Jakarta — IHSG Ditutup Melemah 1,06 Persen Usai Sempat Trading Halt

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (29/1/2026) dengan catatan penurunan tipis setelah sesi yang bergejolak. Berdasarkan data R

Jul 08, 2026 - 20:45
0 0
Jakarta — IHSG Ditutup Melemah 1,06 Persen Usai Sempat Trading Halt

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (29/1/2026) dengan catatan penurunan tipis setelah sesi yang bergejolak. Berdasarkan data RTI, indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini ditutup di level 8.232,201, turun 88,354 poin atau setara 1,06 persen dari posisi penutupan sehari sebelumnya di 8.320,555. Penurunan terjadi meskipun indeks sempat memangkas sebagian besar kerugian setelah terkena penghentian perdagangan sementara (trading halt) pada awal sesi.

IHSG dibuka langsung tertekan di level 8.027,82, jauh di bawah penutupan kemarin. Aksi jual masif sejak menit pertama mendorong indeks ke zona merah semakin dalam, memicu mekanisme trading halt otomatis yang diatur bursa. Regulasi BEI menetapkan penghentian sementara jika IHSG turun lebih dari 5 persen dalam satu sesi. Setelah jeda, aktivitas kembali normal, dan indeks perlahan memulihkan posisi seiring masuknya aksi beli di beberapa saham unggulan yang sudah terdiskon. Meski demikian, mayoritas sektor tetap tertekan hingga akhir perdagangan, dengan saham-saham perbankan dan energi mencatat pelemahan terbesar.

Analisis Tekanan dan Pemulihan Terbatas

Pelemahan IHSG hari ini tidak berdiri sendiri. Pasar regional Asia juga cenderung bergerak variatif cenderung negatif, dipicu oleh rilis data ekonomi global yang menunjukkan perlambatan sektor manufaktur. Sentimen negatif dari bursa global menekan kepercayaan investor domestik, diperparah oleh aksi ambil untung setelah IHSG mencatat penguatan selama tiga hari berturut-turut sebelumnya. Tekanan paling tajam datang dari pelepasan posisi asing di pasar reguler yang tercatat net sell cukup signifikan di sesi pertama.

Namun, pemulihan di sesi akhir menandakan adanya kekuatan tahanan level psikologis 8.200. Saham-saham berkapitalisasi besar yang sempat jatuh dalam justru menarik minat beli kembali begitu harga dinilai terlalu rendah. "Pasar sempat panik di awal, tapi investor institusi lokal memanfaatkan momentum untuk mengakumulasi saham blue chip yang sudah terdiskon. Ini mencegah penurunan lebih dalam," ujar seorang analis pasar modal yang enggan disebut namanya.

Perbandingan Data Kunci Perdagangan

Indikator Nilai
Level Pembukaan8.027,82
Level Penutupan8.232,201
Perubahan Poin-88,354
Perubahan Persentase-1,06%
Penutupan Sebelumnya8.320,555
Status SesiSempat trading halt

Dengan dinamika tersebut, fokus pasar kini tertuju pada stabilitas rupiah dan data inflasi domestik yang akan dirilis besok. Jika tekanan eksternal mereda, IHSG berpotensi kembali menguat menuju area 8.350–8.400 dalam jangka pendek. Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas 8.200 bisa membuka ruang koreksi lanjutan ke level 8.100.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User