Sep 03, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Marco Bezzecchi Tampil Percaya Diri pada FP1 MotoGP Ceko 2026

Brno, Republik Ceko – Suara deru mesin V4 kembali bergema di Sirkuit Masaryk untuk pertama kalinya sejak 2020, dan Marco Bezzecchi langsung mencuri perhati

Marco Bezzecchi Tampil Percaya Diri pada FP1 MotoGP Ceko 2026

Brno, Republik Ceko – Suara deru mesin V4 kembali bergema di Sirkuit Masaryk untuk pertama kalinya sejak 2020, dan Marco Bezzecchi langsung mencuri perhatian. Pembalap Tim Aprilia Racing itu mencatatkan waktu tercepat ketiga pada sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix MotoGP Ceko, Jumat (20/6/2026).

Mengaspal di bawah langit Brno yang cerah bersuhu 24°C, Bezzecchi menunjukkan ritme kompetitif sejak menit awal. Pembalap berusia 27 tahun itu membukukan 1 menit 55,231 detik dengan RS-GP26, hanya terpaut 0,187 detik dari Marc Marquez (Ducati Lenovo) yang memuncaki sesi, dan 0,089 detik di belakang Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) di posisi kedua.

Adaptasi yang Membuahkan Hasil

Musim 2026 menjadi tahun kedua Bezzecchi bersama Aprilia, setelah perpindahan kontroversialnya dari tim satelit Ducati pada 2025. Meski musim perdana diwarnai inkonsistensi, pembalap asal Rimini itu kini tampak lebih menyatu dengan karakter RS-GP26.

“Motor ini sekarang terasa seperti bagian dari tubuh saya. Kami sudah membangun basis yang sangat solid sejak pramusim, dan itu terlihat di setiap putaran. Saya cukup puas dengan performa pagi ini, meski masih ada dua titik pengereman yang bisa kami perbaiki,”

ujar Bezzecchi di pinggir trek. Data telemetri memperlihatkan ia kehilangan waktu terutama di sektor 2 yang menuntut akselerasi keluar tikungan lambat, area yang selama ini menjadi kelemahan mesin V4 Aprilia dibandingkan rival asal Borgo Panigale.

Dominasi Ducati Masih Membayangi

Meski Bezzecchi tampil impresif, dominasi Ducati tetap nyata. Lima pembalap teratas diisi motor Desmosedici GP26 dan satu Aprilia. Rekan setimnya, Jorge Martin, harus puas di posisi kedelapan setelah mengalami masalah elektronik pada 10 menit terakhir. Absennya Martin dari barisan depan membuat beban Aprilia sepenuhnya di pundak Bezzecchi.

“Jorge punya kecepatan, hanya sedikit sial hari ini. Kami akan berbagi data dan mencoba naik lagi besok,” kata Manajer Tim Aprilia, Paolo Bonora, saat ditemui di garasi.

Kembalinya Brno, Kerinduan Para Pembalap

FP1 kali ini juga spesial karena menandai kembalinya Sirkuit Brno ke kalender MotoGP setelah absen lima tahun. Layout trek sepanjang 5,4 km dengan 14 tikungan dan perubahan elevasi dramatis selalu menjadi favorit pembalap. Aspal baru yang dipasang pada 2025 memberikan cengkeraman lebih baik, namun juga menuntut adaptasi ban.

“Brno adalah salah satu trek terindah di dunia. Saya senang bisa balapan di sini lagi,” tambah Bezzecchi dengan senyum lebar.

Strategi Kualifikasi dan Harapan Podium

Sesi FP2 yang akan berlangsung sore nanti diprediksi akan menjadi penentuan langsung ke Q2. Dengan catatan waktu saat ini, Bezzecchi hampir pasti lolos, namun ia mengingatkan bahwa kondisi trek bisa berubah drastis. “Kami akan coba pakai ban lunak di akhir FP2 untuk simulasi kualifikasi. Target minimal baris depan,” tegasnya.

Jika mampu mempertahankan ritme, peluang Bezzecchi untuk merebut podium kedua musim ini—setelah finis kedua di Mugello—sangat terbuka. Ducati mungkin dominan, tapi semangat Aprilia di trek ‘kandang’ Eropa Tengah bisa menjadi pembeda.