Martiono Hadianto: Dirjen Bea Cukai (1998–1999); Dirut Pertamina (1998–2000) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional

Martiono Hadianto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai (1998–1999); Dirut Pertamina (1998–2000), ia memimpin salah sat

Jul 16, 2026 - 06:57
0 0
Martiono Hadianto: Dirjen Bea Cukai (1998–1999); Dirut Pertamina (1998–2000) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional

Martiono Hadianto adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai (1998–1999); Dirut Pertamina (1998–2000), ia memimpin salah satu institusi vital negara yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Martiono Hadianto adalah eksekutif senior yang pernah menjabat Dirjen Bea dan Cukai serta Dirjen BUMN. Ia kemudian menjadi Dirut PT Pertamina dan Presiden Direktur PT Newmont Nusa Tenggara. Martiono menerima Bintang Mahaputera Utama atas dedikasinya kepada negara. Kariernya mencakup posisi Komisaris Utama PT PLN, PT Telkom, dan Dirut Garuda Indonesia.

Perjalanan Karir

Meniti karir di lingkungan DJBC, Martiono Hadianto mengawali pengabdiannya dari jabatan pelaksana hingga mencapai puncak kepemimpinan. Pengalaman lapangan yang panjang dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan memberinya perspektif komprehensif tentang tantangan di sektor ini.

Program dan Inovasi

Di era kepemimpinan Martiono Hadianto, DJBC meluncurkan berbagai program strategis. Modernisasi sistem kepabeanan, penguatan pengawasan perdagangan ilegal, dan peningkatan pelayanan menjadi prioritas utama. Operasi pemberantasan penyelundupan dan rokok ilegal menjadi salah satu fokus penegakan hukum yang intensif dilakukan.

Dinamika Sektor Cukai

Sektor cukai, terutama cukai hasil tembakau, menjadi salah satu isu paling dinamis yang dihadapi. Martiono Hadianto terlibat dalam perumusan kebijakan tarif cukai yang menyeimbangkan antara penerimaan negara, pengendalian konsumsi, dan keberlanjutan industri.

Warisan dan Pengaruh

Kontribusi Martiono Hadianto bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan kerja sama internasional di bidang kepabeanan. Jejak kepemimpinannya menjadi fondasi bagi transformasi DJBC menuju institusi kepabeanan kelas dunia.

Lurusin.com — menyajikan profil tokoh perpajakan dan kepabeanan Indonesia secara faktual.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User