan tanpa perlawanan berarti.

“Dari hasil penyelidikan komprehensif, Unit 1 Satreskrim Polres Buleleng bersama Unit Reskrim Polsek Kubutambahan mengamankan terduga pelaku pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 14.00 WITA,” tegas Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz, seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman.

Imbauan Kewaspadaan dan Ancaman Kejahatan Rumah Kosong

Pengungkapan kasus ini menyibak modus operandi kejahatan yang sering memanfaatkan jam kerja saat penghuni rumah sedang beraktivitas di luar. Pelaku kerap memantau pola harian korban sebelum melancarkan aksinya. Penyidik kini tengah mendalami keberadaan perhiasan lain yang diduga sempat dijual ke pihak penadah dengan nilai puluhan juta rupiah.

Kejadian ini memberikan pelajaran berharga bahwasanya pengawasan lingkungan dan partisipasi aktif warga sangat penting dalam menggagalkan aksi kriminal. Rasa aman di lingkungan pemukiman hanya bisa terjaga bila warga saling peduli terhadap kehadiran sosok asing yang gerak-geriknya mencurigakan. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat potensi ancaman keamanan di wilayahnya agar tindakan preventif dapat segera diambil.

Seorang pria dibekuk polisi usai menggasak 25 gram perhiasan emas dari rumah kosong di Kubutambahan. Pelaku sempat berpura-pura mencari anaknya yang bolos sekolah sebelum beraksi. Laporan investigasi selengkapnya di Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS khrisna-pertiwi

Reporter Kebijakan Publik. Menganalisis dampak kebijakan terhadap masyarakat.

Comments (0)

User