Pesenggiri Festival 2026 Kembali Gaungkan Pesona Jajan Pasar

Gelaran tahunan yang merayakan kekayaan kuliner tradisional Lampung, Pesenggiri Festival, akan kembali hadir pada 2026 dengan misi yang semakin tajam: merawat dan membangkitkan kembali pamor jajan pas...

Jul 12, 2026 - 14:51
0 0

Gelaran tahunan yang merayakan kekayaan kuliner tradisional Lampung, Pesenggiri Festival, akan kembali hadir pada 2026 dengan misi yang semakin tajam: merawat dan membangkitkan kembali pamor jajan pasar. Panggung utama perhelatan ini akan diisi oleh sesosok penjaga cita rasa warisan, yaitu Oma Lanny Rustan, maestro jajan pasar yang telah mendedikasikan lebih dari setengah abad hidupnya untuk meracik aneka panganan khas Nusantara.

Sang Penjaga Resep Leluhur

Sosok Oma Lanny Rustan bukanlah nama asing di ranah kuliner Lampung. Dengan pengalaman yang terbentang sejak era 1970-an, ia telah menjadi rujukan bagi banyak generasi yang ingin mempelajari autentisitas jajan pasar. Dalam festival ini, Oma Lanny akan membagikan keahliannya melalui serangkaian demonstrasi langsung, mulai dari mengolah adonan getuk pisang yang lembut hingga menyempurnakan tekstur serabi kuah gula aren yang legit. Setiap langkah racikannya bukan sekadar proses memasak, melainkan juga narasi panjang tentang kearifan lokal masyarakat Lampung. Kehadirannya diharapkan mampu menjembatani kesenjangan pengetahuan antara generasi tua dan muda, sekaligus menegaskan bahwa jajan pasar bukan sekadar camilan, melainkan artefak budaya yang bernilai tinggi.

Kolaborasi Strategis untuk Keberlanjutan

Aspek penting lain dari Pesenggiri Festival 2026 adalah terjalinnya kolaborasi strategis dengan PT Gunung Madu Plantations, perusahaan yang memiliki rekam jejak kuat dalam industri gula dan pemanis alami di wilayah Lampung. Kemitraan ini bukan sekadar dukungan pendanaan, tetapi juga komitmen untuk memasok bahan baku premium—seperti gula aren organik dan tetes tebu murni—yang menjadi roh dari sebagian besar jajan pasar. Pihak perusahaan akan turut menghadirkan paviliun khusus yang menampilkan proses hulu ke hilir: dari perkebunan tebu rakyat hingga produk akhir yang siap digunakan oleh para perajin. Integrasi ini merupakan langkah konkret agar ekosistem kuliner tradisional tidak hanya bergantung pada semangat pelestarian, tetapi juga memiliki struktur ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

Misi Memperkuat Identitas Kuliner Daerah

Pesenggiri Festival 2026 tidak sekadar menggelar pameran dan bazar. Panitia merancang berbagai agenda edukatif yang melibatkan pelajar, komunitas, dan pelaku usaha kecil. Workshop tematik akan digelar untuk mengupas filosofi di balik setiap kudapan, seperti makna simbolis kue tat yang kerap hadir dalam upacara adat, atau alasan mengapa lempok durian menjadi penanda musim panen. Peserta juga akan diajak menyusuri jejak sejarah perdagangan rempah yang memengaruhi karakter cita rasa jajan pasar Lampung, yang merupakan perpaduan antara pengaruh Melayu, Jawa, dan tradisi asli masyarakat Pepadun. Dengan pendekatan multidimensi ini, festival ingin membangun pemahaman bahwa melestarikan jajan pasar sama artinya dengan menjaga ingatan kolektif dan jati diri sebuah komunitas.

Mendorong Geliat Ekonomi dan Pariwisata

Selain aspek kultural, Pesenggiri Festival juga dirancang sebagai katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Puluhan UMKM binaan akan mendapatkan ruang untuk memasarkan produk-produk inovasinya, mulai dari varian wajik ketan dengan kemasan modern hingga sirup jahe merah siap seduh yang memanfaatkan jejaring distribusi mitra perusahaan. Dinas Pariwisata setempat pun mengintegrasikan acara ini ke dalam kalender wisata unggulan, dengan menyediakan paket tur kuliner yang mengajak pengunjung menjelajahi sentra-sentra jajan pasar di sekitar Bandar Lampung. Langkah ini diharapkan mampu memperpanjang durasi tinggal wisatawan dan memperbesar dampak ekonomi berganda. Data awal dari penyelenggaraan sebelumnya menunjukkan kenaikan omzet peserta hingga tiga kali lipat selama festival berlangsung, angka yang membuktikan bahwa tradisi dapat berjalan seirama dengan komersialisasi yang bertanggung jawab.

Dengan perpaduan antara keahlian sang maestro, dukungan industri modern, dan semangat komunitas, Pesenggiri Festival 2026 mencoba menulis ulang narasi tentang jajan pasar: dari hidangan pinggiran yang kerap dipandang sebelah mata, menjadi ikon kebanggaan yang layak diperhitungkan di kancah nasional.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User