Sep 29, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Polda Sulsel Selidiki Kasus Tembakan Makassar

MAKASSAR — Dugaan penggunaan senjata api dalam pembubaran tawuran di Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Insiden tersebut mengakibatkan seorang p

Polda Sulsel Selidiki Kasus Tembakan Makassar

MAKASSAR — Dugaan penggunaan senjata api dalam pembubaran tawuran di Kota Makassar kembali menjadi sorotan publik. Insiden tersebut mengakibatkan seorang pemuda bernama Rafli meninggal dunia, memicu pertanyaan besar terkait prosedur penegakan hukum dalam pengendalian massa. Menanggapi hal ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Selatan langsung turun tangan untuk melakukan penyelidikan terhadap seluruh rangkaian kejadian.

Hingga saat ini, aparat kepolisian belum memberikan keterangan terperinci mengenai sumber tembakan yang menewaskan korban. Namun, pihak Polda Sulsel menegaskan bahwa proses penyelidikan berjalan secara terbuka dan mengedepankan prinsip hukum. Prinsip kehati-hatian dalam penggunaan kekuatan menjadi poin penting yang tengah dikaji, mengingat penggunaan senjata api oleh aparat dalam kondisi kerumunan memiliki regulasi yang sangat ketat.

Kronologi Awal Kejadian

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun, insiden bermula dari aksi tawuran antar kelompok pemuda yang terjadi di salah satu kawasan Kota Makassar. Berikut merupakan urutan kejadian yang tengah ditelusuri oleh penyidik:

  1. Malam Kejadian: Tawuran melibatkan sejumlah pemuda pecah dan menyebabkan kepanikan warga sekitar.
  2. Intervensi Aparat: Unit patroli yang berada di lokasi berupaya melakukan pembubaran untuk mengamankan situasi.
  3. Kondisi Memanas: Kerumunan diduga semakin tidak terkendali, sehingga memaksa aparat untuk mengambil langkah pengamanan lebih lanjut.
  4. Dugaan Tembakan: Pada saat proses pembubaran, terdengar suara tembakan yang kemudian menyebabkan Rafli terluka kritis dan meninggal dunia.

Langkah Penyidikan Propam

Propam Polda Sulsel berperan sebagai pengawas internal dalam kasus ini. Mereka tidak hanya menyelidiki peristiwa tersebut, namun juga menilai apakah tindakan anggota sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) kepolisian. Beberapa langkah yang tengah dilakukan antara lain:

  • Pengumpulan Barang Bukti: Tim menyita dan mengkaji benda-benda yang relevan guna mengidentifikasi sumber tembakan.
  • Pemeriksaan Anggota Terlibat: Seluruh personel yang bertugas saat pembubaran akan diperiksa secara terpisah untuk menjaga objektivitas.
  • Audit Balistik: Peluru dan senjata api yang digunakan saat bertugas akan melalui uji balistik untuk memastikan asal tembakan secara ilmiah.
  • Verifikasi Saksi: Penyidik tengah menggali keterangan dari saksi mata, baik warga maupun aparat yang berada di lokasi.

Analisis Hukum dan Tata Cara Penggunaan Senjata Api

Dalam praktik penegakan hukum, penggunaan senjata api merupakan upaya terakhir (ultima ratio) yang hanya dapat dilakukan ketika nyawa anggota atau orang lain terancam secara serius dan tidak ada jalan lain. Hal ini diatur secara ketat dalam peraturan kepolisian guna mencegah penyalahgunaan kekuatan.

Aspek yang Dikaji Penjelasan
Prosedur Penggunaan Kekuatan Harus berjenjang, mulai dari tindakan persuasif hingga upaya terakhir.
Justifikasi Penggunaan Senpi Hanya dibenarkan saat ancaman kematian atau cedera berat yang nyata.
Pengawasan Internal Propam wajib menyelidiki setiap dugaan pelanggaran penggunaan kekuatan.

Oleh karena itu, penyelidikan ini menjadi penting untuk memastikan akuntabilitas. Transparansi hasil penyelidikan kepada publik juga dinilai krusial guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Kami berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku." - Pernyataan resmi Polda Sulsel terkait penyelidikan.

Publik kini menantikan hasil akhir dari penyelidikan Propam. Bukan hanya untuk mencari keadilan bagi Rafli, namun juga sebagai momentum evaluasi terhadap tata cara pembubaran massa agar tragedi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User