Peternak Pemalang Bagikan Kunci Sukses Pelihara Ayam Petelur

PEMALANG — Praktik pemeliharaan ayam petelur di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengungkap sejumlah metode terukur yang diterapkan peternak lokal untuk me

Jul 09, 2026 - 09:39
0 0
Peternak Pemalang Bagikan Kunci Sukses Pelihara Ayam Petelur

PEMALANG — Praktik pemeliharaan ayam petelur di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengungkap sejumlah metode terukur yang diterapkan peternak lokal untuk menjaga stabilitas produksi. Berdasarkan observasi di beberapa kandang dan wawancara dengan pelaku usaha, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fondasi operasional: manajemen pakan presisi, kontrol pencahayaan ketat, dan biosekuriti berlapis.

Formulasi Pakan dan Nutrisi

Peternak di wilayah Pemalang mengaplikasikan penghitungan rasio pakan berbasis fase produksi. Data dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pemalang menunjukkan bahwa konsumsi pakan harian ayam petelur fase produksi puncak (umur 28-40 minggu) berkisar pada angka 110—120 gram per ekor. Kandungan protein kasar dijaga pada level 17—18 persen, sementara kalsium ditingkatkan hingga 3,8—4,0 persen untuk menopang kualitas cangkang telur.

"Pemberian grit atau batu kapur berukuran 2—3 milimeter kami tambahkan secara terpisah pada sore hari. Metode ini mengurangi tingkat telur retak hingga 6 persen dibanding pencampuran langsung ke pakan," ujar Sutarno, peternak dengan populasi 5.000 ekor di Kecamatan Taman.

Sebagian peternak juga menerapkan sistem pemberian pakan dua kali sehari pada pukul 06.00 dan 14.00 WIB, dengan 60 persen jatah diberikan pada periode pagi untuk mendukung proses pembentukan telur yang berlangsung dalam siklus 24—26 jam.

  • Konsumsi pakan harian: 110—120 gram/ekor pada fase produksi
  • Kandungan protein kasar: 17—18 persen
  • Kadar kalsium optimal: 3,8—4,0 persen
  • Frekuensi pemberian pakan: 2 kali per hari (60 persen di pagi hari)

Manajemen Pencahayaan

Peternak di Pemalang menetapkan durasi pencahayaan selama 16—17 jam per hari untuk mempertahankan produktivitas. Lampu pijar 10—15 watt per 3 meter persegi digunakan sebagai pencahayaan tambahan pada pukul 04.00—05.00 dan 18.00—20.00. Intensitas cahaya diukur pada tingkat 10—20 lux di area pakan.

Penyesuaian durasi cahaya dilakukan berdasarkan umur ayam. Pada masa grower (umur 7—17 minggu), pencahayaan dibatasi 10—12 jam untuk menunda kematangan reproduksi dan mencegah prolapsus. Mulai umur 18 minggu, durasi ditingkatkan secara bertahap 30 menit per pekan hingga mencapai 16 jam stabil.

Biosekuriti Ketat

Langkah biosekuriti standar di peternakan Pemalang meliputi tiga zona penyangga: area publik, area transisi (ruang desinfeksi dan ganti alas kaki), serta zona bersih kandang. Kendaraan luar wajib melewati proses penyemprotan disinfektan berbasis glutaraldehid 2 persen di titik masuk.

Vaksinasi dilakukan secara terprogram. Catatan vaksinasi yang diperoleh dari dua peternakan menunjukkan penggunaan vaksin tetes mata untuk Newcastle Disease pada hari ke-4, vaksin koksidiosis pada hari ke-10, dan vaksin tetelo-AI (Avian Influenza) bivalen secara injeksi pada minggu ke-8.

"Persentase kematian kami terkendali di bawah 1 persen per siklus. Kuncinya bukan hanya vaksinasi, tetapi pemantauan gejala klinis sejak dini. Kami catat data konsumsi air setiap enam jam—jika turun 20 persen tanpa sebab cuaca, langsung ada tindakan," jelas Mulyani, pemilik peternakan di Kecamatan Comal.

Sanitasi kandang dilakukan dua tahap: pembersihan kering setiap pagi untuk membersihkan feses di bawah kawat, dan pembersihan basah mingguan menggunakan iodophor 50 ppm pada saluran air minum dan permukaan lantai.

Poin Kunci Keberhasilan

  • Formulasi pakan disesuaikan dengan fase produksi dan waktu pemberian
  • Pencahayaan 16—17 jam per hari dengan intensitas terkontrol
  • Sistem biosekuriti tiga zona dengan disinfeksi ketat
  • Pemantauan konsumsi air sebagai indikator dini kesehatan
  • Vaksinasi terprogram sesuai umur dan risiko penyakit

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User