Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Tiga Polisi Gugur di Katingan

Pengorbanan tiga personel Kepolisian Resor Katingan dalam membongkar jaringan narkoba mendapat penghormatan istimewa. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menganugerahkan kenaikan ...

Jul 13, 2026 - 11:51
0 1
Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta Tiga Polisi Gugur di Katingan

Pengorbanan tiga personel Kepolisian Resor Katingan dalam membongkar jaringan narkoba mendapat penghormatan istimewa. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia secara resmi menganugerahkan kenaikan pangkat anumerta kepada ketiga pahlawan yang gugur dalam tugas. Kenaikan pangkat tersebut dihitung terhitung mulai 5 Juli 2026, bersamaan dengan upacara penghormatan yang digelar secara khidmat. Langkah ini menjadi simbol pengakuan negara atas dedikasi tertinggi para anggotanya.

Ketiga polisi itu adalah Bripka Andi Pratama, Bripda Rizky Maulana, dan Bripda Dian Prasetyo. Mereka tewas dalam operasi penggerebekan sebuah rumah yang digunakan sebagai pusat penyimpanan dan transaksi narkotika jenis sabu di pedalaman Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Saat menyergap, mereka dihujani tembakan oleh bandar yang diduga kuat merupakan residivis bersenjata api rakitan. Meski sempat membalas dan berhasil melumpuhkan pelaku utama, ketiganya mengalami luka parah yang merenggut nyawa.

Kronologi Operasi yang Berakhir Duka

Berdasarkan laporan awal, tim mendapat informasi akurat tentang aktivitas mencurigakan di sebuah bangunan semipermanen di wilayah pelosok. Bripka Andi, sebagai kepala tim dengan pengalaman lebih dari satu dekade di satuan narkoba, memimpin langsung penyisiran bersama dua bawahannya. Mereka telah lama mengintai gerakan bandar yang dikenal licin dan kerap lolos dari penyergapan sebelumnya. Malam itu, sekitar pukul 02.15 WIB, tim bergerak membentuk posisi pengepungan. Namun, diduga karena adanya kebocoran informasi atau kesigapan pelaku yang memang selalu siaga, kontak tembak tak terhindarkan.

Menurut saksi dari anggota yang berada di ring luar, suara tembakan terdengar setidaknya dua belas kali dalam waktu singkat. Bripda Rizky dan Bripda Dian yang posisinya paling depan tertembak lebih dahulu. Bripka Andi yang berusaha mengevakuasi sambil memberikan perlawanan akhirnya juga tumbang setelah pelaku melepaskan tembakan dari balik gudang penyimpanan. Satu tersangka utama tewas di tempat, sementara dua pelaku lain berhasil diamankan setelah bantuan datang. Di dalam lokasi, polisi menemukan lebih dari 5 kilogram sabu serta senjata api rakitan dan puluhan butir amunisi.

Penghormatan Tertinggi dari Pimpinan Polri

Keputusan Kapolri untuk memberikan kenaikan pangkat anumerta ini merupakan bentuk penghargaan luar biasa yang jarang diberikan. Prosedur kenaikan pangkat khusus, atau yang dikenal sebagai kenaikan pangkat luar biasa, memang diperuntukkan bagi anggota yang gugur saat melaksanakan tugas berisiko tinggi. Dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kapolri di Markas Besar Polri, tiga peti jenazah dihadirkan secara simbolis dengan pangkat baru terpasang di sampingnya.

Bripka Andi Pratama secara anumerta naik menjadi Aiptu (Ajun Inspektur Polisi Satu), sebuah kenaikan satu tingkat yang melampaui masa dinasnya. Sementara Bripda Rizky Maulana dan Bripda Dian Prasetyo masing-masing dinaikkan menjadi Briptu (Brigadir Polisi Satu). Surat keputusan kenaikan pangkat dibacakan dengan rinci: semua berlaku mulai 5 Juli 2026. Artinya, segala hak administratif dan penghargaan yang melekat pada jabatan baru tersebut juga akan dihitung secara surut bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Negara tidak akan pernah melupakan pengorbanan kalian. Kenaikan pangkat ini adalah tanda kecil dari rasa hormat kami yang tak terhingga,” demikian petikan pernyataan Kapolri yang disampaikan di hadapan keluarga dan rekan sejawat. Mata istri Aiptu Andi, Sari, berkaca-kaca saat menyematkan pangkat baru itu ke bingkai foto mendiang suaminya.

Makna di Balik Kenaikan Pangkat Anumerta

Kenaikan pangkat anumerta bukan sekadar perubahan tata letak bintang dan balok di pundak. Secara hukum, hal ini berdampak pada pensiun dan perlindungan jaminan sosial bagi anak dan istri. Keluarga ketiga pahlawan ini akan menerima hak pensiun sesuai pangkat terakhir yang disandang suami mereka, sehingga kesejahteraan finansial di masa depan lebih terjamin. Selain itu, negara juga akan menanggung biaya pendidikan anak-anak mereka hingga tingkat universitas.

Lebih dari itu, kenaikan pangkat anumerta menjadi pesan kuat bagi seluruh institusi: bahwa pengorbanan di garis depan perang melawan narkoba bukanlah kesia-siaan. Kapolri menekankan dalam amanatnya bahwa pihaknya akan terus memperkuat perlindungan bagi personel di lapangan, termasuk peningkatan pelatihan dan perlengkapan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa menghadapi kejahatan terorganisasi seperti narkotika selalu menyimpan risiko yang tak dapat dihilangkan sepenuhnya.

Duka dan Semangat Baru di Polres Katingan

Kehilangan tiga anggotanya sekaligus mengguncang Polres Katingan. Namun, alih-alih melumpuhkan moral, kejadian ini justru membangkitkan tekad lebih besar. Kapolres Katingan, yang turut mendampingi pemulangan jenazah, mengakui bahwa ketiga almarhum adalah contoh teladan. “Mereka adalah ujung tombak pemberantasan narkoba di wilayah terpencil. Kami akan melanjutkan misi mereka,” ujarnya dalam apel pagi pasca-tragedi.

Sederet anggota baru pun mendaftarkan diri untuk bergabung di satuan narkoba, terinspirasi oleh keberanian ketiga pahlawan tersebut. Masyarakat Katingan juga menggelar doa bersama dan menyampaikan belasungkawa mendalam. Seorang tokoh adat setempat bahkan memberikan penghormatan berupa ritual pembersihan tanah yang diyakini telah dikotori tindak kejahatan narkotika.

Kenaikan pangkat yang jatuh pada 5 Juli itu kini menjadi tanggal peringatan interen di lingkungan Polres Katingan. Setiap tahunnya, insiden itu akan diabadikan sebagai momen refleksi untuk terus menggelorakan semangat melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Dengan kenaikan pangkat anumerta ini, nama Bripka Andi Pratama, Bripda Rizky Maulana, dan Bripda Dian Prasetyo—sekarang Aiptu Andi, Briptu Rizky, dan Briptu Dian—akan abadi dalam silsilah pengabdian polisi republik ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User