Lamine Yamal Cetak Gol, Spanyol Hantam Arab Saudi 3-0
Atlanta, 21 Juni 2026 — Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, kembali mencuri perhatian dunia. Dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi di Merced
Atlanta, 21 Juni 2026 — Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, kembali mencuri perhatian dunia. Dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 kontra Arab Saudi di Mercedes-Benz Stadium, Yamal memimpin La Furia Roja meraih kemenangan telak 3-0. Perayaannya yang khas — berdiri di depan papan iklan digital sambil mengangkat kedua lengan — menjadi gambar ikonik yang langsung menyebar di media sosial. Kemenangan ini membawa Spanyol nyaris memastikan langkah ke babak 16 besar.
Babak Pertama: Dominasi Tiki-Taka Modern
Sejak menit awal, Spanyol mengontrol permainan dengan penguasaan bola mencapai 72%. Pelatih Luis de la Fuente menerapkan formasi 4-3-3 fleksibel dengan Yamal di sayap kanan, Pedri sebagai otak serangan, dan Álvaro Morata di ujung tombak. Arab Saudi yang dilatih Hervé Renard mencoba bertahan dengan blok rendah 5-4-1, namun sulit membendung sirkulasi bola vertikal Spanyol.
Gol pembuka tercipta pada menit ke-18. Umpan terobosan Pedri memecah lini pertahanan, Nico Williams yang menusuk dari sayap kiri mengirim umpan tarik silang mendatar. Bola sampai ke kaki Yamal yang dengan tenang mengecoh bek Ali Al-Bulaihi lalu melepaskan tembakan melengkung ke pojok kanan gawang Mohammed Al-Owais. Skor 1-0, Yamal langsung berlari ke sudut lapangan dan merayakan gol dengan selebrasi yang nantinya jadi perbincangan hangat.
Spanyol menggandakan keunggulan menit ke-34. Sepak pojok Dani Olmo disambut tandukan keras Aymeric Laporte yang tak mampu dihalau lini belakang Arab Saudi. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum. Sepanjang babak pertama, Arab Saudi hanya mampu mencatatkan satu tembakan off target lewat Salem Al-Dawsari, yang terlalu lebar dari gawang Unai Simón.
Babak Kedua: Pesta Gol Dirayakan 70.000 Penonton
Memasuki paruh kedua, Yamal terus menjadi momok. Pada menit ke-52, ia menyisir sisi kanan, melewati dua pemain, lalu mengirim umpan matang yang gagal dimanfaatkan Morata karena membentur tiang. Arab Saudi sempat memberikan ancaman menit ke-61 lewat tendangan bebas Nawaf Al-Abed yang memaksa Simón memblok bola dengan ujung jari. Namun malam itu memang milik Spanyol.
Gol ketiga La Furia Roja akhirnya hadir di menit ke-77. Kembali dari aksi Yamal: ia menusuk ke dalam, memberikan umpan cut-back yang diteruskan Gavi dengan tembakan first-time dari luar kotak penalti. Bola menghujam deras ke sudut kiri bawah gawang Al-Owais. Skor 3-0, pertandingan semakin meriah. Yamal kembali menunjukkan selebrasi khasnya yang diikuti teriakan histeris puluhan ribu pendukung Spanyol. Ia menepuk seragam, menunjuk logo Federasi Spanyol, lalu merentangkan tangan — gestur yang mengisyaratkan kebanggaan dan cinta pada negara.
"Lamine adalah talenta spesial. Dia tidak hanya mencetak gol, tapi juga menjadi pembeda dengan kematangan bermain yang luar biasa di usianya," ujar Luis de la Fuente seusai laga. "Kami senang dengan performa kolektif, ini hasil kerja keras seluruh pemain. Tapi malam ini, Yamal memang luar biasa," lanjutnya.
Statistik dan Pencapaian Individu
Statistik individu Yamal sangat impresif: 3 tembakan tepat sasaran, 6 dribel sukses, 4 umpan kunci, serta akurasi operan 91%. Ia juga mencatatkan 2 assist operan gol — untuk gol Laporte dan Gavi. Dengan kontribusi satu gol dan dua assist, Yamal menjadi pemain termuda kedua dalam sejarah Piala Dunia yang menghasilkan tiga kontribusi gol dalam satu pertandingan. Sepanjang pertandingan, Spanyol mencatatkan 19 tembakan dengan 9 mengarah ke gawang, sementara Arab Saudi hanya 4 tembakan dengan 1 tepat sasaran. Data ini menegaskan dominasi mutlak La Roja.
Pengaruh Kemenangan di Grup H
Kemenangan ini menempatkan Spanyol di puncak klasemen sementara Grup H dengan 6 poin dari dua laga. Arab Saudi masih tertahan di dasar grup tanpa poin. Langkah ke babak gugur tinggal menunggu hasil imbang di laga terakhir melawan Selandia Baru. Sementara bagi Yamal, perjalanan di Piala Dunia pertamanya ini kian menunjukkan bahwa ia adalah calon pemain besar dunia. Sorotan internasional kini tertuju pada remaja kelahiran 2007 tersebut, yang dua tahun lalu telah memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Piala Eropa 2024.
Kipas-kipas musim panas Atlanta tak menghentikan pesta sepak bola Spanyol. Selebrasi Lamine Yamal, yang semula hanya perayaan gol, menjelma menjadi simbol keberanian dan semangat generasi baru Matador. Siapa pun yang menyaksikan pertandingan malam itu akan ingat satu nama: Lamine Yamal.
[SOCIAL_TWEET]: Panggung Atlanta bersinar oleh Lamine Yamal! Satu gol, dua assist, Spanyol gulung Arab Saudi 3-0. Selebrasi khas si bocah ajaib ini viral dan membuktikan memang dia anak istimewa. #FIFAWorldCup #ESP #LamineYamal[SOCIAL_TG]: ⚽️ Atlanta gempar! Spanyol bantai Arab Saudi 3-0. Yamal luar biasa, cetak gol + 2 assist. La Roja on fire! 🔥🇪🇸
Comments (0)