Kadernya Diduga Terlibat Kematian dr Icha, PDIP Siapkan Sanksi Pemecatan

Laporan kami, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan akan menjatuhkan sanksi maksimal berupa pemecatan apabila kadernya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten

Jul 07, 2026 - 23:28
0 0
Kadernya Diduga Terlibat Kematian dr Icha, PDIP Siapkan Sanksi Pemecatan

Laporan kami, Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan akan menjatuhkan sanksi maksimal berupa pemecatan apabila kadernya di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, terbukti melakukan intimidasi dan perundungan terhadap dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni, atau yang akrab disapa dr Icha. Tindakan ini menjadi respons atas dugaan keterlibatan politisi tersebut dalam peristiwa yang menyebabkan dokter muda itu meninggal dunia saat menjalankan tugas jaga malam di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kefamenanu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, dr Icha diduga menjadi korban tekanan psikologis berat yang dilakukan oleh oknum anggota dewan ketika sedang menangani pasien di IGD. Kronologi pasti dari intimidasi itu masih didalami oleh pihak berwenang, namun kasus ini telah memicu kemarahan publik dan mendorong PDIP untuk segera mengambil sikap tegas. Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, Djarot Syaiful Hidayat, dalam keterangannya kepada Lurusin.com, Senin (29/6/2026), menegaskan partainya tidak akan mentoleransi perilaku arogan yang dilakukan oleh kader mana pun.

“Diproses sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan yang bersangkutan, dan kalau terbukti melakukan intimidasi dan perundungan akan diberikan sanksi, partai akan berikan sanksi,” ujar Djarot Syaiful Hidayat.

Proses Hukum dan Sanksi Partai

Djarot menjelaskan bahwa mekanisme sanksi akan disesuaikan dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan. Namun, jika tindakan anggota DPRD tersebut benar-benar berujung pada hilangnya nyawa seorang tenaga medis yang sedang memberikan pelayanan darurat, maka partai berlambang banteng moncong putih itu siap menjatuhkan hukuman terberat. “Sampai pemecatan,” tegas Djarot singkat, meneguhkan komitmen organisasi terhadap disiplin dan moralitas kader.

Langkah cepat PDIP ini diapresiasi oleh banyak kalangan, mengingat kejadian tragis di RS Leona bukan hanya tentang konflik individu, melainkan juga menyangkut marwah profesionalitas tenaga kesehatan serta keamanan mereka dalam bertugas. Dr Icha, yang diketahui baru memulai karier sebagai dokter, menjadi simbol perjuangan melawan praktik tekanan kekuasaan di lingkungan publik.

Internal partai kini tengah mengumpulkan bukti dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini. Jika investigasi menemukan adanya pelanggaran berat, PDIP berjanji akan menjatuhkan sanksi tanpa pandang bulu, sejalan dengan arahan ketua umum partai untuk menjaga integritas dan citra PDIP di mata rakyat.

Media kami akan terus memantau perkembangan penyelidikan serta proses sidang etik internal yang mungkin digelar. Masyarakat berharap keadilan dapat ditegakkan, sehingga peristiwa serupa tidak terulang dan memberikan pelajaran berharga bagi semua pihak, terutama para pemegang jabatan publik yang seharusnya melindungi, bukan malah menindas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
ramadiansyah

Pemimpin Redaksi. Memimpin tim redaksi cek fakta dan akurasi.

Comments (0)

User