Sep 30, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Makassar Memanas, Warga Serbu Polisi Usai Pemuda Tewas Tertembak

Duka mendalam menyelimuti Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pemuda dilaporkan tewas tertembak dalam insiden pengamanan tawuran, memicu gelombang kem

Makassar Memanas, Warga Serbu Polisi Usai Pemuda Tewas Tertembak

Duka mendalam menyelimuti Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang pemuda dilaporkan tewas tertembak dalam insiden pengamanan tawuran, memicu gelombang kemarahan warga yang berujung pada bentrokan sengit dengan aparat kepolisian. Ratusan massa yang tidak menerima kematian korban menyerbu pos pengamanan dan kendaraan polisi, memaksa aparat mengeluarkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam, bukan hanya karena hilangnya satu nyawa muda, tetapi juga karena eskalasi ketegangan antara masyarakat dan penegak hukum yang kembali terjadi di ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan tersebut. Insiden ini menambah daftar panjang gesekan antara warga dan aparat keamanan di wilayah hukum Polrestabes Makassar.

Kronologi dan Awal Mula Kericuhan

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kerusuhan bermula saat aparat kepolisian melakukan patroli rutin dan pengamanan terkait aksi tawuran antarkelompok pemuda. Dalam situasi yang menegangkan tersebut, terdengar suara letusan senjata api. Naas, timah panas tersebut mengenai seorang pemuda hingga nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Kabar meninggalnya korban dengan cepat menyebar melalui pesan berantai dan media sosial. Dalam waktu singkat, ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian dan kantor polisi terdekat. Massa yang emosi membawa senjata tajam dan batu, kemudian melampiaskan amarah dengan merusak fasilitas umum serta kendaraan dinas kepolisian yang terparkir.

"Kami hanya ingin keadilan. Jangan sampai kejadian ini ditutup-tutupi. Kami menuntut transparansi dari pihak kepolisian mengenai siapa yang menembak dan mengapa tembakan itu dilepaskan," ujar salah satu perwakilan warga yang enggan disebutkan namanya saat berada di lokasi aksi.

Respons Kepolisian dan Upaya Pendinginan

Menghadapi situasi yang mulai tidak terkendali, aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dibantu personel Brimob Polda Sulawesi Selatan dikerahkan ke lokasi. Untuk membubarkan massa yang terus mendesak, polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata ke arah kerumunan.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar dalam keterangan terpisah menyatakan keprihatinannya atas insiden ini. Pihaknya berjanji akan melakukan investigasi internal secara menyeluruh dan transparan untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab atas tewasnya korban.

  • Investigasi Internal: Polisi berkomitmen mengusut tuntas anggota yang melepaskan tembakan.
  • Pengamanan Ketat: Personel gabungan dikerahkan untuk mencegah aksi balasan antarkelompok.
  • Pemulihan Kondisi: Aparat berupaya membuka kembali akses jalan yang sempat terblokir oleh massa.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan berangsur kondusif, meskipun masih terlihat ketegangan di beberapa titik. Warga diminta untuk menahan diri dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak berwenang agar tidak terjadi korban jiwa lebih lanjut.

Insiden ini kembali menjadi pengingat pahit bahwa pendekatan represif dalam menangani konflik sosial seringkali menyisakan luka mendalam dan memicu resistensi publik yang lebih besar. Transparansi dan akuntabilitas aparat menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan masyarakat yang saat ini sedang tercabik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User