Aug 25, 2026
lurusin.

BERITA TERKINI · TANPA BERPUTAR

Sains

Iran Serukan Balas Dendam dengan Billboard Trump di Peti Mati

Pada awal Maret 2025, sebuah billboard raksasa muncul di pusat Kota Tehran, Iran, memperlihatkan Donald Trump, Melania Trump, dan anak-anak mereka dalam pe

Iran Serukan Balas Dendam dengan Billboard Trump di Peti Mati

Pada awal Maret 2025, sebuah billboard raksasa muncul di pusat Kota Tehran, Iran, memperlihatkan Donald Trump, Melania Trump, dan anak-anak mereka dalam peti mati yang dibalut bendera Amerika Serikat. Slogan besar bertuliskan "Blood for Blood" (Darah untuk Darah) menandai nada baru dalam propaganda Iran yang menargetkan mantan presiden AS tersebut.

Latar Belakang Propaganda Visual

Billboard ini bukan yang pertama. Sebelumnya, mural serupa telah dipasang di berbagai lokasi di Tehran, termasuk satu yang menggambarkan Trump dalam peti mati terbuka. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Amerika Serikat, terutama setelah serangan udara AS terhadap sasaran-sasaran di Suriah dan Yaman yang dituduh mendukung milisi pro-Iran.

"Ini adalah pesan yang sangat jelas: Iran tidak akan melupakan serangan yang menewaskan jenderal top mereka," ujar Dr. Reza Akbari, analis geopolitik di Universitas Tehran. "Penggunaan simbol peti mati dan keluarga Trump adalah cara untuk mempersonalisasi konflik dan membangkitkan sentimen publik."

Eskalasi Ketegangan dan Konteks Sejarah

Seruan "Blood for Blood" merujuk langsung pada pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani pada Januari 2020 oleh drone AS. Iran sejak itu berulang kali mengancam akan membalas. Billboard terbaru ini muncul bertepatan dengan peringatan lima tahun peristiwa tersebut dan meningkatnya aktivitas militer AS di Teluk Persia. Sejumlah analis menilai bahwa propaganda visual ini merupakan bagian dari strategi Iran untuk memperkuat legitimasi rezim di mata rakyat di tengah tekanan ekonomi akibat sanksi.

Beberapa poin penting yang perlu dicatat:
  • Billboard tersebut dipasang di Jalan Revolusi, salah satu arteri utama Tehran, memastikan visibilitas maksimum bagi warga dan turis.
  • Desain menampilkan foto wajah Trump, Melania, serta anak-anak mereka Baron, Ivanka, Donald Jr., dan Eric di dalam peti mati.
  • Ini adalah kali pertama Iran secara eksplisit menampilkan anggota keluarga Trump dalam propaganda semacam ini, melampaui target utama Soleimani.

Data Perbandingan Aksi Propaganda Iran

ElemenDetail
LokasiTehran, Jalan Revolusi
Ukuran Billboard~20 x 15 meter
Slogan"Blood for Blood" (Farsi: خون در برابر خون)
Target VisualDonald Trump, Melania, Baron, Ivanka, Donald Jr., Eric
Konflik terkaitPembunuhan Soleimani (2020), sanksi AS, dukungan Iran ke kelompok proxy di Timur Tengah
Aksi serupa sebelumnyaMural Trump di peti mati terbuka (2021), poster setan besar AS (1979–sekarang)

Dampak Domestik dan Internasional

Di dalam negeri Iran, billboard ini disambut oleh kelompok garis keras dan banyak warga yang berfoto di depannya. Media pemerintah meliput secara luas, membingkai langkah ini sebagai perlawanan terhadap "kesombongan Amerika". Sementara itu, media sosial global ramai dengan perdebatan antara pendukung Trump yang menganggapnya sebagai bentuk provokasi berbahaya dan kritikus yang menilainya sebagai langkah propaganda yang tidak efektif.

Pemerintah AS hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi, namun sumber dari Kementerian Luar Negeri menyebut bahwa langkah ini dapat memperburuk hubungan diplomatik yang sudah retak. Para pengamat Barat memperingatkan bahwa eskalasi retorika semacam ini bisa memicu insiden militer yang tidak diinginkan jika salah satu pihak mengambil tindakan defensif yang agresif.

Sejarah Propaganda Iran: Dari Revolusi Hingga Era Drone

Iran memiliki tradisi panjang dalam menggunakan seni mural sebagai alat propaganda politik. Selama era Revolusi 1979, poster dan lukisan dinding digunakan untuk menggambarkan musuh-musuh revolusi—terutama AS dan Israel. Dalam beberapa tahun terakhir, Iran telah menampilkan karakter seperti Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai monster dan AS sebagai setan besar. Billboard Trump ini merupakan evolusi terbaru, menargetkan figur individu secara lebih gamblang dan personal.

Pada tahun 2021, Iran sempat menampilkan mural yang menggambarkan Trump sebagai koboi dengan latar belakang misil. Namun, menampilkan keluarga dalam peti mati adalah langkah yang dianggap lebih provokatif. Ini mengingatkan pada propaganda perang klasik yang mendehumanisasi musuh, mirip dengan poster perang dunia kedua. Tujuan utamanya adalah membangun narasi bahwa musuh tidak hanya pemimpin tetapi juga simbol kejahatan yang harus dihancurkan.

[SOCIAL_TWEET]: Iran pasang billboard raksasa Trump dan keluarga di peti mati dengan slogan Blood for Blood. Era propaganda balas dendam semakin panas! #Iran #Trump #KonflikGlobal[SOCIAL_TG]: 🔥 BARU: Billboard raksasa di Tehran pamerkan Trump dan keluarga di peti mati. Slogan 'Darah untuk Darah' jadi seruan balas dendam. Ketegangan AS-Iran makin memanas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS admin

Comments (0)

User