Sep 03, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Cek Fakta

Israel Ungkap Hamas Masih Kuat di Gaza, Skuad Elite Nukhba Aktif

Yerusalem — Otoritas keamanan Israel kembali mengeluarkan penilaian terbaru mengenai kekuatan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza. Dalam la

Israel Ungkap Hamas Masih Kuat di Gaza, Skuad Elite Nukhba Aktif

Yerusalem — Otoritas keamanan Israel kembali mengeluarkan penilaian terbaru mengenai kekuatan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza. Dalam laporan intelijen yang bocor ke media internasional, disebutkan bahwa Hamas masih mempertahankan sebagian besar struktur militernya meskipun telah menghadapi gempuran bertubi-tubi selama berbulan-bulan dari militer Israel.

Penilaian ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan bahwa kampanye militer besar-besaran yang dilakukan sejak Oktober 2023 belum berhasil melumpuhkan total kemampuan tempur Hamas. Sumber keamanan Israel yang enggan disebutkan namanya menyebut bahwa kelompok tersebut masih memiliki ribuan pejuang aktif yang tersebar di berbagai wilayah Gaza.

Kekuatan Militer Hamas Masih Utuh

Menurut dokumen intelijen yang dirujuk oleh sejumlah media, Hamas masih mengandalkan jaringan terowongan bawah tanah yang kompleks sebagai basis pergerakan dan penyimpanan persenjataan. Infrastruktur bawah tanah ini menjadi tulang punggung operasional mereka, memungkinkan para pejuang untuk bergerak tanpa terdeteksi oleh pengawasan udara Israel.

Selain itu, Hamas dilaporkan masih memiliki akses terhadap rudal-rudal jarak pendek hingga menengah, termasuk roket-roket produksi lokal yang mampu menjangkau wilayah permukiman Israel. Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel telah berulang kali diuji dengan serangan-serangan sporadis yang masih terus terjadi hingga pekan-pekan terakhir.

"Kami tidak meremehkan kekuatan Hamas. Mereka menunjukkan kemampuan adaptif yang luar biasa dalam menghadapi operasi militer terbesar yang pernah kami lakukan," ujar seorang pejabat keamanan Israel dalam pernyataan internalnya.

Skuad Elite Nukhba Jadi Sorotan

Salah satu aspek paling mengkhawatirkan dalam penilaian Israel adalah keberadaan skuad elite Nukhba, unit khusus Hamas yang dianggap sebagai pasukan paling terlatih dan paling fanatik dalam struktur organisasi kelompok tersebut. Nukhba menjadi terkenal dunia setelah melakukan serangan mendadak pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel.

Skuad Nukhba dilatih secara khusus untuk operasi infiltrasi, serangan mendadak, dan sabotase. Mereka merupakan unit yang melakukan penyerangan ke pangkalan-pangkalan militer Israel serta komunitas-komunitas permukiman di sekitar Jalur Gaza. Unit ini menjadi simbol perlawanan Hamas dan dianggap sebagai kekuatan utama di balik operasi-operasi besar kelompok tersebut.

Menurut sumber intelijen, Nukhba masih mempertahankan kemampuan operasionalnya meskipun mengalami kerugian signifikan selama konflik. Beberapa komandan lapangan mereka telah tewas, namun regenerasi kepemimpinan terjadi dengan cepat melalui kader-kader muda yang telah disiapkan sebelumnya.

Implikasi Strategis bagi Israel

Penilaian ini menimbulkan dilema besar bagi pemerintah Israel di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Jika Hamas masih kuat setelah berbulan-bulan operasi militer intensif, maka pertanyaan tentang efektivitas strategi perang pun mencuat ke permukaan.

Sejumlah pengamat militer menilai bahwa pendekatan militer semata tidak akan mampu menghancurkan Hamas secara total. Mereka menyoroti akar masalah yang lebih dalam, yaitu pendudukan Israel atas wilayah Palestina, blokade berkepanjangan terhadap Gaza, dan ketidakpuasan mendalam di kalangan rakyat Palestina.

  • Hamas dilaporkan masih memiliki sekitar 15.000 hingga 20.000 pejuang aktif
  • Jaringan terowongan bawah tanah masih berfungsi sebagai jalur pergerakan utama
  • Skuad Nukhba menjadi simbol kekuatan militer yang paling ditakuti
  • Israel menghadapi tekanan internasional untuk menghentikan operasi militer

Tekanan Internasional dan Dampak Kemanusiaan

Sementara konflik berkepanjangan, situasi kemanusiaan di Jalur Gaza terus memburuk. Lebih dari 40.000 warga sipil dilaporkan tewas akibat operasi militer Israel, sementara ratusan ribu lainnya mengungsi dan menghadapi kelaparan serta kekurangan obat-obatan. Tekanan internasional terhadap Israel semakin menguat, dengan berbagai negara dan organisasi internasional menuntut gencatan senjata segera.

Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel, mulai menunjukkan sikap yang lebih kritis terhadap operasi militer di Gaza. Presiden Joe Biden bahkan pernah menyebut tindakan Israel di Rafah sebagai "melewati batas." Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga mengeluarkan berbagai resolusi yang menyerukan perlindungan terhadap warga sipil dan akses bantuan kemanusiaan.

Masa Depan Konflik dan Diplomasi

Dengan masih kuatnya Hamas menurut penilaian Israel sendiri, prospek perdamaian jangka pendek tampak semakin suram. Perundingan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar dan Mesir berjalan lambat, dengan kedua belah pihak saling menyalahkan atas kegagalan mencapai kesepakatan.

Di sisi lain, kelompok-kelompok perlawanan Palestina dipandang sebagai representasi dari suara rakyat Gaza yang merasa tidak memiliki harapan lain selain perlawanan bersenjata. Selama akar masalah pendudukan tidak diselesaikan, keberadaan kelompok-kelompok seperti Hamas akan terus menemukan dukungan dari masyarakat.

Para analis geopolitik memperingatkan bahwa tanpa solusi politik yang komprehensif, siklus kekerasan di kawasan ini akan terus berulang. Pembentukan negara Palestina yang berdaulat dan merdeka dianggap sebagai satu-satunya jalan keluar jangka panjang, meski implementasinya masih menghadapi hambatan besar dari berbagai pihak.

[SOCIAL_TWEET]: Israel mengakui Hamas masih kuat di Gaza dengan skuad elite Nukhba yang aktif. Penilaian intelijen ini mengungkap efektivitas operasi militer Israel dipertanyakan. #Hamas #Israel #Gaza[SOCIAL_TG]: ⚠️ Israel akui Hamas masih kuat! Skuad Nukhba elite masih aktif di Gaza. Dilema besar bagi Netanyahu. 🇮🇱🇵🇸

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User