Korban Calo Bus Akhirnya Bernapas Lega, Uang Rp 1,2 Juta Dikembalikan Berkat Respons Cepat Polisi
Jakarta - Sebuah insiden yang sempat meresahkan seorang wisatawan mancanegara di tanah air akhirnya menemui titik terang. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Uzbekistan, Sirojiddin Nuriddinov (39),
Jakarta - Sebuah insiden yang sempat meresahkan seorang wisatawan mancanegara di tanah air akhirnya menemui titik terang. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Uzbekistan, Sirojiddin Nuriddinov (39), menjadi korban aksi premanisme oknum calo tiket bus di kawasan bandara. Berkat laporan yang responsif, jajaran kepolisian berhasil memulihkan kerugian korban secara penuh, mengembalikan uang senilai Rp 1,2 juta yang sempat raib ditipu oleh pelaku.
Respons Cepat Polsek Kalideres
Peristiwa tersebut bermula ketika Sirojiddin, yang baru saja tiba di Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat (19/6) dini hari, tengah merencanakan perjalanan lanjutan menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun, niat baiknya untuk segera melanjutkan penerbangan justru dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Dalam kebingungannya mencari moda transportasi yang tepat, pelaku yang beroperasi sebagai calo dengan leluasa mengelabui korban hingga akhirnya menyerahkan uang tunai sebesar Rp 1,2 juta. Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, Sirojiddin yang fasih berbahasa Inggris memutuskan untuk tidak tinggal diam. Ia segera mencari bantuan dan melaporkan kronologi kejadian yang menimpanya ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kalideres.
Tidak butuh waktu lama bagi aparat untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kalideres langsung bergerak cepat menyelidiki laporan Sirojiddin. Berdasarkan keterangan dan bukti yang diberikan oleh WNA Uzbekistan tersebut, polisi berhasil melacak keberadaan oknum calo bus yang terlibat. Proses mediasi pun dilakukan oleh pihak berwajib antara korban dan pelaku. Hasilnya, kesepakatan damai dan pengembalian hak korban seutuhnya berhasil diwujudkan tanpa perlu melalui proses hukum yang berlarut-larut.
"Hasilnya, uang yang sebelumnya telah dibayarkan berhasil dikembalikan sepenuhnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres, AKP Rachmad Wibowo, seperti dilansir media kami, Selasa (23/6/2026).
Aksi cepat yang dilakukan oleh personel Polsek Kalideres ini berbuah manis. Tak hanya berhasil mengembalikan nominal uang yang bagi korban terbilang cukup signifikan, langkah persuasif ini juga secara tidak langsung menyelamatkan wajah pariwisata Indonesia di mata internasional. Sirojiddin Nuriddinov yang sempat merasa sangat dirugikan, akhirnya dapat kembali melanjutkan rencana perjalanannya ke Lombok dengan perasaan lega. WN Uzbekistan tersebut pun menyampaikan apresiasinya yang mendalam atas profesionalisme dan kerja keras kepolisian Indonesia dalam menangani laporannya dengan sangat serius. Kejadian ini menjadi bukti bahwa aparat keamanan, khususnya Polsek Kalideres, tidak hanya melindungi warga lokal tetapi juga berkomitmen penuh memberikan rasa aman bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Langkah tegas terhadap calo dan premanisme di titik-titik pintu masuk wisatawan seperti bandara diharapkan dapat terus konsisten dilakukan agar kepercayaan dunia terhadap destinasi wisata dalam negeri tetap terjaga.
Comments (0)