Harga Emas Banda Aceh Hari Ini, 9 Juli 2026: Cek Mayam dan

Pelaku pasar emas di Banda Aceh mengawali perdagangan Kamis (9/7/2026) dengan catatan harga yang relatif bertahan di level tinggi. Transaksi emas perhiasan dalam satuan mayam kembali menjadi acuan uta...

Jul 13, 2026 - 07:35
0 0

Pelaku pasar emas di Banda Aceh mengawali perdagangan Kamis (9/7/2026) dengan catatan harga yang relatif bertahan di level tinggi. Transaksi emas perhiasan dalam satuan mayam kembali menjadi acuan utama masyarakat, sementara permintaan terhadap emas batangan juga terus bergulir di tengah ekspektasi pergerakan nilai tukar dan dinamika ekonomi global.

Pergerakan Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini

Dari pemantauan di beberapa pusat perdagangan emas di kawasan Peunayong dan Pasar Aceh, harga emas perhiasan 24 karat tercatat berada pada Rp1.050.000 per gram. Angka ini tidak banyak berubah dari posisi penutupan sehari sebelumnya yang berada di kisaran Rp1.046.000 per gram. Kestabilan ini mengikuti pergerakan harga emas dunia yang pada sesi Asia tercatat di level US$2.048 per troy ounce, sedikit menguat tipis 0,23 persen dari sesi sebelumnya.

Sementara itu, emas perhiasan dengan kadar 22 karat—yang paling banyak diminati untuk perhiasan tradisional Aceh—dihargai Rp965.000 per gram. Adapun emas 18 karat bertengger di Rp790.000 per gram. Selisih antara harga jual dan beli kembali (spread) di level toko mas berkisar antara 4 hingga 6 persen, tergantung model dan tingkat kerumitan perhiasan.

Rincian Harga Emas Perhiasan per Mayam

Satuan mayam yang lazim digunakan di Aceh setara dengan 3,37 gram. Dengan konversi itu, berikut rincian harga per mayam untuk berbagai kadar emas pada perdagangan hari ini:

Emas 24 karat: Rp1.050.000 x 3,37 = Rp3.538.500 per mayam
Emas 22 karat: Rp965.000 x 3,37 = Rp3.252.050 per mayam
Emas 18 karat: Rp790.000 x 3,37 = Rp2.662.300 per mayam

Untuk perhiasan dengan berat di bawah satu mayam, misalnya setengah mayam (1,685 gram) atau seperempat mayam (0,8425 gram), harga dihitung proporsional terhadap kadar dan berat, namun biasanya dikenai ongkos pembuatan (handmade charge) tambahan sekitar 2–3 persen dari harga dasar.

Harga Emas Batangan dan Logam Mulia

Di segmen emas batangan, produk Antam dan UBS keluaran PT Aneka Tambang Tbk yang tersedia di butik-butik emas dan gerai pegadaian di Banda Aceh menunjukkan angka yang lebih rendah dibanding perhiasan karena tidak mengandung komponen biaya pembentukan. Emas batangan 24 karat Antam hari ini dijual pada Rp1.022.000 per gram untuk ukuran 1 gram. Sementara untuk ukuran yang lebih besar, berlaku harga per gram yang sedikit lebih rendah:

• 5 gram: Rp4.980.000 (rata-rata Rp996.000/gram)
• 10 gram: Rp9.860.000 (rata-rata Rp986.000/gram)
• 25 gram: Rp24.500.000 (rata-rata Rp980.000/gram)
• 50 gram: Rp48.750.000 (rata-rata Rp975.000/gram)

Adapun emas batangan UBS dibanderol lebih kompetitif: Rp1.012.000 per gram untuk pecahan 1 gram, dengan selisih tipis pada ukuran yang lebih besar. Perbedaan harga antara Antam dan UBS terutama disebabkan oleh faktor brand premium dan likuiditas di pasar sekunder.

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Lokal

Harga emas di Banda Aceh tidak semata mengacu pada harga dunia. Ada beberapa variabel kunci yang turut menentukan angka yang tertera di toko-toko mas. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi variabel pertama: pada perdagangan hari ini, rupiah berada di level Rp15.720 per US$, melemah 0,15 persen dari penutupan sebelumnya. Pelemahan ini biasanya mendorong kenaikan harga emas domestik meskipun harga global stagnan, karena biaya impor bahan baku meningkat.

Kedua, permintaan musiman. Memasuki pertengahan tahun, tradisi pernikahan di Aceh masih berlangsung tinggi sehingga permintaan terhadap perhiasan—terutama emas 22 karat dalam bentuk rantai, gelang, dan anting—cenderung meningkat. Hal ini menopang harga perhiasan di level yang sedikit premum di atas harga batangan.

Ketiga, biaya distribusi dan ongkos pembuatan. Toko-toko emas di Banda Aceh sebagian besar mengambil stok dari Medan atau Jakarta, sehingga biaya pengiriman, asuransi, dan margin keuntungan lokal turut menentukan harga akhir. Untuk perhiasan dengan desain khas Aceh seperti boh meulayang atau gie meutanggong, ongkos pembuatan bisa mencapai 7 persen dari harga bahan.

Prospek Investasi Emas di Aceh

Emas tetap dianggap sebagai aset lindung nilai yang strategis bagi masyarakat Banda Aceh dan sekitarnya. Dengan inflasi nasional yang diperkirakan berada pada kisaran 3,1–3,5 persen sepanjang 2026, daya beli masyarakat terhadap emas batangan masih relatif terjaga. Para pelaku usaha menyebut, tren pembelian emas sebagai instrumen investasi jangka pendek maupun panjang terus tumbuh, terutama di kalangan generasi muda yang mulai beralih dari perhiasan ke emas batangan atau emas digital.

Bagi investor yang mempertimbangkan emas batangan, selisih antara harga beli dan jual kembali (buyback) perlu dicermati. Antam misalnya, menetapkan harga buyback hari ini di Rp920.000 per gram, sehingga terdapat selisih sekitar Rp102.000 per gram dari harga jual eceran. Angka ini setara dengan 9,9 persen, yang berarti investor perlu menunggu kenaikan harga sekurang-kurangnya 10 persen untuk mencapai titik impas.

Secara keseluruhan, pergerakan harga emas di Banda Aceh pada 9 Juli 2026 menunjukkan stabilitas dengan kecenderungan penguatan tipis. Pelaku pasar tetap disarankan untuk memantau pergerakan kurs dan harga acuan global sebelum mengambil keputusan transaksi, baik untuk keperluan perhiasan maupun investasi. Dengan informasi yang akurat dan pembaruan harian, masyarakat dapat mengoptimalkan keputusan pembelian di tengah fluktuasi harga yang dinamis.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hafiz-rahman

Data Journalist. Mengungkap fakta melalui data. Spesialisasi: analisis forensik digital.

Comments (0)

User