Peti Jenazah Ali Khamenei Tiba di Irak, Diarak ke Kota Suci Najaf

Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memasuki babak baru di tanah Irak. Peti jenazah mendiang tiba di Bandara Internasional N

Jul 08, 2026 - 12:02
0 0
Peti Jenazah Ali Khamenei Tiba di Irak, Diarak ke Kota Suci Najaf

Prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memasuki babak baru di tanah Irak. Peti jenazah mendiang tiba di Bandara Internasional Najaf pada Selasa (7/7) malam waktu setempat, menandai dimulainya rangkaian upacara penghormatan di negara tetangga yang memiliki ikatan religius mendalam dengan Iran. Kedatangan ini disambut langsung oleh sejumlah pejabat tinggi kedua negara dalam sebuah seremoni yang berlangsung khidmat.

Penyambutan Resmi di Bandara Najaf

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah tiba lebih dahulu di Irak untuk menghadiri upacara resmi yang digelar oleh pemerintah setempat. Kehadirannya menegaskan dimensi diplomatik dari prosesi pemakaman ini, yang tak hanya menjadi momen duka bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi komunitas Syiah di seluruh kawasan. Di landasan bandara, barisan pejabat Irak telah menanti, dipimpin langsung oleh Perdana Menteri Ali al-Zaidi. Deretan politisi senior Irak lainnya turut membentuk garis kehormatan saat peti jenazah diturunkan dari pesawat.

Kehadiran Tokoh Kunci Garda Revolusi

Salah satu figur yang menarik perhatian dalam prosesi ini adalah Komandan Esmail Qaani, pemimpin Pasukan Quds—divisi operasi luar negeri Garda Revolusi Iran. Kehadirannya bukan sekadar protokoler; Qaani adalah penerus Jenderal Qassem Soleimani yang tewas dalam serangan drone Amerika Serikat di Baghdad pada 2020. Sosoknya di Najaf membawa bobot simbolis yang kuat, mengingatkan kembali pada sejarah kelam hubungan Iran-Amerika di Irak dan peran sentral Pasukan Quds dalam proyeksi kekuatan Teheran di Timur Tengah. Qaani berdiri bersama para pejabat Irak, sebuah pemandangan yang menegaskan kembali aliansi strategis yang telah lama terjalin, meskipun seringkali berada di bawah bayang-bayang ketegangan geopolitik.

Kota Najaf: Destinasi Suci Penuh Makna

Pemilihan Kota Najaf sebagai lokasi persinggahan dan arak-arakan bukanlah tanpa alasan. Najaf adalah salah satu kota tersuci dalam Islam Syiah, menjadi tempat makam Imam Ali bin Abi Thalib, menantu Nabi Muhammad dan figur sentral dalam tradisi Syiah. Prosesi arak-arakan peti jenazah dari bandara menuju kota suci ini direncanakan sebagai penghormatan spiritual tertinggi, menghubungkan warisan kepemimpinan Khamenei dengan akar tradisi keagamaan yang mendalam. Ribuan pelayat diperkirakan akan memadati rute prosesi, menciptakan lautan manusia yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Suasana duka mendalam bercampur dengan semangat religius akan menyelimuti jalanan kota yang biasanya dipadati peziarah dari seluruh dunia.

"Kedatangan jenazah Pemimpin Tertinggi di Najaf adalah momen bersejarah yang memperkuat ikatan abadi antara dua bangsa dan akar spiritual kami yang sama," ujar seorang pejabat tinggi Irak yang enggan disebutkan namanya.

Setelah prosesi di Najaf, jenazah Khamenei akan melanjutkan perjalanan ke kota-kota suci lainnya sebelum akhirnya dikebumikan di Qom. Rangkaian pemakaman yang melibatkan banyak kota dan negara ini menunjukkan besarnya pengaruh Khamenei tidak hanya di dalam negeri Iran, melainkan juga di seluruh kawasan yang menjadi bagian dari apa yang sering disebut sebagai "bulan sabit Syiah." Prosesi ini bukan sekadar seremoni duka, melainkan juga deklarasi kekuatan dan kesinambungan di tengah masa transisi kepemimpinan di Republik Islam Iran.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User