Minta Maaf, Bupati Purwakarta Hapus Lagu 'Lalaki Langit' Usai Ramai Dikritik

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, akhirnya mengambil langkah tegas dengan menghapus video klip lagu ciptaannya yang berjudul 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' dari seluruh platform media sosial p

Jul 07, 2026 - 23:11
0 0
Minta Maaf, Bupati Purwakarta Hapus Lagu 'Lalaki Langit' Usai Ramai Dikritik

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, akhirnya mengambil langkah tegas dengan menghapus video klip lagu ciptaannya yang berjudul 'Lalaki Langit Lalanang Bejat' dari seluruh platform media sosial pribadinya. Keputusan ini diambil setelah lagu tersebut menuai kecaman luas dari berbagai kalangan masyarakat yang menilai liriknya berpotensi merendahkan pihak tertentu. Dalam klarifikasinya, ia menegaskan bahwa tidak pernah ada niat untuk mendiskreditkan atau menyinggung siapa pun lewat karya tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun media kami, Saepul Bahri Binzein yang akrab disapa Om Zein menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang timbul. Ia mengaku bahwa lagu itu murni merupakan ekspresi pribadi yang tidak dimaksudkan untuk menyerang atau merendahkan kelompok mana pun. Namun, setelah melihat respons publik dan demi menjaga suasana kondusif di Purwakarta, ia memutuskan untuk menarik peredaran lagu tersebut secara sukarela.

Permintaan Maaf dan Penghapusan Konten

Dalam pernyataannya, Om Zein menekankan bahwa langkah penghapusan ini merupakan wujud tanggung jawab moralnya sebagai kepala daerah. Ia tidak ingin karya yang menuai kontroversi itu terus beredar dan berpotensi memecah belah keharmonisan warga Purwakarta yang selama ini ia bangun. Proses take down dilakukan secara langsung pada Kamis (2/7/2026) di berbagai platform digital, termasuk kanal YouTube dan akun media sosial pribadinya.

"Om Zein tidak bermaksud untuk itu (mendiskreditkan atau merendahkan pihak lain). Saya mengambil langkah ini sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen menjaga kondusivitas serta keharmonisan di tengah masyarakat Purwakarta," ujarnya dalam keterangan yang diterima media kami.

Lebih lanjut, Saepul Bahri Binzein berharap agar masyarakat dapat memahami bahwa setiap karya seni lahir dari sudut pandang personal yang belum tentu mewakili sikap resmi pemerintah daerah. Ia juga mengajak semua pihak untuk kembali fokus pada pembangunan dan kebersamaan tanpa terpancing isu-isu yang dapat menimbulkan perpecahan. Kritik yang sebelumnya ramai di media sosial perlahan mereda setelah beredarnya kabar penghapusan video tersebut, namun sejumlah pengamat tetap menyoroti pentingnya kepekaan pejabat publik dalam menghasilkan konten di ruang digital.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
sinta-pradana

Peneliti Data. Peneliti dan analis data untuk verifikasi.

Comments (0)

User