Kunjungan Prabowo-Modi ke Prambanan Disambut 1000 Siswa Sleman
Ribuan siswa SD dan SMP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memadati area Candi Prambanan pada Selasa (17/6/2025) untuk menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Mente...
Ribuan siswa SD dan SMP di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memadati area Candi Prambanan pada Selasa (17/6/2025) untuk menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Kunjungan kenegaraan Modi ke Indonesia dalam rangkaian tur Asia Tenggara ini diisi dengan agenda kebudayaan di kompleks Candi Prambanan, yang dipilih karena merepresentasikan sejarah panjang peradaban Hindu-Buddha yang menjadi jembatan diplomasi bilateral kedua negara.
Instruksi Protokol Kepresidenan
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, mengonfirmasi bahwa pengerahan 1.000 siswa berasal dari instruksi langsung Protokol Kepresidenan. “Kami menerima surat resmi dari Sekretariat Negara agar menyediakan siswa untuk menjadi bagian dari penyambutan kenegaraan. Sekolah-sekolah dipilih berdasarkan jarak dan koordinasi dengan Polres Sleman. Semua siswa mengenakan seragam nasional dengan membawa bendera Indonesia dan India,” jelas Mustadi. Sejumlah orang tua menyambut antusias meskipun ada yang mengeluhkan minimnya pemberitahuan karena pemberitahuan hanya H-1. Dinas menjamin keamanan dengan melibatkan 150 guru pendamping dan tim medis.
Agenda Kebudayaan dan Diplomasi
Setibanya di Prambanan, Prabowo dan Modi disambut tarian tradisional Ramayana yang dipentaskan oleh 50 penari profesional. Keduanya lalu berjalan menuju Candi Siwa sambil didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang menjelaskan relief cerita Ramayana dan Krishnayana. PM Modi tampak kagum dengan kemiripan epik dengan tradisi India. Di lokasi, kedua pemimpin menandatangani prasasti peresmian pameran bersama “Jejaring Peradaban: India-Indonesia” yang akan dibuka di Museum Prambanan hingga Agustus 2025, menampilkan 120 artefak dari kedua negara. Setelah itu, dilakukan penanaman pohon Bodhi sebagai simbol perdamaian.
Reaksi Publik dan Makna Simbolis
Kehadiran 1.000 siswa dipandang sebagai bentuk dukungan diplomasi lunak. Pengamat hubungan internasional dari UGM, Dr. Rina Widiastuti, menilai bahwa “melibatkan anak-anak dalam penyambutan tamu negara memberikan pesan kuat tentang persahabatan lintas generasi dan penguatan identitas budaya di mata dunia.” Namun, ia mengingatkan agar kegiatan semacam ini tidak mengganggu jam belajar dan dilaksanakan secara sukarela. Pemerintah Sleman mengklaim bahwa kehadiran siswa adalah kegiatan pengenalan warisan budaya dan bagian dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).
Kunjungan Modi ke Indonesia berlangsung selama dua hari dan menghasilkan tujuh nota kesepahaman, termasuk kerja sama bidang pertahanan siber, pengembangan IKN, dan pariwisata. Penyambutan di Prambanan menjadi penutup yang hangat dan penuh simbol.
\n\n[TAGS]: Prabowo Subianto, Narendra Modi, kunjungan Prambanan, 1000 siswa Sleman, diplomasi budaya, India Indonesia, Protokol Kepresidenan\n[SOCIAL_TWEET]: Momen hangat! 1000 siswa sambut Prabowo & PM Modi di Candi Prambanan. Diplomasi lewat budaya, lengkap dengan tari Ramayana. Baca detail di sini. #Prabowo #Modi #Prambanan #IndonesiaIndia\n[SOCIAL_FB]: Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi berkunjung ke Candi Prambanan, disambut 1.000 siswa SD dan SMP atas instruksi Protokol Kepresidenan. Kunjungan ini perkuat hubungan budaya dan hasilkan 7 nota kesepahaman. Simak liputan lengkap agenda kebudayaan dan makna simbolisnya.\n[SOCIAL_TG]: 1000 siswa Sleman menyambut Prabowo-Modi di Prambanan. Instruksi dari Protokol Istana. Ada tari Ramayana, pameran artefak, dan penanaman pohon. Baca di sini.\n[SOCIAL_THREADS]: 1000 siswa Sleman turut menyambut Presiden Prabowo & PM Modi di Candi Prambanan. Keren! Tapi bagaimana soal belajar? Simak penjelasannya.
Comments (0)