Messi Pimpin Comeback Argentina, Rating Pemain & Ranking FIFA
Pertandingan persahabatan antara Argentina dan Mesir yang digelar dini hari tadi menyuguhkan drama comeback memukau. La Albiceleste tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi k...
Pertandingan persahabatan antara Argentina dan Mesir yang digelar dini hari tadi menyuguhkan drama comeback memukau. La Albiceleste tertinggal lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi kemenangan 3-1, dengan Lionel Messi tampil sebagai motor serangan. Selain sorotan statistik dan rapor pemain, hasil ini turut memengaruhi posisi Argentina dalam pembaruan ranking FIFA terbaru yang dirilis beberapa jam usai laga.
Jalannya Pertandingan: Dari Ketertinggalan Hingga Comeback
Bertempat di stadion internasional yang dipenuhi pendukung netral, Argentina langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Namun, lini pertahanan mereka justru dikejutkan oleh serangan balik cepat Mesir. Memasuki menit ke-18, Mohamed Salah yang menjadi andalan The Pharaohs berhasil melepaskan tembakan mendatar ke sudut kiri gawang Emiliano Martínez setelah menerima umpan terobosan cerdik. Gol tersebut membuat Mesir unggul 1-0 dan memaksa Argentina meningkatkan intensitas permainan.
Dominasi penguasaan bola Argentina mencapai 64 persen sepanjang babak pertama, tetapi rapatnya pertahanan Mesir membuat skor tetap bertahan hingga turun minum. Pelatih Lionel Scaloni melakukan penyesuaian strategi di babak kedua dengan memasukkan gelandang kreatif tambahan. Hasilnya, Argentina tampil lebih cair dan mulai membongkar tembok pertahanan lawan.
Gol penyama kedudukan hadir pada menit ke-57. Berawal dari umpan silang akurat yang dilepaskan Rodrigo De Paul, bola sempat ditepis kiper Mesir. Namun, Julian Alvarez yang berdiri di tiang jauh berhasil menceploskan bola rebound menjadi 1-1. Momentum berubah total dan Argentina semakin beringas. Hanya sembilan menit berselang, Messi menunjukkan kelasnya. Setelah menerima operan pendek di dalam kotak penalti, kapten Argentina itu mengecoh dua pemain bertahan Mesir lalu melepaskan sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Gol tersebut mengubah skor menjadi 2-1 dan seketika meredam perlawanan Mesir.
Argentina memastikan kemenangan pada menit ke-81 melalui gol ketiga yang dicetak oleh Enzo Fernández dari luar kotak penalti. Tembakan spekulatifnya sempat membentur badan bek Mesir sehingga mengecoh kiper. Skor 3-1 bertahan hingga peluit akhir, mengamankan comeback sempurna untuk tim juara dunia.
Rapor Pemain dan Rating Messi
Platform analisis statistik mencatat sejumlah fakta kunci dari laga ini. Argentina melepaskan total 22 tembakan dengan 9 di antaranya tepat sasaran, sementara Mesir hanya mencatat 5 tembakan dengan 2 on target. Passes sukses Argentina mencapai 592 kali berbanding 236 milik Mesir—sebuah indikator betapa dominannya permainan anak asuh Scaloni.
Berdasarkan data dari portal statistik independen, Lionel Messi mendapatkan rating tertinggi pada pertandingan ini, yaitu 8,62. Capaian itu didukung oleh 1 gol, 5 dribel sukses dari 7 percobaan, 3 key passes, dan akurasi umpan menyentuh 87 persen. Messi juga mencatatkan 2 kali memenangi duel dan sekali memotong aliran bola lawan. Performa tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pemain paling berpengaruh di skuad Argentina.
Selain Messi, beberapa pemain lain mendapatkan sorotan positif. Julian Alvarez meraih rating 7,8 berkat gol penyeimbang dan 4 tembakan yang mengancam gawang Mesir. Enzo Fernández mendapat nilai 7,4 setelah gol spektakuler dan 91 persen operan akurat. Di sektor pertahanan, Cristian Romero tampil kokoh dengan 6 kali sapuan dan 3 intersep, memberinya rating 7,2. Sementara itu, kiper Emiliano Martínez memperoleh nilai 6,9 karena kebobolan satu gol tetapi melakukan dua penyelamatan penting di babak kedua.
Dari kubu Mesir, Mohamed Salah menjadi pemain dengan rating tertinggi, yakni 7,1. Meski hanya bermain efektif di 30 menit pertama, golnya nyaris membawa Mesir unggul hingga jeda. Sayangnya, ia kurang mendapat dukungan dari lini tengah sehingga pergerakannya mudah diputus oleh gelandang Argentina.
Update Ranking FIFA Terbaru
Beberapa jam setelah pertandingan berakhir, FIFA merilis pembaruan ranking dunia periode April 2026. Hasil kemenangan atas Mesir ini menambah poin penting bagi Argentina. Sebelum laga, tim asuhan Scaloni berada di peringkat kedua dengan 1858,42 poin, hanya terpaut tipis dari pemuncak klasemen. Setelah mengalahkan Mesir, Argentina mendapatkan tambahan 5,34 poin sehingga total poin mereka menjadi 1863,76. Tambahan tersebut cukup untuk menyalip tim peringkat pertama yang sebelumnya memuncaki daftar setelah mencatat hasil imbang di laga uji coba mereka.
Dengan perolehan itu, Argentina resmi kembali menduduki peringkat satu dunia FIFA, posisi yang beberapa kali mereka tempati sejak menjuarai Piala Dunia 2022. Sementara itu, Mesir yang kalah tidak kehilangan banyak poin karena status pertandingan persahabatan memberikan bobot lebih rendah dalam kalkulasi Elo FIFA. Mesir tetap bertahan di peringkat ke-32 dengan selisih poin minimal.
Pergerakan lain di 10 besar ranking FIFA menunjukkan kompetisi yang ketat. Brasil naik satu strip ke posisi keempat, sedangkan Inggris turun ke posisi kelima setelah kalah di laga persahabatan. Prancis, Spanyol, dan Portugal melengkapi posisi sepuluh besar tanpa perubahan berarti dalam poin.
Data statistik dan rapor pemain dari laga Argentina versus Mesir ini menjadi salah satu bukti konsistensi La Albiceleste di bawah era Scaloni. Messi yang masih menjadi tumpuan di usia senja kariernya terus menunjukkan bahwa rating tinggi bukan sekadar angka, melainkan refleksi dari kontribusi nyata di lapangan. Dengan kembalinya Argentina ke puncak ranking FIFA, persaingan menuju turnamen besar berikutnya kian menarik untuk dipantau, terutama bagaimana rival-rival satu kawasan dan benua lain merespons dominasi tim Tango.
Baca juga:
Comments (0)