Lampung Selatan — Nelayan Temukan Mayat Pria Mengambang di Pantai Sumber Nadi

Warga pesisir Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, digegerkan oleh penemuan jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengapung di perairan Pantai Sumber Nadi

Jul 09, 2026 - 08:25
0 0
Lampung Selatan — Nelayan Temukan Mayat Pria Mengambang di Pantai Sumber Nadi

Warga pesisir Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, digegerkan oleh penemuan jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengapung di perairan Pantai Sumber Nadi. Mayat tersebut pertama kali terlihat oleh sekelompok nelayan pencari udang rebon yang tengah melaut pada Senin pagi, 18 Mei 2026, sekitar pukul 06.30 WIB. Temuan ini segera dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat dan memicu serangkaian proses evakuasi serta penyelidikan awal.

Kronologi Penemuan

  1. Pukul 05.45 WIB — Tiga nelayan pencari udang rebon, yaitu Suharno (49), Marzuki (52), dan Rohman (37), bertolak dari perkampungan nelayan Ketapang menuju area tangkap rutin di sekitar Pantai Sumber Nadi. Kondisi laut tenang dengan jarak pandang normal.
  2. Pukul 06.30 WIB — Setibanya di titik berjarak sekitar 200 meter dari garis pantai, Suharno melihat benda mencurigakan mengapung di permukaan air. Setelah mendekat, ketiganya memastikan bahwa benda itu adalah sesosok tubuh manusia dalam posisi tengkurap.
  3. Pukul 06.45 WIB — Nelayan menarik tubuh tersebut ke tepi pantai menggunakan alat seadanya. Mereka mengamankan jenazah di pasir dan segera menghubungi aparat desa setempat yang meneruskan laporan ke Polsek Ketapang.
  4. Pukul 08.10 WIB — Tim identifikasi Polres Lampung Selatan tiba di lokasi bersama petugas medis untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal.

Temuan dan Identifikasi Awal

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medis di lokasi, jenazah berjenis kelamin laki-laki dengan perkiraan usia 35–45 tahun. Tinggi badan sekitar 165 cm, kulit sawo matang, dan tidak ditemukan dokumen pengenal apa pun di pakaian yang dikenakan. Korban menggunakan kaos oblong abu-abu dan celana pendek warna gelap. Rambut lurus hitam dengan panjang sedang.

Tidak ditemukan luka terbuka yang mencurigakan atau tanda kekerasan signifikan yang kasat mata. Kondisi jenazah diperkirakan telah berada di air laut lebih dari 12 jam. Tim Inafis menemukan beberapa lebam mayat (livor mortis) yang mengindikasikan posisi tubuh sempat tengkurap di air selama periode waktu tertentu. Barang bukti yang diamankan hanya sepasang sandal jepit yang tersangkut di sela-sela karang sekitar 10 meter dari lokasi penemuan.

Respons Pihak Berwenang

Kepala Polsek Ketapang, Iptu Agus Wibowo, menyatakan bahwa pihaknya membuka saluran komunikasi untuk masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri yang sesuai. “Kami mengimbau warga yang memiliki anggota keluarga hilang untuk segera melapor atau mendatangi RSUD Bob Bazar guna proses identifikasi,” ujar Agus. Pihak kepolisian juga telah mengambil sampel DNA dari jenazah untuk keperluan pencocokan apabila ada laporan orang hilang yang masuk.

Jenazah dievakuasi menuju kamar mayat RSUD Bob Bazar, Kalianda, pada pukul 10.30 WIB untuk pemeriksaan medis lebih lanjut. Polres Lampung Selatan belum menetapkan status kematian karena masih menunggu hasil autopsi pendahuluan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User