Kemenbud Buka Lomba Video Kreatif 'Aku dan Budayaku', Terbuka untuk Pelajar dan Umum hingga 3 Juli 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar Lomba Konten Video Kreatif bertajuk 'Aku dan Budayaku' yang mengangkat tema 'Museum dan Cagar Budaya di Daerahku'. Kompetisi ini dirancang untuk mengajak p

Jul 08, 2026 - 18:31
0 0
Kemenbud Buka Lomba Video Kreatif 'Aku dan Budayaku', Terbuka untuk Pelajar dan Umum hingga 3 Juli 2026

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar Lomba Konten Video Kreatif bertajuk 'Aku dan Budayaku' yang mengangkat tema 'Museum dan Cagar Budaya di Daerahku'. Kompetisi ini dirancang untuk mengajak partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memperkenalkan kekayaan museum dan kawasan cagar budaya yang tersebar di seluruh pelosok negeri melalui platform media sosial.

Pendaftaran lomba ini masih dibuka dan akan berlangsung hingga 3 Juli 2026. Dengan tenggat waktu yang cukup panjang, Kemenbud memberi ruang bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk menggali ide-ide kreatif dalam mengemas konten video yang informatif sekaligus menghibur. Peserta dapat memilih museum atau cagar budaya di daerahnya masing-masing sebagai subjek utama, lalu menuangkannya dalam bentuk vlog, dokumenter pendek, animasi, atau format visual lain yang sesuai dengan karakter media sosial populer seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pelestarian dan pemajuan kebudayaan yang memanfaatkan kedekatan anak muda dengan teknologi digital. Menurutnya, media sosial bukan sekadar ruang hiburan, melainkan kanal potensial untuk menyebarluaskan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya.

“Media sosial dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk memperkenalkan warisan budaya kepada masyarakat. Kami ingin anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga aktor utama yang membagikan cerita, nilai, dan keindahan museum serta cagar budaya di lingkungan mereka sendiri,” ujar Fadli Zon.

Kompetisi ini terbuka bagi semua kalangan tanpa dibatasi usia maupun latar belakang pendidikan tertentu, sehingga diharapkan semakin banyak perspektif segar yang muncul. Selain mengasah kemampuan berkarya secara digital, lomba ini juga bertujuan menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan budaya yang ada di sekitar mereka. Para peserta diajak untuk menjelajahi, mendokumentasikan, dan menyampaikan pesan pelestarian melalui narasi visual yang kuat.

Informasi lengkap mengenai mekanisme pendaftaran, kriteria penilaian, dan hadiah dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Kebudayaan. Panitia penyelenggara juga menyediakan ruang tanya jawab serta pembaruan informasi secara berkala agar peserta dapat mempersiapkan diri dengan maksimal. Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, lomba ini diyakini mampu melahirkan arsip digital yang kaya dan beragam tentang museum dan cagar budaya Indonesia, sekaligus memperkuat ekosistem konten positif di media sosial. Laporan ini dihimpun oleh tim redaksi Lurusin.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Editor Cek Fakta. Editor naskah cek fakta sebelum publikasi.

Comments (0)

User