Sep 11, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Kasus Loan Peña: Eks Komisaris Sebut Korban Tewas Tertabrak

LURUSIN.COM, CORRIENTES — Persidangan kasus hilangnya bocah laki-laki bernama Loan Peña di Argentina memasuki babak baru yang penuh ketegangan. Mantan Komi

Kasus Loan Peña: Eks Komisaris Sebut Korban Tewas Tertabrak

LURUSIN.COM, CORRIENTES — Persidangan kasus hilangnya bocah laki-laki bernama Loan Peña di Argentina memasuki babak baru yang penuh ketegangan. Mantan Komisaris Polisi Walter Maciel, salah satu terdakwa utama, memberikan kesaksian mengejutkan di hadapan majelis hakim Pengadilan Federal (TOF) Corrientes. Maciel secara terbuka menyatakan bahwa bocah tersebut tewas akibat tertabrak kendaraan dan jasadnya disembunyikan oleh orang-orang terdekat.

Dalam kesaksiannya, Maciel yang didakwa sebagai pelaku pembantu utama (partícipe necesario) menolak seluruh tuduhan keterlibatan dalam konspirasi penghilangan paksa tersebut. Sebaliknya, ia melayangkan tuduhan langsung kepada tiga terdakwa lain yang menurutnya merupakan dalang utama di balik kematian dan rekayasa hilangnya Loan.

“Itu adalah insiden tabrakan, pengangkutan korban, lalu penyembunyian. Berdasarkan penyelidikan sejak saya ditahan hingga sidang hari ini, pelaku langsung atas apa yang menimpa Loan adalah Carlos Pérez, Victoria Caillava, dan Laudelina Peña,” tegas Maciel di ruang sidang.

Kronologi dan Alur Dugaan Rekayasa Kasus

Kasus hilangnya Loan Peña sejak pertengahan 2024 di pedesaan Corrientes telah memicu kemarahan publik di Argentina dan menyeret setidaknya 17 orang terdakwa ke meja hijau. Berikut adalah rangkaian fakta investigasi yang terungkap di persidangan:

  1. Hilangnya Korban di Area Pedesaan: Loan Peña dilaporkan hilang secara misterius setelah menghadiri acara makan siang keluarga di kawasan pedesaan 9 de Julio, Corrientes.
  2. Pengalihan Narasi Awal: Pada fase awal penyelidikan, muncul berbagai narasi yang saling bertentangan, mulai dari dugaan penculikan jaringan perdagangan manusia hingga klaim kecelakaan.
  3. Manuver Para Terduga Pelaku: Tiga sosok kunci—mantan perwira militer Carlos Pérez, mantan pejabat lokal Victoria Caillava, dan bibi korban Laudelina Peña—diduga kuat merekayasa alibi serta memindahkan bukti penting dari lokasi kejadian.
  4. Keterlibatan Aparat Lokal: Walter Maciel yang saat itu menjabat sebagai kepala kepolisian setempat ditangkap atas dugaan memfasilitasi pelarian para tersangka dan menutupi jejak kejahatan di lapangan.

Upaya Lepas dari Jeratan Status Terdakwa Kunci

Di hadapan majelis hakim yang mengadili 17 terdakwa, Walter Maciel menuntut agar status hukumnya sebagai pelaku pembantu utama digugurkan. Ia berargumen bahwa seluruh tindakan kepolisian yang ia pimpin kala itu didasarkan pada laporan awal yang telah dimanipulasi oleh keluarga dan saksi kunci.

“Keterlibatan seperti apa yang saya miliki, Yang Mulia? Bagaimana mungkin saya menjadi bagian dari peristiwa yang sama sekali tidak saya ketahui akan terjadi? Bukti-bukti yang ada sudah sangat telak mengarah kepada mereka,” ujar Maciel membela diri.

Pernyataan eks perwira polisi ini kian memperkeruh dinamika persidangan. Pasalnya, Laudelina Peña sebelumnya sempat mengubah pengakuannya dan menuduh adanya intimidasi struktural dalam membangun skenario kecelakaan. Majelis hakim kini mendalami sinkronisasi bukti forensik dan rekaman komunikasi guna menentukan apakah insiden ini merupakan murni tabrak lari yang ditutupi atau kejahatan terorganisasi yang melibatkan oknum penegak hukum.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User