Mexico City — Tim nasional Inggris memastikan langkah ke perempat final Piala
Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi. Meksiko, yang bertindak sebagai tuan rumah, mencoba memanfaatkan tekanan puluhan ribu pendukungnya. Peluang p
Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi. Meksiko, yang bertindak sebagai tuan rumah, mencoba memanfaatkan tekanan puluhan ribu pendukungnya. Peluang pertama datang melalui tandukan Johan Vasquez pada menit ke-8 memanfaatkan umpan tikung, namun bola masih membentur mistar gawang. Inggris merespons lewat skema serangan balik cepat. Pada menit ke-23, tendangan melengkung dari luar kotak penalti akhirnya membawa tim tamu unggul 1-0. Keunggulan ini bertahan hingga turun minum, meski Meksiko mencatatkan penguasaan bola lebih dominan sebesar 58%.
Memasuki babak kedua, pelatih Meksiko melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan penyerang kedua. Hasilnya instan. Pada menit ke-52, umpan silang mendatar berhasil dituntaskan menjadi gol untuk menyamakan kedudukan 1-1. Stadion bergemuruh. Tekanan terus menggila, dan pada menit ke-68, Meksiko berbalik unggul 2-1 melalui serangan balik cepat yang mengeksploitasi lubang di lini belakang Inggris.
Namun, karakter Inggris diuji di sini. Pelatih Inggris menarik keluar penyerang utama dan memasukkan tenaga segar di lini tengah. Keputusan ini membuahkan hasil. Gol penyeimbang 2-2 tercipta melalui kemelut di kotak penalti pada menit ke-81. Hanya berselang tiga menit, tepatnya di menit ke-84, sebuah tusukan dari sisi kanan pertahanan Meksiko diakhiri dengan penyelesaian klinis ke sudut sempit gawang. Skor berubah menjadi 3-2 untuk keunggulan Inggris. Di sisa waktu, Meksiko gagal menembus pertahanan disiplin Inggris.
Analisis Taktik dan Momen Penentu
Kunci kemenangan Inggris terletak pada efektivitas pergantian pemain dan ketenangan menghadapi tekanan atmosfer Azteca. Data mencatat bahwa setelah tertinggal 1-2, Inggris meningkatkan akurasi umpan di sepertiga akhir lapangan menjadi 84%, naik signifikan dari rata-rata babak pertama yang hanya 72%. Di sisi lain, Meksiko justru kehilangan struktur permainan setelah gol kedua, terlalu cepat mencoba mematikan pertandingan yang berujung pada terbukanya ruang untuk serangan balik.
"Kami kehilangan fokus pada 10 menit terakhir. Melawan tim sekelas Inggris, anda tidak boleh memberi mereka satu meter pun ruang kosong," ujar analis sepak bola Eduardo Biscayart, mengomentari kolapsnya lini belakang Meksiko di pengujung laga.
| Indikator | Meksiko | Inggris |
|---|---|---|
| Gol Dicetak | 0 | 2 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 1 | 4 |
| Penguasaan Bola | 44% | 56% |
| Pelanggaran | 5 | 2 |
Dampak Hasil Pertandingan
Kemenangan ini membawa Inggris melaju ke babak perempat final menantang pemenang laga antara Argentina dan Uruguay. Bagi Meksiko, tersingkir di babak 16 besar melanjutkan tren negatif di turnamen besar, gagal melampaui fase ini untuk kelima kalinya secara beruntun. Laga ini juga menegaskan reputasi buruk Meksiko dalam menjaga keunggulan di kancah Piala Dunia; dari 7 laga knockout terakhir di mana mereka memimpin lebih dulu, 5 di antaranya berakhir dengan tersingkir.
[SOCIAL_TWEET]: Dua gol dalam tiga menit membungkam Azteca! Inggris comeback dramatis 3-2 atas Meksiko untuk mengunci tiket perempat final #PialaDunia2026. Quarterfinal, here we come! #ThreeLions #ENGvsMEX #FIFAWorldCup [SOCIAL_FB]: Sudah unggul 2-1 dan didukung 80 ribu suporter, Meksiko tetap gagal! Bagaimana Inggris membalikkan keadaan hanya dalam waktu 180 detik di kandang lawan? Simak ulasan lengkap duel Azteca yang tak terlupakan ini. [SOCIAL_TG]: 🏴 INGGRIS LOLOS! Dua gol telat di menit 81' & 84' menghancurkan mimpi Meksiko 🇲🇽 di depan pendukungnya sendiri. Skor akhir 3-2! Selanjutnya: Argentina atau Uruguay di perempat final. #PialaDunia2026 #ThreeLions [SOCIAL_THREADS]: Drama di ketinggian Azteca bikin jantung copot. Inggris keteteran, sempat ketinggalan, lalu tiba-tiba bungkam 80 ribu orang cuma dalam tiga menit. Quarterfinal pending! 🏴✨ [TAGS]: Timnas Inggris, Timnas Meksiko, Piala Dunia 2026, Babak 16 Besar, Estadio Azteca
Comments (0)