Fadil Zumhana: Profil dan Kinerja Jampidum

Fadil Zumhana: Profil dan Kinerja Jampidum Fadil Zumhana menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Ia dilantik pada 6 Januari 2022 menggantikan pejabat sebelumnya, Asep Nana Mulyana. Sebagai J

Jul 12, 2026 - 07:23
0 0
Fadil Zumhana: Profil dan Kinerja Jampidum

Fadil Zumhana: Profil dan Kinerja Jampidum

Fadil Zumhana menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Ia dilantik pada 6 Januari 2022 menggantikan pejabat sebelumnya, Asep Nana Mulyana. Sebagai Jampidum, Fadil memimpin bidang yang menangani perkara pidana umum paling luas di Indonesia, mencakup tindak pidana terhadap keamanan negara, ketertiban umum, orang dan harta benda, hingga tindak pidana narkotika dan terorisme. Sosoknya dikenal sebagai jaksa karir yang meniti jabatan dari bawah sejak bergabung dengan Korps Adhyaksa pada 1991.

Profil dan Latar Belakang

Fadil Zumhana lahir di Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana hukum dan kemudian mengawali karir sebagai jaksa pada tahun 1991. Perjalanan karirnya panjang dan berjenjang. Sebelum menjabat Jampidum, Fadil pernah menduduki posisi strategis sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur pada 2020. Ia juga berpengalaman di Kejaksaan Agung sebagai Direktur Penuntutan pada Jampidum serta Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri. Penempatan di berbagai daerah turut membentuk pemahamannya terhadap dinamika penegakan hukum di Indonesia, mulai dari Papua hingga Sumatera. Kombinasi pengalaman di daerah dan pusat menjadi modal penting saat ia dipercaya memimpin Jampidum. Pendidikan dan pelatihan teknis yang diikutinya meliputi berbagai spesialisasi hukum pidana dan manajemen penuntutan.

Kinerja dan Kasus Besar

Di bawah kepemimpinan Fadil Zumhana, Jampidum menangani sejumlah perkara besar yang menjadi sorotan publik. Salah satu yang paling menonjol adalah penanganan perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, pada tahun 2022. Tim jaksa penuntut umum di bawah koordinasi Jampidum berhasil menghadirkan pembuktian ilmiah dan digital yang kuat sehingga para terdakwa divonis bersalah, termasuk vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo yang kemudian diubah menjadi penjara seumur hidup di tingkat kasasi. Kecepatan dan transparansi penanganan kasus ini mendapat apresiasi luas. Jampidum juga aktif mengimplementasikan teknologi dalam sistem peradilan melalui aplikasi Sistem Informasi Penanganan Perkara (Simpadi) untuk memonitor penanganan perkara secara real-time. Fadil mendorong penerapan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) secara masif. Sepanjang 2022 hingga 2023, ribuan perkara dihentikan penuntutannya berdasarkan keadilan restoratif melalui rumah RJ yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tantangan dan Kontroversi

Masa jabatan Fadil Zumhana tidak lepas dari sorotan. Pada Agustus 2024, namanya disebut dalam laporan masyarakat ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penerimaan gratifikasi. Laporan ini mencuat di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap integritas aparat penegak hukum. Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) menyatakan akan menindaklanjuti setiap laporan sesuai ketentuan yang berlaku. Tantangan lain yang dihadapi Jampidum adalah tingginya angka perkara pidana umum yang masuk, keterbatasan jumlah jaksa, serta tekanan publik terhadap penyelesaian perkara tepat waktu. Fadil secara terbuka mengakui perlunya penguatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur digital untuk menjawab tantangan tersebut. Di sisi lain, pendekatan restorative justice yang ia gaungkan menuai kritik dari sebagian kalangan yang menilai penerapannya belum sepenuhnya selektif. Meski demikian, Fadil konsisten menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan semangat pembaruan hukum pidana nasional yang mengedepankan keadilan substantif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dina-aulia

Reporter Investigasi. Meliput isu lingkungan, tambang ilegal, dan deforestasi.

Comments (0)

User