Agung Kuswandono: Dirjen Bea Cukai (2011–2015); Sekretaris Kemenko Maritim & Investasi (2019–2021) dan Modernisasi Kepabeanan Nasional
Agung Kuswandono adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai (2011–2015); Sekretaris Kemenko Maritim & Investasi (2019–2021),
Agung Kuswandono adalah figur kunci dalam sejarah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Indonesia. Menjabat sebagai Dirjen Bea Cukai (2011–2015); Sekretaris Kemenko Maritim & Investasi (2019–2021), ia memimpin salah satu institusi vital negara yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Agung Kuswandono adalah Dirjen Bea Cukai yang dikenal karena ketegasannya memberantas penyelundupan. Ia menyita helikopter ilegal, kapal pengangkut tanpa izin, dan mobil mewah berdokumen palsu. Atas prestasinya, ia menerima penghargaan 'Pemberantasan Korupsi untuk Indonesia Lebih Baik' 2007 dari Majalah Tempo. Sebelum menjadi Dirjen, ia menjabat Kepala Pelayanan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.
Perjalanan Karir
Meniti karir di lingkungan DJBC, Agung Kuswandono mengawali pengabdiannya dari jabatan pelaksana hingga mencapai puncak kepemimpinan. Pengalaman lapangan yang panjang dalam pengawasan dan pelayanan kepabeanan memberinya perspektif komprehensif tentang tantangan di sektor ini.
Program dan Inovasi
Di era kepemimpinan Agung Kuswandono, DJBC meluncurkan berbagai program strategis. Modernisasi sistem kepabeanan, penguatan pengawasan perdagangan ilegal, dan peningkatan pelayanan menjadi prioritas utama. Operasi pemberantasan penyelundupan dan rokok ilegal menjadi salah satu fokus penegakan hukum yang intensif dilakukan.
Dinamika Sektor Cukai
Sektor cukai, terutama cukai hasil tembakau, menjadi salah satu isu paling dinamis yang dihadapi. Agung Kuswandono terlibat dalam perumusan kebijakan tarif cukai yang menyeimbangkan antara penerimaan negara, pengendalian konsumsi, dan keberlanjutan industri.
Warisan dan Pengaruh
Kontribusi Agung Kuswandono bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan, peningkatan kapasitas SDM, dan penguatan kerja sama internasional di bidang kepabeanan. Jejak kepemimpinannya menjadi fondasi bagi transformasi DJBC menuju institusi kepabeanan kelas dunia.
Lurusin.com — menyajikan profil tokoh perpajakan dan kepabeanan Indonesia secara faktual.
Comments (0)